
"bibi,jangan segan-segan,ruby sangat menyukai flower garden dan dia juga sangat berharap kalian semua bisa tinggal di sini untuk selamanya"jawab brian dengan senyum
"bagaimana pun brian dan ruby adalah penyelamat kami"jawab bibi shen dengan gembira
"bibi,selama ini aku tinggal di sini bersama kalian dan kalian sangat menjaga ku anggaplah aku berterima kasih pada kalian semua"balas ruby dengan menatap bibi jacob dan cavon
"aku juga ingin berterima kasih pada kalian semua,jika di saat itu cavon tidak menyelamatkan ruby mungkin saja aku benar benar kehilangan diri nya,dan juga mana mungkin bisa bertemu dengan ruby lagi di sini"ucap brian dengan menatap cavon
"tuan brian, kita sudah mau jadi sekeluarga jadi jangan berterima kasih lagi,ini adalah jodoh kalian jadi berapa lama pun kalian terpisah tetap akan bertemu kembali"lanjut cavon dengan menatap ruby dan brian.
di saat itu mereka seperti sekeluarga brian yang sudah menerima cavon dan jacob karena sudah menyadari mereka hanya menganggap ruby sebagai keluarga mereka..
sebelum meninggalkan flower garden ruby yang sedang menikmati bunga bunga di kebun dan secara tiba tiba di peluk oleh brian dari belakang
"apa kau bahagia?"tanya brian dengan memeluk ruby dari belakang
"iya,ini sangat luar biasa, di mana william dan sean?"
"mereka bersama bibi di rumah itu"
"brian, apa kau tidak menyalahkan ku?"tanya ruby yang menoleh ke arah brian
"tentu aku menyalahkan mu,karena kau sudah melakukan kesalahan besar"jawab brian yang berhadapan dengan ruby
"kenapa brian sudah begitu lama kau tetap saja mencari ku?aku sudah melukai mu?"tanya ruby dengan menatap brian
"karena aku mencintai mu,di saat pertama kali kita bertemu di california aku sudah memutuskan bahwa kau wanita yang ku inginkan"
"tapi saat itu kau tidak mengenalku"
"iya,tapi aku ingat dengan jelas aroma mu,kau mengatakan kau adalah wanita jelek tapi kau memiliki suara yang lembut,aku hanya bisa mengandalkan aroma tubuh mu dan suara mu untuk mengenalmu,dan akhir nya aku menemukan mu"jawab dengan brian dengan tatapan dalam
"aku sudah mengatakan jika aku sangat jelek kenapa kau masih mencari ku?apa kau tidak takut kecewa?"
"aku tidak peduli wajah mu cantik atau tidak,yang ku inginkan tetap dirimu.dan tidak menyangka di saat aku tidak mengenal mu aku tetap menyukai mu saat pertama kali aku melihat senyuman mu saat di perusahaan ku,aku merasakan kalau kau adalah orang yang ku cari selama tiga tahun,dan akhirnya memang benar"jelas brian dengan bahagia
"aku salah besar ,aku mengira jika aku pergi maka kau akan jatuh pada wanita lain dan menikah,tapi aku salah"ujar ruby dengan sedih
"ruby,aku mencintai mu apa ada nya tanpa alasan,yang ku inginkan kau di sisi ku ,selama ku hidup aku hanya berharap kau mengisi hari hari ku,aku tahu kau berharap aku bisa memiliki anak jika aku menikah dengan wanita lain,akan tetapi yang ku ingin kan bukan itu,kau adalah segala nya bagi ku,kita bisa memulai nya dari awal"lanjut brian dengan menyarungkan cincin lamaran ke jari manis ruby
"cincin ini kau membawanya selama ini?"tanya ruby dengan melihat cincin yang di sarungkan oleh brian di jari manisnya
"iya,karena aku sangat berharap suatu saat aku bisa menyarungkan ke jari manis mu lagi"jjawab brian dengan mencium tangan ruby
ruby yang terharu dengan setiap perkataan brian sehingga mata nya berlinang air mata..dan memeluk brian dengan erat.
"flower garden adalah tempat kita bertemu kembali,dan kita pasti akan merawatnya dengan baik"ujar brian yang memeluk erat tubuh ruby
"iya tentu saja"
setelah itu mereka pun kembali ke kota A.kota yang sudah lama di tinggalkan ruby
di saat mereka masuk ke dalam rumah mewah itu .mereka di sambut para pelayan rumah.mereka di perintah untuk menjaga rumah mewah itu selama brian tidak berada di rumah
"tuan ,nona, selamat kembali"sahut serentak para pelayan dengan menunduk
"hai semua,jangan segan pada ku,panggil saja aku ruby"ujar ruby dengan menoleh ke arah mereka semua
"nona, jika ada permintaan katakan pada kami"kata salah satu pelayan di rumah itu
"baiklah,aku tahu terima kasih"ucap ruby dengan senyum
"ruby ,ada yang ingin ku tunjukan"kata brian dengan memegang tangan ruby dan menuju ke halaman rumah
"apakah menurut mu nona akan menyukainya?"tanya sean dengan menatap william yang berdiri di sampingnya
"aku yakin pasti suka,untuk hal ini kau masih terbaik"jawab william dengan mengejek
"apa maksud mu?memang hal lain aku tidak baik?"tanya sean dengan kesal
"brian, ini ?"ujar ruby dengan membulatkan mata besar nya saat melihat halaman rumahnya menjadi kebun bunga
"kau menyukainya?"tanya brian yang memeluk ruby dari samping
"sangat suka,tapi ini kapan kau mengubahnya?"
"di saat kita masih di hotel,aku menyuruh sean mencari orang untuk menyulapnya menjadi flower garden"jawab brian dengan menatap dekat ruby yang di pelukannya
"brian, ini sangat luar biasa"kata ruby yang menoleh ke arah brian
"asal kau suka aku bisa membuat banyak flower garden untuk mu,kita memiliki halaman yang besar"kata brian dengan tatapan mesra
"ini sudah cukup,sangat indah,aku ingin menghabis kan sisa hidup ku bersama mu di sini,dan kau harus selalu menemani ku menyiram bunga,dan memetik bunga"kata ruby dengan ceria
"asal kau suka aku akan menemani mu melakukan nya setiap hari"jawab brian dengan mencium kening ruby
"terima kasih"ucap ruby yang sangat terharu
"apa kau bahagia?"tanya brian dengan mengelus ujung kepala gadis yang di pelukannya itu
"iya,bersama mu aku sangat bahagia,aku ingin begini selama nya,kau sudah memberiku sangat banyak kebahagiaan"jawab ruby dengan bahagia
"kalau begitu maka jangan pernah melepaskan pelukan mu"jawab brian dengan mencium rambut ruby yang halus itu
mereka berpelukan erat dengan bahagia.pesta pernikahan mereka hanya tinggal hitungan hari.semua telah di atur oleh sean di saat mereka masih di hotel.
"brian,aku ingin meminta sesuatu pada mu"ujar ruby dengan memeluk erat brian
"katakan saja apa mau mu,gadis kecil ku kau tidak perlu meminta semua adalah milik mu dan selama nya adalah milik mu"jawab brian dengan lembut