
dobrakan kuat yang di lakukan brian mengunakan mobil terdengar oleh mark ,zean dan austin mark yang hampir saja berhasil menodai ruby terpaksa menghentikan aksinya. mereka kemudian melepaskan pegangan mereka dari tangan kaki ruby.
sementara ruby dalam kondisi trauma.dengan baju nya yang koyak bagian dua lengan dan pundak...
"keluar baj""""ngan,"teriak brian yang saat itu memegang tongkat nya untuk menghajar 3 vampir itu.
saat mereka bertiga keluar kaget bagaikan di sambar petir.dia melihat seseorang dengan mata nya yang berwarna merah dan memegang tongkat dengan berjalan ke arah mereka...
sehingga mereka mundur dan tidak berdaya.karena mereka tahu pria yang di hadapan mereka adalah vampir yang mampu mengalahkan nya ketua nya..
bruk...bruk...bruk...
mereka bertiga di hantam tongkat brian yang sedang mengila...brian memukul mereka dengan sekuat tenaga..
sementara anggota lain nya menyerbu sehingga ke dalam dan mencari ruby..
langka william dan sean terhenti saat melihat ada wanita yang dalam kondisi trauma di pojokan.
lalu william dan sean mendekati nya.
"nona ruby?"sapa william yang sangat hati hati..
"jangan mendekat,pergi,"teriak ruby dengan terisak.
"nona, jangan takut!.aku william dan sean,kami dan ketua datang untuk membawa mu pulang.kau sudah aman sekarang,"kata william dengan menenangkan ruby yang kondisi trauma
pergi kalian jangan menyentuhku,"kata ruby dengan emosi tidak stabil.
"baik baik lah,nona aku sean kami tidak akan menyentuh mu,jangan takut kita adalah teman,"
aaaaaa......aaaaa.....aaaaa....,"teriak kan mereka yang kesakitan,dan di pukul brian hingga retak tulang.brian seperti kesurupan yang tidak hentinya memukul 3 vampir itu...
"ketua,nona di dalam,"teriak william
brian menghentikan pukulan nya saat mendengar nama ruby...
"ketua,aku dan sean tidak bisa mendekatinya.dia ketakutan dan trauma.ada lagi bajunya robek aku rasa mereka ingin,"kata william dengan memandang ke arah para vampir yang di hajar oleh brian
"sialan,kalian akan ku balas nanti,ikat mereka,"
"baik ketua"
brian lalu berjalan ke arah ruby..dia melihat ruby menangis histeris dan trauma sangat membuat nya terpukul dan menangis...
secara perlahan brian pun mendekati ruby,tanpa ingin membuat dia takut.
"honey,honey,aku brian datang membawa mu pulang,"bujuk brian dengan suara lembut
mendengar suara itu ruby lalu mengangkat kepala nya dan memandang ke arah brian yang ada di depan nya...
jangan mendekat,pergi," teriak ruby yang tak kalah histeris saat melihat pacar nya
ruby ,ini aku ,apa kau tidak mengenal ku,"tanya brian yang mata nya mengeluarkan air mata saat melihat gadis itu tidak mengenalnya
kau sama dengan mereka,apa kau akan membunuh ku juga setelah aku tidak berguna lagi?"tanya ruby yang mengingat pria yang dia suka adalah vampir
"ruby ,apa yang kau katakan?aku datang menyelamatkan mu,dan aku tidak akan melukai mu ruby,"
"pergi,aku hanya manusia biasa kenapa vampir macam kalian suka menindas manusia biasa,"kata ruby dengan air mata membasahi wajah nya
perkataan ruby membuat brian terpukul...
"vampir?"ruby apa yang kau katakan?"
"ruby,apa kah selama ini aku pernah memaksa mu melakukan hal yang tidak ingin kau lakukan?kalau aku memang mau keturunan dari dulu aku sudah punya ,kenapa harus menunggu sampai sekarang,ruby aku hidup tidak butuh darah manusia,aku bukan mengandalkan darah untuk melanjutkan hidup ku..aku memang vampir tapi aku tidak bisa memberitahu mu karena aku takut kau takut pada ku ruby.,*jelas brian dengan suara pelan....
tapi aku takut ,semua hanya sesaat,setelah semua berlalu semua itu bukan milik ku lagi,"kata ruby dengan terisak.
ruby,pulang lah bersama ku,semua milik ku adalah milik mu selamanya,"bujuk brian dengan mengulurkan tangan nya..
"ruby,jangan takut,kita akan pulang bersama,"bujuk brian lagi dengan pelan.dia tahu mental ruby yang terganggu oleh sebab itu brian dengan penuh kesabaran memujuk sang kekasih nya itu
ruby yang mulai tenang tapi masih gemetaran .
brian sangat terpukul melihat kondisi gadis ini,andaikan dia terlambat sepuluh menit saja semua akan hancur dan bisa saja dia juga kehilangan gadis ini
dengan pelan brian mendekat ruby dan memeluk nya,dengan tangan kanan mengelus ujung kepala nya.dan tangan kiri memeluk tubuh gadis ini..
"jangan takut,kau sudah aman ,kita akan pulang,"
"brian"
"iya"
"apa kau akan meninggalkan ku?"
"tidak akan,jadi kau juga jangan harap bisa meninggalkan ku ruby,"
kemudian brian pun melepaskan jas panjang nya dan menutupi tubuh ruby.setelah itu dia juga mencium kening pacarnya itu dan lalu mengendong nya dan meninggalkan tempat itu..
"mari kita pergi.,"printah william saat melihat ketua nya sudah keluar.
ketua, mobilnya ketua sudah rusak,"kata sean yang mencuba mobil brian yang hancur karena menobrak dinding
"buang saja,"kata brian yang sambil mengendong pacarnya dan berjalan masuk ke mobil yang di bawa william.
"baik ketua,"
sepanjang jalan brian memeluk ruby .karena perjalanan jauh dan kondisi ruby yang kelelahkan membuat nya ketiduran di pelukan brian
brian menatap wajah ruby dengan waktu yang cukup lama.
ruby,apa kau tahu aku sangat takut kehilangan mu,jika saja aku terlambat aku tidak berani membayangkan apa yang akan terjadi pada mu.maaf ruby ,karena masalah ku jadi melibatkan mu.aku akan membuat mereka membayar dengan berkali lipat ," batin brian
kediaman downson...
bagaimana kondisi nya dokter?"tanya brian kepada dokter peribadi nya.
"kondisi nona sangat berat,dia mengalami masa sulit.ini akan memakan waktu lama untuk menyembuhkan nya.harap tuan selalu menemani nona,jika di tinggalkan sendirian takutnya dia akan ketakutan,"
setiap wanita muda bila mengalami masalah seperti ini,ini kan membuat nya trauma,walau secara fisik nona tidak apa apa,akan tetapi mental menjadi masalah.jika tidak hati hati atau kejadian terulang lagi maka nona akan mengalami depresi berat atau bisa di katakan penyakit jiwa.,"terang dokter dengan mengelus dada.
sesaat kemudian dokter pun meninggalkan kediaman downson....
sean,mulai besok aku tidak berkerja, kau urus semua pekerjaan ku,"perintah brian yang khawatir dengan ruby...
"ketua, akan tetapi klien korea akan datang dalam dua hari ini,jika ketua tidak pergi maka kita kan kehilangan 5 miliyaran,"jawab sean
"bagi ku ruby lebih dari 5 miliyaran,kehilangan uang itu tidak membuatku bangkrut.uang itu tidak seberapa bagiku sean,akan tetapi jika aku kehilangan dia hidup ku hancur,"kata brian dengan mata nya yang di penuhi air mata
baiklah ,ketua,maaf,"kata sean dengan menunduk
william ,urus mereka bertiga,walau mereka gagal menodai ruby akan tetapi mereka telah menyentuh dan membuat dia trauma.maka nya potong saja bagian tubuh mereka yang menyentuh ruby,lakukan di depan macaulay,"printah brian yang kemudian masuk ke kamar
"baik ketua,"