
sean yang mendengarkan perkataan ketuanya merasa sangat hampa karena begitu utamakan wanita yang baru di kenal sehingga melupakan gadis yang pernah mencintai nya selama beberapa bulan hanya karena gadis itu menghilang ketua nya begitu mudah berpaling pada wanita seksi lain nya...
klek...
"ketua"sapa william yang baru masuk ke ruangan brian..
"bagaimana hasilnya?”tanya brian dengan menatap ke arah william..
"sudah dapat info dari amerika,valencia adalah wanita yang di bawa pulang oleh samuel empat bulan yang lalu,saat itu valencia dalam kondisi kritis dan di rawat di kediaman giswen,wanita itu koma selama tiga bulan dan kemudian sadar dari koma di bulan yang lalu,selain itu wanita itu juga mengalami amnesia dan tidak bisa melahirkan lagi akibat luka parah bagian tubuhnya.dan begitu sadar tidak lama kemudian tiba tiba mengabarkan jika samuel ingin menikah dengan nya."jelas william dengan panjang lebar..
"amnesia?koma selama tiga bulan?kenapa bisa terluka?"tanya brian dengan penasaran.
"akibat kecelakaan,kepala terbentur dan tubuhnya juga luka berat oleh sebab hentakan kuat mengakibatkan wanita itu tidak bisa melahirkan."jawab william dengan cepat...
"bagaimana ciri ciri wanita itu?"tanya brian dengan serius...
"kata dokter itu wanita itu berambut panjang,mata besar dan berparas cantik,dan juga samuel sangat setia menjaga nya selama tiga bulan itu bahkan tidak pernah meninggalkan nya."jawab william dengan menatap ke arah brian
"william, hubungi kian aku punya rencana lain,kumpulan harimau putih harus segera ku hapuskan ."kata brian dengan menyandarkan tubuhnya ke kursi besar
"baik ketua"jawab william dengan pelan
"ada lagi,hubungi anggota kita di amerika untuk bersiap siap."
"baik ketua"jawab william yang kemudian meninggalkan ruang ketua nya
brian duduk terdiam selama beberapa jam di ruangan nya sambil menatap luar ke arah jendela ..
motif utama nya adalah hanya ingin menghapus kumpulan harimau putih karena satu alasan,alasan ini lah yang membuat brian nekad ingin mengjatuhkan seluruh kumpulan harimau putih yang berada di jepang dan amerika...
di malam hari
di sebuah hotel
sean yang di perintahkan oleh brian untuk menjemput holdie dari kediaman nya ke hotel mewah..brian dengan khusus nya pesan makanan mewah untuk makan malam bersama wanita seksi ini...
"hi brian"sapa holdie yang baru tiba,dan mendekati brian yang sudah duluan sampai
"holdie"balas brian dengan berdiri dengan mendekat wanita itu
"sayang, kau sudah tunggu lama?"tanya holdie dengan nada manja
"tidak,aku baru saja sampai."jawab brian dengan menarik kursi dan mempersilahkan holdie duduk di kursi itu dengan berhadapan dengan nya
"ini sangat mewah brian."kata holdie dengan wajah berseri
"apa kau suka?"tanya brian dengan menatap wanita itu...
"tentu saja ,di sebuah hotel yang begitu mewah sangat cocok untuk kita berdua ini sangat romantis,terima kasih."jawab holdie dengan senyuman bahagia
"baguslah,bisa membuat mu bahagia ini adalah kebanggaan ku."jawab brian dengan bersulang minuman dengan wanita itu
"brian,apa aku bisa meminta sesuatu pada mu?"tanya holdie dengan menatap mesra
"katakan saja?"jawab brian cuek
"rumah?rumah apa yang kamu inginkan?"tanya brian yang sibuk dengan santapan nya..
"rumah yang kau tempati bersama tunangan mu itu,aku sangat menyukai rumah mewah itu,apa bisa aku mendapatkan nya?"tanya holdie dengan penasaran
"kau menginginkan nya?"tanya brian dengan menatap holdie
"iya,rumah itu pasti mahal kan?aku yakin rumah mewah itu mencapai triliunan aku rasa aku layak mendapatkanya."ujar holdie dengan rasa percaya diri
"jika aku memberi mu rumah mewah itu maka apa yang ku dapatkan?"tanya brian dengan serius
"apa pun yang kau mau aku bisa berikan pada mu."jawab holdie dengan mengoda brian dengan mengunakan kakinya menyentuh kaki brian, yang duduk berhadapan dengan nya
"wanita nakal"
"aku hanya akan nakal pada mu"
"apakah dirimu seharga rumah mewah itu?apa yang kau berikan pada ku agar bisa sepadan dengan harga rumah mewah itu?"tanya brian dengan menatap wanita itu
"diriku,aku akan berikan diriku pada mu,aku rasa aku sepadan dengan harga triliunan itu ,bukan kah begitu."balas holdie dengan wajah mengoda
"kau bisa saja minta berlian atau pun lain nya,tapi kenapa harus rumah itu?"
"karena rumah itu adalah rumah mu dan tunangan mu itu,maka aku merasa aku lebih layak mendapatkan nya,sesuatu yang bersangkutan dengannya aku ingin mengambilnya karena aku tidak ingin kau memiliki kenangan apapun bersama nya."
"baiklah,aku akan berikan pada mu,tentu saja aku tidak akan memberimu secara gratis."jawab brian dengan senyum..
"jadi apa yang harus ku lakukan?"tanya holdie dengan menatap senyum
"diri mu,bukankah kau bilang kau ingin berikan dirimu pada ku."jawab brian dengan berdiri mendekati holdie.
"baiklah,aku rela dan ini kebanggaan ku."jawab holdie dengan berdiri mendekat ke tubuh brian
"aku sudah memesan hotel."kata brian dengan brisik
"pria nakal"jawab holdie dengan berbisik di telinga brian
klek.....
brian dan holdie memasuki kamar hotel yang sudah di pesan brian sebelum nya .
sementara di sisi lain sean yang kepala nya sudah mau meledak dengan menahan emosi melihat tingkah wanita itu..dia hampir tidak percaya jika ketua nya sangat tertarik pada wanita itu sehingga memesan kamar hotel
"ketua ,kau benar benar ingin melakukan nya dengan wanita itu,apakah begitu tidak berarti nona bagi mu,sehingga rumah milik nona juga mau berikan ke wanita iblis ini..dan sekarang kalian bermain di kamar..jika aku menemukan nona aku bersumpah membawa dia ke tempat lain saja agar dia tidak melihat kau bersama wanita lain."batin sean kesal
"brian, ayo lah kita lakukan sekarang."kata holdie dengan melepaskan pakaiannya satu persatu.pakaian luaran nya di lepas semua,dan hanya sisa pakaian dalam yang menampakan kulit putih dan dada yang menonjol
"apa kau begitu tidak sabaran."kata brian yang mendorong holdie ke kasur,dengan dua tangan menahan tangan holdie.
"aku hanya ingin melakukan nya dengan mu,bagi ku ini adalah pertama kali,brian jangan mengecewakan ku."kata holdie dengan tubuh nya yang berada di bawah brian
"holdie, kau tidak menyesali nya?"tanya brian menekan tangan holdie
"apa yang bisa tunangan mu berikan maka aku juga bisa,bahkan aku bisa melakukan lebih dari dia."kata holdie dengan brisik di telinga brian