
"apa kalian mengenal ku?"tanya wanita itu lagi
"apa kau ingat dengan nama mu?"tanya samuel dengan mendekati wanita itu..
wanita itu hanya mengeleng kepala..
klek....
"tuan giswen"sapa dokter yang baru datang.
"dokter tolong aku periksa kondisinya."
sesaat kemudian dokter itu memeriksa kondisi wanita itu..dan setelah selesai dokter dan samuel bersama holdie bicara di luar kamar...
"dokter,apa yang terjadi mengapa dia tidak ingat namanya?"tanya samuel dengan menatap tajam.
"pasien telah menghidap amnesia,benturan kuat di kepalanya menyebabkan nya gegar otak.bisa sadar dari koma ini adalah sebuah keajaiban."jawab dokter dengan menatap ke arah samuel dan holdie
"amnesia?"jawab serentak samuel dan holdie.
"iya,tapi setidak nya nona ini sudah sadar ini penting dari segala nya,bersangkutan dengan amnesia ini tergantung pada kondisi pasien kapan dia sembuh..jika kalian sering mengungkit masa lalu mungkin saja ini bisa membantu."!jelas dokter..
"iya aku mengerti terima kasih dokter."
setelah dokter pergi meninggalkan mereka berdua holdie langsung menatap tajam pada kakak nya itu..
"kenapa dengan tatapan mu itu?"tanya semuel dengan kesal
"kakak, apa tidak ada yang mau di jelaskan?"tanya holdie dengan tatapan tajam
"sekarang kau sudah lihat hasilnya,dia sudah hilang ingatan semua nya dia tidak tahu siapa diri nya,jadi kau tidak punya alasan lagi untuk melukai nya."kata samuel dengan menatap serius
"kakak ,jadi selama ini kau menyembunyikan semua ini pada ku?andai saja aku tidak kembali maka aku tidak tahu apa apa?kak kau tahu tujuan ku saat itu membunuh nya tapi kenapa kakak malah menyelamatkan nya?dan bahkan kakak juga membunuh orang suruhan ku?"
"iya,aku melakukan semua itu untuk menyelamatkan dia."
"kak,jangan beritahu pada ku bahwa kau jatuh cinta pada nya?"
"holdie,kau membunuh nya demi brian downson dan sekarang dia sudah lupa semuanya,jadi tidak ada guna lagi dia bagi mu,dan tidak perlu lagi kau melukai dia."
"kak,dia adalah wanita nya brian downson kak!!!dia tidak seharus nya hidup,hanya aku saja yang boleh menjadi wanita nya."
"holdie,ruby sekarang ada di sini hanya kita berdua yang tahu.jika kau tidak memberitahu siapa pun maka tidak akan ada yang tahu.bahkan brian downson juga tidak akan tahu."
"kak,semenjak kapan kau mulai menyukai dia, atau hanya kau ingin bermain dengan nya?"
"tidak,aku menyukainya maka aku ingin dia hidup dan netap di sini."
"sekian banyak wanita di dunia ini kenapa harus saingan cinta ku yang kau pilih?"
"holdie,bagaimana dengan mu?sekian banyak pria di dunia ini mengapa harus musuhku yang kau pilih?"
"kakak?"
"holdie,cukup!aku tidak akan melarang mu mendekat brian downson ,tapi jangan cuba cuba menyakiti ruby.dalam waktu dekat aku ingin menikahi nya.."kata samuel dengan tegas
"apa?menikahi?"jawab holdie yang kaget
"iya,kau boleh buat sesuka hati pada brian downson ,aku tidak melarang,ruby akan selamanya bersama ku di sini,jadi kau tidak usah takut, brian tidak akan tahu hal ini.kau hanya fokus saja pria mu itu."
"kakak,bukan kah kau ingin merebut semua milik brian downson?x
"kakak ku ini sangat bodoh"gumam holdie
"tuan,apa kau tahu nama ku siapa?dan mengapa aku bisa terluka?tanya ruby yang menatap samuel
"valencia,nama mu valencia,aku kenalkan ini adik ku holdie dia adalah calon adik ipar mu."kata samuel sambil menunjukan holdie yang berdiri di sampingnya
"calon adik ipar?"tanya ruby dengan binggung.
"valencia,kau adalah tunangan ku,aku adalah calon suami mu,kita akan menikah dalam waktu dekat.kau mengalami kecelakaan dan koma selama tiga bulan.dan akhir nya kau sadar juga."kata samuel dengan memeluk tubuh wanita itu.
"aku lapar"kata ruby yang masih agak trauma
"lapar?bagaimana kalau aku masak bubur untuk mu ?"ujar samuel dengan melepaskan pelukan nya
"emm.. ."ruby mengganguk
"baiklah,holdie temani valencia jangan bicara sembarangan."kata samuel dengan mengingat holdie
"iya aku tahu"jawab holdie cuek..
"aku harus tes wanita ini apakah dia memang amnesia atau hanya berpura pura."batin holdie
"kakak ipar ku kalau perlu sesuatu katakan saja pada ku."kata holdie dengan duduk di samping ruby
"baik lah,nama holdie kan?kau sangat cantik."puji valencia dengan senyum nya
"benar kah?terima kasih"akan tetapi aku lagi berpacaran dengan seorang pria aku berharap dia bisa melamar ku dalam waktu dekat."kata holdie dengan memancing
"benarkah?itu sangat bagus,selamat."jawab valencia dengan senang hati..
"ini foto pria itu ,tiga bulan yang lalu dia kehilangan tunangannya,dia mencari ke semua tempat dan setelah dua bulan ini dia sudah putus asa, dan dalam sebulan ini aku yang berada di sampingnya ,dan akhirnya dia menyatakan cinta pada ku dan setelah itu hubungan kami juga sudah seperti suami istri,dia bahkan mengajak ku tinggal bersama nya,dan sekarang kami sudah tinggal bersama di kediaman mewah nya
."kata holdie dengan menunjukan foto brian ke valencia
"kelihatan nya dia baik ,dia akan menjadi keluarga kita saat kalian menikah,apakah kakak mu sudah mengetahuinya?"tanya valencia dengan santai
*haah?sudah hanya saja aku belum membawa dia pulang ke amerika."jawab holdie agak kaget melihat reaksi valencia
"bawa lah,biar kakak mu melihatnya,jika dia baik pada mu maka jangan melepaskan nya."kata valencia dengan memegang tangan holdie.
"baiklah,kakak ipar ku yang cantik aku pasti akan membawa nya."jawab holdie dengan memeluk valencia
"ruby ,ternyata kau memang sudah lupa semua nya,bagus setidak nya aku akan biarkan mu hidup."batin holdie
setelah koma selama tiga bulan dokter menyatakan ruby sudah hilang ingatan.dan samuel demi mendapatkan wanita ini dia memberi nama valencia dan mengatakan jika dia adalah tunangan nya..
"kakak,kau menang"kata holdie yang berada di dapur bersama samuel
"kenapa?"tanya samuel yang menyiapkan makanan
"dia memang hilang ingatan,aku sudah mengetes dia dengan foto brian,dan aku memberitahunya jika brian adalah pacar ku ,dan bahkan kami sudah tinggal bersama di rumah mewahnya,hubungan kami sudah seperti suami istri."
"apa kau gila?"bentak samuel dengan kesal
"kenapa aku kan ingin mengetahui apa hanya pura pura atau tidak."
"holdie, jangan mendekati nya lagi."