
**brian downson mengalami perubahan besar dalam hidupnya setelah di tinggal oleh sang kekasih pujaan hatinya..
dia memilih lebih fokus di dunia mafia dan vampir.bunuh membunuh itulah kehidupannya
hidup tanpa cinta kekasih nya selama 20 tahun membuat sikap nya semakin kejam dan menakutkan
apakah dia masih mencintai gadis itu setelah 20 tahun perpisahan**???
**ruby lien terpaksa memilih menjalani hidup sendirian dan pergi dari kehidupan brian downson..padahal dia sangat mencintai pria itu
apakah brian downson akan tetap mencintai nya atau melukai nya di saat pertemuan kembali?
❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️❣️
"semenjak kapan kau pintar merayu wanita?"tanya ruby dengan berada dalam dekapan brian
"semenjak aku mengenal mu,dan juga aku sudah sering mengoda mu hanya saja kau tidak mengetahui nya"."jawab brian dengan brisik di telinga ruby
"apa?apa yang aku tidak ketahui?"
"sebelum kau tinggal bersama ku,saat itu kau masih tinggal dirumah mu setiap malam aku akan mendatangi mu saat kau tidur."kata brian dengan menatap dekat mata ruby
"apa?kau setiap malam datang melihat ku?mana mungkin kau bisa masuk rumah ku?"
*aku memiliki kunci serba guna,semua jenis pintu aku bisa membuka nya.setiap malam sebelum aku pulang aku akan pergi melihat seorang gadis cantik yang tidur kelelapan dan aku mencium nya dengan waktu yang lama."kata brian dengan menatap dalam
"ha?brian downson ternyata kau pelaku nya,setiap malam aku merasa ada yang menindih tubuh ku, dan mencium ku ternyata itu perbuatan mu,sehingga aku mengira aku hanya bermimpi ternyata malah nyata."jawab ruby dengan serius.
"benar,itu aku yang melakukan nya."jawab brian dengan senyum
"kau sangat cabul pada ku,kenapa aku tidak bisa bergerak dan membuka mata ku?"tanya ruby
"aku mengunakan kekuatan ku untuk membuat mu tidak bisa bergerak,karena jika saat aku mencium mu dan kau buka mata mu maka di saat itu kau akan ketakutan.dan aku cabul hanya pada mu dan seterus nya."ujar brian dengan mencium samping wajah ruby.
"dasar vampir penggoda."
"iya yang ku ingin goda hanya dirimu,dan setiap hari aku akan mengoda mu."kata brian dengan mendorong tubuh ruby ke sofa dan lalu menindih nya
"apa yang mau kau lakukan ini di ruangan?"tanya ruby yang kancing baju di buka brian satu persatu
"aku ingin menggoda mu ,bukankah begitu."
"tapi ini di ruangan"kata ruby
"hanya kita berdua ,bibi sudah pulang kampung."kata brian dengan mencium leher ruby dan membuka semua pakaian gadis itu
keesokan harinya..
"gadis kecilku,ayo bangun."panggil brian dengan menatap ruby yang masih ketiduran
"sebentar lagi."jawab ruby sambil menutup selimut keseluruh tubuh sehingga wajahnya
"aku sudah siapkan sarapan,nanti kau ada janji dengan shery bukan?"kata brian dengan senyum
"cepat bangun ,dan ayo mandi."
"tidak"
"baiklah,kalau kau tidak mau mandi jangan salah kan aku."kata brian dengan memasukkan dirinya ke dalam selimut dengan menindih tubuh ruby yang masih tanpa pakaian
"apa yang kau lakukan brian?aku belum berpakaian."teriak ruby yang tubuh nya tidak bisa bergerak karena di tindih oleh tunangan nya.
"karena kau tidak mau bangun maka aku akan beri pelajaran pada mu."kata brian dengan meraba seluruh tubuh ruby...
jangan melakukan nya aku akan bangun."teriak ruby
"sudah terlambat,tidak ada gunakan kau menyesalinya.l."kata brian yang sedang melakukan hubungan badan dengan tunangan nya itu.
"brian downson."teriakan ruby memenuhi satu kamar
cafe...
"hi....shery .."sapa ruby yang mendekati shery
"ruby, kau sudah datang."jawab shery dengan senang
"maaf,aku terlambat."
"tidak,aku sangat senang bertemu dengan mu lagi,apa kau tahu aku sangat khawatir selama ini,aku sering menanyakan kabar mu pada william.dan aku juga dengar brian sampai sedih dan mencari mu terus dia sering menangis."jawab shery dengan memegang tangan ruby yang duduk di hadapannya
"iya ,maaf sudah membuat mu khawatir,tapi aku sekarang sudah tidak apa apa."ujar ruby dengan senyum..
"ruby,jika di saat itu aku tidak menghubungi mu mungkin ini tidak akan terjadi,semua salah ku."lanjut shery dengan wajah sedih
"ini bukan salah mu,mereka memang sudah lama mengincarku,jadi walau aku menemui mu mereka tetap saja akan membawa ku pergi.tapi ini semua sudah berakhir."jelas ruby
"dan sekarang seperti kau di temani beberapa orang mereka semua anggota brian?"tanya shery dengan melihat ke arah luar
"iya,brian memesan ku setiap keluar harus di awasi mereka,dia sangat mengkhawatirkan ku,karena aku tidak mau dia khawatir makanya aku hanya bisa nurut."
"baguslah,kalau begitu!brian adalah mafia pasti punya banyak musuh jika hanya william takutnya tidak bisa melindungi mu sambil melawan para penjahat."jawab shery dengan senang
"shery,kapan kau akan pergi?apa kau tidak menunggu pernikahan ku?dalam minggu ini kami akan menikah,brian ingin cepat mengadakan pesta?"tanya ruby yang sedang mengaduk minuman nya
"cepat sekali pesta nya?besok aku harus berangkat ini sangat tiba tiba karena di sana butuh karyawan,maka nya atasan ku memilih ku untuk ku pergi,kelihatan nya aku tidak bisa hadir di pesta pernikahan mu."jawab shery dengan sedih
"shery,kau adalah teman terbaik ku,tapi malah tidak bisa hadir."ujar ruby dengan muram
"tidak apa apa,jika suatu saat kau dan brian sudah punya anak, maka jadikan ku sebagai ibu angkat nya ini adalah hadiah terbesar bagi ku."kata shery dengan senyum
"anak?"ucap ruby dengan membulat mata besarnya
"iya,anak!setelah kalian menikah akan mempunyai anak,em setidak nya sepasang jika anak perempuan harus cantik seperti diri mu,jika anak laki laki maka harus setampan brian bukan kah ini sangat mengemaskan,dan aku ingin mereka jadi anak angkat ku."kata shery dengan wajah berseri
"apakah memiliki anak itu penting?"tanya ruby dengan penasaran
"tentu saja sayang,apalagi suami mu itu seorang pengusaha sukses,jadi pasti harus ada pewaris nya,tidak mungkin kalian menikah tanpa anak kan,walau kalian saling mencintai akan tetapi jika sebuah pernikahan di hadiri si buah hati maka pernikahan kalian akan sempurna."jawab shery dengan berharap
"tanpa anak apa kah tidak akan bahagia?"tanya ruby dengan muram