
kring kring kring...
bunyinya nada panggilan di handphone ruby...
"hallo shery?"
"hallo ruby, apa kabar mu hari ni,apa kau baik baik saja?"tanya shery yang di seberang sana
"aku baik shery,terima kasih,"jawab ruby yang lagi sedang duduk di taman
"aku ingin mengajak mu keliling,apa kau di kantor?"
"tidak ,shery aku di rumah aku libur kerja,"
"hm,bagaimana kalau aku menjemput mu?"
"tidak usah,kita ketemuan saja di tempat biasa,"jawab ruby yang tidak ingin shery tahu kalau dia tinggal bersama brian.
"baik lah.kita jumpa di sana ya.bye...bye,"
shery mengajak ruby keluar dengan niat ingin menghibur nya.mereka memang sudah kenal sangat akrab.hubungan mereka sudah seperti saudara kandung..
ruby kemudian beranjak masuk ke ruang baca ,yang di mana tempat brian berada sekarang,brian yang duduk di kursi nya sambil fokus ke komputer nya....
"brian," panggil ruby dengan mendekati ke meja brian
"iya ruby,"jawab brian yang menatap ke arah ruby.
"shery mengajak ku keluar sebentar,"
"baiklah,hati hati ya,"kata brian dengan berdiri dari kursi ny dan mendekati ruby
"iya,aku tau,"jawab ruby dengan senyuman
"tunggu,"kata brian sambil menarik tangan ruby
"ada apa?"tanya ruby yang menatap brian
"kenapa tidak kau gunakan?"
"apa nya?"
"black card,beli lah apa yang kau suka,gunakan saat kau keluar bersama kawan mu," kata brian dengan mengecup kening ruby
"aku akan mengunakan saat aku butuh sesuatu,tenang saja aku akan menghabisi uang mu sehingga kau menyesal,"jawab ruby dengan ketawa
"baguslah.tenang saja uang ku tidak akan habis walau di gunakan selama ribuan tahun,jadi kau bebas mengunakan nya,"kata brian dengan menyentuh pipi kiri dengan lembut,karena dia tahu kalau pipi ruby di tampar oleh nenek nya
"ya sudah,yang jelas kau jangan menyesal di saat ku habiskan uang mu ini,aku pergi dulu,"jawab ruby dengan mninggalkan ruangan baca.
apa perasaan mu sudah membaik?aku senang kau bisa ketawa dengan gembira,"gumam brian
rebecaa wanita tua,lihat saja nanti ,karena kau bukan nenek kandung ruby ,maka aku tidak akan bertoleransi dengan mu.apa yang kau berikan pada ruby selama ini akan kembalikan pada mu,"batin brian dengan emosi mengepal ke kedua tangan nya
tok tok tok.....
"masuk,"
"tuan,di luar tuan albert datang,"kata pembantu rumah brian
"baiklah aku tahu,"
di ruang tamu albert sedang duduk di kursi sofa.dengan leher nya yang masih di lilit perban akibat luka kemarin...
"heiiii,satu kejutan karena dirimu bisa hidup walau sudah di ujung tanduk,"
albert memandang ke arah brian yang sedang berjalan di tangga..
"apa kau kecewa karena aku masih hidup?"
"tidak juga,hanya saja aku merasa dirimu sangat beruntung,"kata brian yang kemudian duduk di hadapan albert...
"sebenarnya berapa banyak hal yang kau sembunyi kan?"
"sembunyikan?"maksud mu?"
"brian downson ,selama ni aku mengenal mu dengan baik,akan tetapi aku merasakan ada yang kau sembunyikan tentang kejadian semalam,"
"baiklah,kalau begitu menurut mu apa yang ku sembunyikan?cuba kata kan lah,"
"karena aku pulang kerja jadi lewat sana?"
"pukul berapa kau di situ?"
"hm,tidak lama,saat aku lewat sana aku melihat seorang wanita jelek yang sedang berdiri di tepi jalan,"
"apa?kau sudah lama di sana?aaauuukk..,"teriak albert dengan mata membulat besar
"iya,jadi kenapa?"
"jadi kau?kau lihat kami di hajar habis habisan sama vampir itu?"
"iya lalu?x
"lalu?lalu kau diam saja?sedangkan kau punya senjata?"
jadi kenapa kalau punya senjata?terlalu cepat keluar bukan nya tidak seru,tentu saja aku harus beri kesempatan pada mu untuk bertarung dengan vampir itu,"
brian downson ,kau benar benar gila,nyawa kami kau jadikan tontonan mu,"teriak albert dengan kesal.
"albert,aku tidak pernah menyuruh mu menangkap nya,kalau bukan karena kau keras kepala maka semua ini tidak akan terjadi.ini adalah satu pelajaran untuk mu,jangan anggap remeh musuh.andaikan semalam yang kau hadapi adalah macaulay kalian sudah mati,apa mungkin masih duduk di depan ku,"
"tanggung jawab ku ,adalah menangkap si pelaku brian kau tahu itu,"
"iya aku tahu,tapi jika kau mengunakan cara ini hanya akan membuat mu lebih mati cepat,"
"kau,usia ku akan lebih panjang dari mu,"jawab albert dengan menahan sakit di lehernya
siapkan saja peluru besi,bawa setiap saat,tembak ke arah yang tepat.kepala dan jantung adalah titik kelemahan nya,"pesan brian dengan serius.
peluru besi,aku akan sediakan,akan tetapi kenapa kau tau cara ini?"apa kau sudah sering bertemu dengan vampir?"jangan bilang musuh dari dunia mafia juga vampir?"
hahahaha..albert ,urus saja diri mu sana,"jawab brian yang kemudian berdiri dan meninggalkan ruang tamu menuju ke lantai atas.
heeii, aku belum habis bicara kenapa kau pergi ,"teriak albert yang berdiri dari tempat duduk nya...
brian mengabaikan panggilan albert dan langsung menuju ke ruang baca nya.....
albert kemudian pun keluar dari kediaman donwson..dan mengeluarkan handphone nya menghubungi seseorang..
"hallo ,aku ingin kau lakukan sesuatu,"
"lakukan apa pak?"tanya orang yang di seberang sana.
selidiki brian downson ,aku ingin mengetahui semua hal yang berkaitan dengan nya,"
"baik pak,"
"brian downson, kau punya rahasia,aku akan mencari sehingga dapat,jangan sampai aku tahu kau melanggar hukum,"
sementara di ruangan baca.brian yang sudah tahu jika albert sudah mencurigai nya,bahkan akan menyelidiki tentang semua yang bersangkutan dengan nya...
di sisi lain.shery dan ruby yang suka duduk di cafe..saat mereka ketemuan pasti di cafe itu...
sambil minum mereka mengobrol..panjang lebar
"ruby ,apa semalam kau tidur nyenyak?"
"iya ,aku tidur sampai lagi,"
"baguslah,oh iya, bagaimana dengab nenek tua itu?apa kau punya rencana?"
tidak,aku tidak memikirkan,,aku rasa dia tidak akan menerima ku sampai kapan pun,aku juga tidak berencana mencarinya,"
bagus jangan,dan juga aku yakin dia pasti akan menangkap mu lagi,bagaimana kalau kau minta bantuan tuan downson?oh iya , semalam tuan downson menghubungi ku, dia seperti nya tahu kalau kamu ada masalah,"aku sudah memberitahu dia semua nya.
"apa?brian menghubungi mu?"
"iya ruby!,"
kenapa dia tidak mengatakan apa apa ya?kata ruby dengan penasaran
mungkin dia hanya tidak ingin kau sedih lagi,"jawab shery dengan mengaduk minuman di gelas nya
pantas saja tiba tiba dia menemaniku semalaman, dan libur hari ni.ternyata karena dia khawatir dengan ku,"batin ruby
tidak lama kemudian datang sekelompok pria yang menuju ke cafe kemudian mereka mendekati ruby dan shery...