
"kakak,ini juga sudah termasuk membantu,aku rasa kau tidak mau menikahi dengan seorang wanita yang hati nya ada pria lain kan?dan sekarang wanita itu tidak ingat siapa pun.dan hanya ada kakak di sampingnya."kata holdie dengan mengoda samuel..
"iya,holdie!aku tidak perduli hubungan mu dengan brian downson,asal kau jangan menyakiti ruby lagi."kata samuel dengan tegas
"kakak,apa kau yakin ingin menikah dengannya apa lagi dia adalah wanita brian downson?bukan karena balas dendam kan kakak ingin menikahiny?"tanya holdie dengan penasaran
"bukan,dia beda dengan wanita lain,dia memiliki sesuatu yang tidak di miliki wanita lain.dan dia satu satu nya wanita yang ingin ku nikahi."
"ada satu hal yang ingin ku ingat kan,keluarga giswen sangat kaya akan tetapi wanita yang kakak nikah ini sudah tidak bisa hamil, apa kakak akan menikah tanpa mempunyai anak?"
"kalau masalah anak itu gampang,aku hanya perlu cari beberapa wanita untuk melahirkan,setelah melahirkan maka anak itu kami adop dan bayar sejumlah uang biar wanita itu pergi.itu bukan masalah bagi ku."jawab samuel dengan tegas
"iya..ya,aku yakin jika istri mu itu mendengarkan perkataan mu sekarang pasti sakit hati,wanita mana yang mau suami nya berhubungan dengan wanita lain,sudah lah!aku tidak perduli dengan urusan mu lagi,"jawab holdie dengan cuek meninggalkan samuel
klek....
"valencia,bubur nya sudah masak ."kata samuel yang mendekati valencia..
"terima kasih"ucap valencia dengan wajah datar..
"kenapa kau tidak suka?"tanya samuel dengan menatap gadis yang di depannya
"tidak,hanya saja ini terlalu tiba tiba."
"tiba tiba maksudnya."
"apa bisa pernikahan di tunda dulu,aku baru sadar dan juga aku tidak ingat apa apa."jawab valencia dengan muram.
"oh ..tidak apa apa lagian pernikahan bukan sekarang,lagian sebelum nya kita juga sudah lama bersama,setelah kau sembuh aku ingin membawa mu pergi memilih gaun pengantin."kata samuel dengan menyuapi bubur
valencia yang baru sadar tidak bisa ingat apa apa dan merasa asing ,hanya bisa diam seribu bahasa .dia tidak ingat sama sekali jika pria di depan nya ini adalah tunangannya
club malam....
di sebuah kamar karaoke brian yang duduk bersama sean dan klien lain nya membahas bisnis..dalam sebulan ini brian hampir setiap hari datang ke club bersama sean..dan di teman ni oleh beberapa orang wanita...brian bercanda ria dengan mereka semua seakan akan dia sudah melupakan kekasih nya itu..
tiba tiba masuk seorang wanita cantik yang berpakaian seksi dengan rok di atas lutut dengan menampakan dua tonjolan dada nya.berjalan ke arah brian yang sedang bercanda ria dengan wanita lain...
"tuan downson,"sapa wanita seksi itu dengan mendekati brian.saat mendengar suara panggilan brian menoleh ke arah wanita itu tersebut
brian kemudian berdiri dan mendekati wanita cantik itu
"hi nona kau memanggil ku?"tanya brian yang mendekati wanita itu
"nama ku holdie,senang bisa berkenalan dengan mu tuan downson."kata holdie dengan menyalami brian
"senang berkenalan dengan wanita cantik seperti nona."salam brian dengan menatap dalam ke mata holdie.dengan mencium tangan wanita seksi itu
"suatu keberuntungan bisa kenalan dengan anda."
"sama aku sangat menyukai wanita cantik seperti mu."jawab brian yang memegang tangan holdie
"apakah tuan downson punya pacar?"
*dulu aku punya tunangan,tapi kemudian dia tiba tiba hilang"jawab brian dengan tatapan yang tidak beralih dari holdie
*aku sudah cari kemana mana,tapi aku adalah pria normal,maka aku akan lebih menghargai yang di depan ku sekarang."jawab brian dengan brisik di telinga holdie
"ketua,apa tidak salah tunangan mu sampai sekarang belum tau hidup atau mati tapi kamu sudah tertarik pada wanita lain,dirimu yang dulu tidak begitu."batin sean.
"kalau begitu apa aku bisa jadi pacar mu?"tanya holdie dengan meraba raba dada brian
"seperti nya nona sangat menyukai ku?*ujar brian dengan memeluk pinggang holdie..
"pria tampan seperti mu siapa yang tidak tergoda."kata holdie berisik di telinga brian
"ketua,kau sadar lah jangan bilang kau terpukau oleh kecantikan wanita ini,jika suatu saat nona kembali dan mengetahui nya dia pasti akan sedih,."batin sean..
"baiklah,kalau begitu kita pacaran saja apa kau sudi?"tanya brian dengan memegang erat pinggang holdie
"benarkah?"jawab holdie dengan wajah berseri
"tentu saja,kita akan tunangan minggu depan apa kau mahu?"tanya brian dengan tatapan dalam
uhuk uhuk uhuk...tu..tunangan?xkata sean yang tersendak kaget
"tentu saja aku mahu,ini adalah berita baik."jawab holdie dengan memeluk tubuh brian
"baiklah,kalau kau setuju ajak keluarga mu kita bahas bersama."sambung brian..
"brian,aku hanya punya kakak tapi dia di tempat jauh tapi aku akan tanya pada nya ,mudah mudahan dia bisa hadir."kata holdie...
"brian bagaimana jika tunangan mu itu pulang secara tiba tiba apa kau masih akan bertunangan dengan ku?"lanjut holdie
"aku hanya akan menyukai barang di depan mata,jika suatu saat dia kembali itu sudah tidak berguna bagi ku,karena aku sudah mempunyai barang yang lebih bagus ."kata brian dengan mengoda
"ketua,semenjak kapan dirimu begitu pintar mengoda wanita,apa karna sering mengoda nona ruby ?apa kau benar benar suka pada wanita ini?tega sekali ucapan mu ketua,aku bersedih untuk nona yang manis itu."batin sean dengan wajah super suram
"baiklah, brian!aku menyukai mu,terima kasih" karena sudah menerima ku."kata holdie dengan memeluk kuat tubuh brian.
sesaat kemudian holdie pun pulang dan di dalam perjalanan.dia mengirimkan foto pelukan nya kepada nomor valencia..dengan niat ingin menguji ingatan gadis itu..holdie sengaja mengupah orang untuk mengambil foto nya di saat dia pelukan dengan pria yang di tunggu selama ini..
dalam perjalanan pulang.sean seperti biasa menyetir mobil dan di malam itu sean diam seribu bahasa karena tidak senang ketua nya begitu cepat menerima wanita lain..padahal keberadaan ruby belum di pastikan...
"sean"
"iya ketua"
"besok sediakan kalung untuk holdie."
"ha?kalung?"tanya sean dengan kaget
"kenapa?"
"ah..tidak.."
"ketua,kau benar benar membuat ku kecewa..kau terpesona dengan kecantikan wanita itu.jadi apa lagi makna nona bagimu.apa kau akan berhenti mencarinya?nona di mana dirimu jika kau tahu kondisi sekarang kau pasti kecewa dan sedih."batin sean