
saat anak buah macaulay ingin berjalan meninggalkan tempat itu dia melihat sesosok pria berdiri di depan nya...
"hai ,kawan sudah lama kita tidak bertemu," sapa pria itu dengan menatap sinis
"kau, kau.," kata anak buah itu dengan ketakutan dan berjalan mundur
"kenapa, kau takut?"kau hanya perlu memberitahu ku di mana macaulay ?maka aku akan membiarkan mu hidup ,"kata pria itu dengan maju mendekati nya
kemudian anak buah macaulay melarikan diri dengan berlari sangat kencang.akan tetapi pria itu langsung berdiri di depan nya dan tidak membiarkan dia pergi,pria itu tidak perlu berlari untuk menangkap musuh nya,hanya dengan lompatan tinggi saja sudah bisa menghadang lawannnya yang ingin kabur
"kau ,kau,apa kau ingin membunuh ku?" sekian lama kau telah mengalahkan ketua ku,kau sudah menghancurkan klan kami ,apa lagi yang kau inginkan?"tanya anak buah itu dengan ketakutan
dia tau pria yang di hadapan nya bisa membunuh nya walau hanya dengan satu jari, dia lah yang mengalahkan macaulay,brian downson
"menghancurkan?iya ini yang ingin ku lakukan sekarang,aku akan menghancur kalian lagi,aku brian downson tidak pernah memberi kesempatan pada musuh .,"kata brian yang mata sudah berubah menjadi merah,dan kemudian tangan nya juga mengcengkram leher anak buah macaulay itu,sehingga membuat leher nya mengeluarkan darah...
aaakkkkkkk .,aku tidak,akan menga..takan nya ,"kata anak buah itu dalam kondisi kesakitan tak terhingga
tidak lama kemudian sean dan william muncul ,mereka melihat ketua nya sedang mencengkram seseorang....
"dia,tarzin anak buah macaulay,"kata serentak william dan sean
"kau, sangat setia sama ketua mu,bahkan kematian sudah di hadapan mu,kau masih saja ingin melindungi nya," kata brian yang emosi memuncak
"ini bukankah nona elice,"teriak sean yang melihat jasad elice tergeletak tidak jauh dari sana
mata vampir bisa melihat dalam kondisi gelap.jasad elice di taroh di gang kecil yang sangat gelap tanpa lampu,bisa di lihat oleh sean
"apa ?"kau yang membunuh nona elice?"tanya william dengan melihat ke arah tarzin yang sudah memucat
"dasar tidak berguna,"kata brian yang kemudian melepaskan tangan nya
uhukkk uhukk...uhuk...
"apa kau masih mau berada di sini menunggu kematian mu?" atau kau mau kembali dan mati di pelukan ketua mu itu?"anya brian dengan tatapan membunuh
tarzin kemudian segera meninggal kan tempat itu dengan berlari sekencang kencang nya.dengan leher yang masih keluar darah...
"ketua ,kenapa biarkan dia pergi?" tanya william dengan penasaran
"dia akan mati dalam satu jam ke depan nya,"kata brian yang kemudian meninggalkan tempat itu..
kediaman brian..
"ketua ,kenapa kita tidak mengikuti nya?"dia pasti akan kembali ke tempat macaulay? "tanya william lagi yang penasaran brian yang melepaskan tarzin
tarzin adalah pengikut setia,dia sudah bertemu dengan ku dan tidak mungkin dia kembali ke macaulay,dia akan rela tewas di tempat jauh daripada di depan ketua nya.jika dia kembali ,dia takut kita mangikutinya dan kemudian bisa membunuh ketuanya untuk ke dua kali," jelas brian yang sedang duduk sofa ruang tamu
"nona elice apakah di bunuh oleh tarzin?"aku periksa tubuh nya selain bekas gigitan dan juga ada bekas ciuman di sekujur tubuh nya, dan juga aku rasa dia di perkosa," kata sean dengan penasaran
kurang ajar,vampir memperkosa ini hanya menjejaskan klan kita,"kata william yang emosi
bukan tarzin,pelakunya adalah macaulay,dulu saat belum pertarungan kita,dia memiliki banyak wanita yang hamil anak nya,di saat itu sudah banyak yang jadi korban nya..dia ingin memiliki banyak keturunan,maka melakukan hal yang bejat,wanita biasa di culik dan di nodai kemudian mengigit mereka untuk menjadi vampir," jelas brian dengan duduk santai
"tetapi sekarang elice yang memiliki latar belakang yang tidak biasa malah menjadi korban nya, seterus nya tidak tahu akan berapa wanita yang tidak bersalah menjadi sasaran nya,"lanjut brian
aku tidak menyangka nona elice akan berakhir dengan mengenaskan,dan kekayaan nya hanya tinggal kenangan," ujar sean dengan rasa iba
"william, bagaimana dengan klan kita yang di rumah ruby?"
"mereka masih di sana ketua,"nona ruby tidak mengetahui nya,"
"baguslah,aku merasakan khawatir dengan gadis itu," kata brian dengan wajah datar
"ketua ,tenang saja,selama ni klan kita berada di sekeliling rumah nona ruby ,jadi tidak akan ada masalah,"kata sean dengan penuh keyakinan
"kalau anak buah nya, maka tidak akan masalah,klan kita bisa mengalahkan mereka,akan tetapi jika yang datang itu macaulay, aku tidak yakin klan kita bisa bertahan,walau utusan kita puluhan belum tentu bisa kalahkan seorang macaulay," kata brian dengan khawatir
semenjak brian bertemu dengan ruby dia memerintahkan klan vampir nya berada di sekeliling rumah ruby untuk menjaga.tentu saja ruby tidak mengetahui hal ini.oleh karena vampir yang menjaga nya sangat hati hati....
di sisi lain tarzin yang berjalan tanpa tujuan merasakan panas sekujur tubuh dan leher nya merasakan seperti di bakar api.darahny ya yang biru berubah menjadi hitam.tarzin yang melihat darah sudah berubah dia tahu hidupnya tidak akan lama
"brian downson ,kau meracuni ku dengan cakar mu, kau benar benar tidak bisa di lawan ,"
bruuukkkkkk
sesaat kemudian tarzin tewas karena racun yang sudah menjalar..mata nya berubah hitam pekat..jari kukunya juga berubah menjadi hitam..sekujur tubuh nya berwarna hitam
brian yang sudah tahu tarzin tidak akan mengatakan keberadaan macaulay maka memilih untuk membunuh nya ,dan ingin membuat macaulay kesal..anak buah macaulay satu persatu mati di tangan nya...
dengan usia brian yang sudah 3000 tahun ,sudah termasuk vampir yang tua akan tetapi penampilan nya tetap muda dan awet...kekuatan nya juga semakin tinggi,ini membuat macaulay harus mengumpulkan banyak energi untuk bisa mengalahkan musuhnya...
di tempat macaulay..
di ruang itu macaulay yang sedang duduk santai tiba tiba merasakan aneh .tarzin yang biasa tidak pernah telat kembali kali ini sudah 2 jam tidak menampakkan diri...
macaulay yang merasakan ke anehan tanpa pikir panjang dia pun langsung keluar mencari anak buah nya itu....
tidak butuh waktu yang lama macaulay akhir nya menemukan jasad tarzin yang sudah menghitam.macaulay syok melihat pengikut setia nya tewas dengan mengenaskan...dengan penuh emosi dan penasaran nya maka dia pun periksa punca kematian nya..
akhir nya dia mendapati jika tarzin tewas karena racun di lehernya..
macaulay pun melihat dengan teliti luka di leher tersebut.setelah di amati mata nya membulat besar dan mengetahui siapa pelakunya dengan penuh emosi mata nya berubah menjadi hitam.....