
"jika samuel menyentuh nya aku tetap tidak akan membiarkan dia hidup tenang selama nya."jawab brian dengan berdiri menatap tajam ke arah wanita itu
"apakah kau masih mau sama wanita yang sudah di nodai pria lain?dan juga dia sudah mandul tidak bisa lagi melahirkan ,kau adalah pria yang memiliki segalanya mana mungkin kau bisa mencintai wanita yang tidak bisa memberikan mu keturunan?ruby dia bukan wanita utuh lagi."teriak holdie dengan histeris
plakkkk....
tamparan dari brian melayang ke wajah holdie.
"kau..kau menamparku?"ujar holdie yang yang wajah merah karena tamparan kuat..
"holdie giswen,asal kau ingat tidak ada yang bisa memisahkan ku dengan nya apa pun kondisi nya dia adalah wanita ku satu satu nya,aku tidak peduli dia bisa atau tidak memberi ku keturunan,dia hanya perlu berada di sisi ku saja itu sudah lebih dari cukup."ujar brian dengan tatapan ingin membunuh...
"jika saat itu dia mati dalam kecelakaan itu,apa kau akan mencintai ku andai saja aku bukan pelakunya atau pun aku bukan adiknya samuel giswen?"
"tidak,aku tidak akan menyukai wanita lain selain ruby,ruby adalah wanita ku satu satu nya,kalau dia meninggal saat itu dia tetap satu satu nya bagi ku.oleh sebab itu aku tidak peduli apa pun kondisi nya aku tetap ingin merebutnya kembali dari tangan samuel giswen dan menghancurkan kalian semua!!!kata brian dengan tegas...
"lakukan apa yang harus kalian lakukan."perintah brian yang sambil meninggalkan kamar hotel
"apa maksud mu brian?briaaan!jangan kemari."teriak holdie yang ketakutan
"siapkan kamera nya."perintah kian yang kemudian meninggalkan kamar hotel
"apa yang kalian lakukan?jangan mendekat,lepaskaaaannn."teriak holdie yang di tarik oleh tiga pria.dan di buka paksa semua pakaian dalam nya
sehingga tanpa sehelai benang pun
mereka bertiga pun menanggalkan celana mereka untuk menodai wanita itu..
jangan.. jangan...jangan..aarghtth ."!teriak holdie yang di paksa melakukan hubungan badan dengan tiga pria itu
setelah sejam berlalu kian datang mengambil rekaman tersebut..
"kak ini kamera nya."kata salah satu pria itu dengan menyerahkan kamera ke kian
"ikat wanita ini"perintah kian
holdie pingsan tidak sadar kan diri karena di paksa melayani tiga pria itu
niat brian ingin membalas semua yang di lakukan holdie pada tunangannya,dia memang sengaja tidak ingin membunuh wanita itu ,karena dia ingin wanita itu hidup lebih menderita
kediaman downson
"kian"
"iya ketua"
"besok kau ke jepang,ambil alih geng harimau putih"perintah brian dengan sambil membuka dasi nya
"baik ketua"jawab kian dengan cepat
"ketua, sudah kembali"sapa william dengan mendekati brian
"william, ada apa?"tanya brian dengan menatapnya
"ketua, jims menghubungi tiga hari lagi pesta pernikahan di adakan,dan juga dia sudah bertemu dengan nona ruby yang sekarang namanya berubah menjadi valencia."kata william dengan cepat
"nona ruby amnesia mudah mudahan di saat itu dia sudi mengikuti kita pulang."ujar sean dengan menatap brian dengan yang lain
"apa pun yang terjadi aku akan menyembuhkan dia,akan ku rebut dia dari samuel."kata brian dengan tegas.
"tunggu,seperti nya kata jims nona ruby tidak amnesia."kata william dengan menatap brian
"tidak amnesia?"tanya serentak brian sean dan kian
"iya,bisa jadi ini hanya pura pura saja agar dia dalam kondisi aman."lanjut willian
"bagaimana jims bisa tahu?sedangkan nona ruby sudah setuju menikah dengan pria gila itu?"tanya sean dengan penasaran..
"saat jims ketemu nona kemaren, nona mengatakan sesuatu yang membuat jims sadar jika dia tidak amnesia."ujar william dengan cepat
"perkataan apa?"jawab serentak kian dan sean
"dia meminta samuel untuk mencarikan istri cantik untuknya agar di pesta nanti menjadi ramai,aku ingat nona saat itu pernah meminta ketua melakukan nya juga."lanjut william dengan cepat.
"gadis kecilku sangat pintar,dia mengenal jims dengan cara ini ingin memberitahu kan dia sehat sehat saja dan masih mengenalinya.dan juga dia berpura pura amnesia, dengan cara ini samuel dan holdie tidak bisa mengancam nya.akan tetapi dia hanya bisa terpaksa menikah dengan samuel."kata brian dengan mata berkaca kaca
"benar ini satu satu caranya agar nona tetap aman dan bisa bertahan hidup sampai sekarang."lanjut kian dengan menatap mereka semua
"william,sean besok pagi segera berangkat aku ingin membawanya kembali,dan kian rebut harimau putih,aku ingin mengambil alih kumpulan mereka.untuk pembalasan."perintah brian dengan menatap mereka semua
"baik ketua"jawab serentak mereka dengan menunduk...
sesaat kemudian mereka pun pergi meninggalkan kediaman downson
brian akhirnya kembali ke rumah mewah ini..rumah ini adalah pemberian nya kepada gadis pujaan nya,akan tetapi demi ingin memancing holdie dia terpaksa tinggal di rumah mewah lainnya..
klek
brian masuk ruangan besar yang memajang gaun pengantin yang dia khusus buat untuk ruby,brian berjalan mendekati gaun itu tersebut..dengan air mata berlinang brian sangat merindukan tunangan nya itu..setiap kenangan nya memenuhi pikirannya..
"gadis kecil ku,jangan takut besok aku akan membawa mu pulang,dan kita akan menikah,gaun ini sudah menunggu mu cukup lama,kau akan menjadi pengantin paling cantik dan bahagia di dunia."gumam brian dengan tangan nya menyentuh gaun yang di depan nya..
amerika.
.kediaman giswen
di malam hari valencia yang berada di kamarnya melamun karena mengingat jari nya yang berdarah itu...
aaahhh..darah ku biru?"gumam valencia yang cuba melukai jari nya dengan pisau,dia penasaran dengan darah nya kenapa bisa berubah menjadi biru...
"kenapa bisa begitu ya?"gumam valencia dengan heran,dia juga melihat cincin yang di jari manis nya cincin pemberian dari brian
"apa kau bisa mendengarkan ku?aku tidak ingin menikah,aku ingin pulang tapi aku tidak bisa,aku tahu jika kau adalah cincin yang istimewa kau sangat unik,tolong lindungi aku aku sangat takut di sini."kata valencia dengan menatap cincin itu
klek....
"siapa?"tanya valencia dengan menoleh ke arah pintu,dia melihat samuel yang masuk dalam kondisi mabuk dan mendekati nya
"samuel kenapa kau masuk ke sini?"tanya valencia yang kemudian berdiri jauh dari jarak samuel
"sayang,kenapa kau takut kita sudah mau menikah kenapa kau takut pada ku,mari lah."kata samuel yang keadaan mabuk...