
keesokan hari nya mereka tiba ke kediaman downson
di ruangan indah itu william,jims,sean dan kian sedang berkumpul.kian yang baru kembali dari jepang berhasil menguasai kumpulan harimau putih..
sementara sebelum kembali ke kota A william telah menghajar samuel dengan babak belur sesuai perintah ketua nya dan mengirim nya ke negara afrika,sementara adik nya holdie telah di masukkan ke club malam untuk di jadikan sebagai pelayan yang harus melayani setiap pria yang keluar masuk..
di saat mereka berempat berkumpul tiba tiba mendengar suara teriakan ruby yang dari dalam kamar nya..sontak teriakan ini membuat mereka berempat memandang ke lantai atas yang di mana suara itu berada
"brian downson,kau benar benar keterlaluan,pacar mu baru menghilang selama beberapa bulan kau sudah pelukan dengan wanita lain bahkan sampai main di hotel."teriakan ruby yang memenuhi satu rumah..
"apa mereka baik baik saja?sepertinya sangat serius?"tanya kian dengan menatap william dan sean
"itu sudah biasa"jawab serentak william dan sean dengan santai
"kelihatan nya nona sangat marah mengetahui masalah ini?"lanjut jims.
"tenang saja,ini bukan pertama kali mereka bertengkar."jawab serentak william dan sean
"apa ketua bisa merendam kemarahan nona?"tanya kian dengan penasaran
"tidak bisa"jawab serentak william dan sean
"lalu harus bagaimana?"tanya jims lagi
"ketua hanya bisa mengalah agar pertengkaran bisa berhenti."jawab william dengan santai
"ketua mengalah?setahu ku ketua tidak pernah mengalah sama siapa pun."ujar kian dengan heran
"kalau sama nona ketua pasti mengalah"jawab sean
"jadi setiap pertengkaran mereka siapa yang kalah?"tanya jims dengan penuh penasaran
"ketua"jawab serentak william dan sean
"ruby,ini semua hanya ingin mengetahui posisi mu di mana,kau tahu aku tidak akan mengkhianati mu."bujuk brian dengan mengelus rambut ruby yang halus
"brian downson, trik mu sangat luar biasa,aku walau pun berpura pura bersama samuel bahkan aku tidak mahu di peluk nya,tapi kau malah memeluknya dan mencium tangan nya,holdie sengaja mengirim foto ini pada ku karena ingin menguji ku,saat itu aku sangat ingin mencekik mu brian downson."kata ruby dengan memperlihatkan foto mesra yang di kirim holdie bersama brian
"apa kau tahu,di tangan nya itu ada aroma mu aku hanya ingin memastikan maka aku mencium tangan nya,aku tahu dia menyentuh mu sebelum dia datang menemui ku,dan tubuh nya juga ada aroma mu,dan aku yakin kau di tahan oleh nya."jelas brian dengan menatap lembut
"kenapa kau bisa tercium aroma ku di tubuhnya?"
"apa kau lupa aku ni bukan manusia,aku adalah vampir 3000 tahun dan memiliki penciuman tajam,tentu saja aku bisa tahu."jelas brian dengan senyum
"dan bagaimana kau bisa tahu kalau aku masih hidup?"
"aku memanggil mu?aku memang ada memanggil mu dalam hati,tapi bagaimana kau bisa mendengarnya?"
"cincin ini!dia yang memiliki kontak dengan ku, karena kau adalah majikan nya maka dia membuat ku tahu jika kau masih hidup,cincin ini adalah cincin vampir yang sudah memiliki jiwa."jawab brian dengan memegang tangan ruby yang memakai cincin itu..
"iya ,dan cincin ini juga yang menyelamatkan ku dari samuel,wajah nya yang bengkak itu pasti karena cincin ini mengena wajah nya."kata ruby dengan melihat ke arah cincin tersebut
"ruby,maaf sudah membuat mu hidup dalam ketakutan selama ini,aku akan menghancurkan siapa saja yang menyakiti mu."kata brian yang mencium bibir ruby dengan memeluk erat tubuh nya...
brian kemudian mengendong ruby dan menidurkannya di tempat tidur dengan mencium nya tanpa henti..semua pakaian yang di kenakan ruby di lepas oleh brian dan mereka melakukan hubungan intim..
"apa kau sakit?"tanya brian yang berisik di telinga ruby dan sambil melakukan aksi nya
"tidak"jawab ruby dengan suara pelan
brian kemudian mencium ruby dengan penuh na**su,memeluk erat tubuh ramping itu dan meneruskan hubungan layak nya suami istri
setelah selesai brian dan ruby pun mandi bersama, kemudian brian pun menidurkan ruby di pelukan nya,setelah ruby ketiduran maka brian beranjak dari kamar menuju ke ruangan
brian berkumpul kembali dengan mereka berempat yang masih duduk di ruangan
"ketua maaf"ucap sean dengan menunduk.
"sean,kenapa kau minta maaf pada ku?apa salah mu?"tanya brian yang berdiri di depan sean
"aku salah ketua,aku salah faham padamu,aku mengira ketua dengan mudahnya berpaling ke wanita lain saat aku melihat mu memeluk wania iblis itu di club,apalagi di saat ketua menyuruh ku membeli kalung pada nya membuat ku sangat kecewa,sehingga ketua mengatakan jika dia adalah harapan satu satu nya ketua
dan di saat aku bertanya ketua masih ingin mencari nona ketua mengatakan tidak aku marasa sangat sedih jika ketua sudah melupakan nona,apalagi di saat ketua menyuruh ku menyewa hotel mewah untuk wanita itu aku merasa sangat ingin mengeluarkan jantung wanita itu
dan wanita iblis itu dengan beraninya meminta rumah mewah ini pada ketua aku merasa sangat ingin mengirimnya ke hujung dunia,aku malah pernah mengatakan pada diriku sendiri jika saja sudah menemukan nona maka aku akan melarikan nona biar dia tidak sakit hati melihat ketua bersama wanita lain."jawab sean yang panjang lebar tanpa berhenti..
bruukkkk.
aaarggggghhhh ."teriakan sean karena kepala nya di pukul oleh jim,kian dan william dengan mengunakan tangan
"kenapa kalian memukul ku?"tanya sean yang memandang ke arah willian jims dan kian
"karena kau bodoh."jawab serentak mereka bertiga
hahaha...sudahlah sean ,aku tidak menyalahkan mu,kalung itu aku menyuruh mu beli adalah untuk memasang alat pendengar karena aku butuh bukti jika wanita itu adalah pelaku utama nya yang ingin membunuh ruby
aku mengatakan tidak mencari ruby adalah karena aku bisa mengetahui keberadaan nya lewat wanita itu.oleh sebab itu aku mengatakan kalau wanita itu adalah harapan ku bukan berarti aku mencintai nya."
mengenai hotel kau sudah lihat kan apa yang ingin lakukan dan rumah ini selama nya hanya milik ruby..asal kau tahu sean ,ruby adalah hidup ku, selama empat bulan tanpa dia hidup ku benar benar hancur jadi untuk mendapatkan kembali aku harus sabar dan berpura pura mendekati wanita itu xjelas brian dengan panjang lebar