
mobil brian akhir nya sampai ke sebuah aperteman..
brian dan william berjalan menuju ke apartemen ingin bertemu dengan seseorang yang sudah menunggui nya di sana..
langkah kaki mereka berhenti saat di depan pintu
tok..tok..tok...
seorang pria membuka pintu dengan menatap brian dengan cuek...
tanpa bicara sepatah kata pun brian langsung memasuki apartemen tersebut dan melangkah duduk di sofa yang ada di ruang tamu,sementara william berada di luar....
"ada apa? cepat katakan?"" tanya pria itu dengan kesal
"kenapa ,kau kesal dengan pencarian orang hilang?"ucap brian dengan ngejek
"kalau kau diposisi ku ,apa kau masih bisa senang?"dan juga kenapa harus mengajak ku ke mari?"
"kenapa ?"apakah, aku mengganggu waktu mu?"
"brian downson,sebenarnya apa yang kau ingin kan?"
"kalau, kau tidak senang bisa tinggalkan tempat ini sekarang,aku juga tidak akan melarang mu,"
"kau,hufffff,selalu saja membuat ku kesal ," kata pria dengan melonggarkan dasi nya
"apa kau curiga dengan kehilangan elice stone?"tanya brian dengan tatapan serius
"apa??"kenapa kau tiba tiba membahas masalah ini?"bukan sikap mu ikut campur masalah orang lain?"
"tentu, saja aku tidak suka,akan tetapi masalah ini bukan masalah kecil,hal ini bersangkutan dengan banyak nyawa,"terang brian dengan dengan serius
"apa maksud mu brian ?"bersangkutan dengan banyak nyawa?"apa kau memiliki petunjuk?"apakah wanita itu di culik oleh mafia seperti mu?"
"hahahahah,kau sangat perasangka pada ku.,walau aku mafia apa kau pernah melihat ku menangkap wanita?"tanya brian dengan senyum mengejek
"iya, aku lupa kalau kau bukan pria sejati,jadi mana mungkin kau menculik wanita,"seru pria itu dengan kesal
"ayoolah,aku hanya ingin menunjuk kan sesuatu pada mu," kata brian yang mengeluarkan foto foto jasad elice
"apa ini ?" tanya pria itu dengan mengambil foto dari brian
"kau, lihatlah dengan teliti,"
"ini,jasad?"dari mana kau mendapatkan ny?"
ini adalah jasad elice,dia sudah mati,bahkan mati secara mengenaskan,"
"mati?"apa kau tidak salah dia adalah wanita yang hilang itu?"tanya pria itu yang membulatkan mata besar nya dengan penasaran
"benar,kau lihatlah baik baik,untuk apa aku menipu mu?"
"brian, jadi di mana kau mendapat foto ini dan di mana jasad ny?"
foto nya aku dapat di suatu tempat yang gelap,dan jasad sudah ku bakar,"
"bakar?"apa kau gila itu bisa di jadikan bukti dan keluarga mereka lagi mencarinya?"teriak pria itu dengan berdiri kesal
"hufffff,ini benar benar gila,jadi bagaimana cara mu mengetahui nya.?"dan kenapa saat itu kamu tidak menghubungi ku?"
"menghubungi mu ?"lalu apa kau akan memperlihatkan ke media kondisi jasad nya seperti ini?"albert kau adalah detektif bukan nya seharus nya kau berpikir panjang,andaikan malam itu aku menghubungi mu masalah ini bisa mengempar kan seluruh kota A,"kata brian lagi
"lalu,lalu apa yang kau tahu siapa pelakunya?"jasad wanita ini sangat mengerikan,bahkan kering seperti kehabisan darah ,"kata albert dengan melihat lihat foto tersebut
"cuba lihat lagi ,dengan teliti luka nya yang di leher,"ujar brian dengan melipatkan dua tangan ny di depan
"ini,seperti gigitan?"apakah dia gigit oleh binatang buas ya?"dan binatang itu penghisap darah?" kata albert dengan tegang di wajahnya
"albert, pelaku nya lebih kuat dari binatang,kalau aku beritahu pada mu jika pelakunya adalah vampir apa kau percaya?"
"hahahahaa,vampir?"brian kau jangan bercanda ini sudah zaman apa,kalau pun dulu ada vampir sekarang mereka sudah punah,"kata albert dengan remah
"albert,apa kau tahu di saat pelaku nya membuang jasad nya di tempat, itu akulah yang menangkap pelakunya,"
"kau,kau menangkapnya?"lalu mana dia?"
"sudah mati,"
"what?kenapa kau membunuh nya?seharusnya kau menghubungi ku bukan langsung membunuh nya,brian ini adalah tugas polisi bukan tugas mafia,"
"lalu kau kira ,kau mampu menangkap ny?"kau kira dengan mengunakan senjata mu itu bisa menangkapnya?"asal kau tahu vampir tidak takut pada senjata mu itu,"terang brian dengan tatapan tajam
"vampir?ayo lah brian jangan kau bercanda ,kalau dia vampir bukan nnya kau juga sudah jadi korban?"ujar albert yang kesal gak percaya ada nya vampir
"ya ,sudah,percaya atau tidak itu urusan mu,aku hanya ingin kau melakukan sesuatu,"
"lakukan aapa?"
anggap saja binatang buas,dan perintahkan lah masyarakat agar jangan keluar malam,kalau tidak kau akan di sibukan dengan kasus kasus kehilangan orang,"terang brian sambil berdiri""
"brian downson, apakah kau ingin aku mengatakan kalau wanita itu di bunuh binatang buas,?"sedangkan jasadnya sudah kau lenyapkan?"
"albert,kau adalah detektif, hanya kau saja yang bisa memberi peringatan ke para masyarakat,akan tetapi ingat jangan coba coba untuk melawan si pelaku,"
"bukan nya ,kau bilang sudah kau bunuh?"tanya albert dengan berdiri di depan brian
yang aku bunuh hanya anak buah nya,akan tetapi yang membunuh wanita itu adalah ketua nya,mereka ada sekitar 6 atau 7 anggota," kata brian yang sedang melangkah menuju pintu
"tunggu,"lain kali kalau kau bertemu lagi dengan si pembunuh ,segera kabari aku,aku tidak mahu kau mati lebih cepat dari ku,"
,tenang saja, albert,nyawaku lebih panjang dari mu.dan yang pasti di saat kau sudah tua dan mati aku akan hadir di pemakaman mu,"kata brian dengan bercanda...
"dasar sialan, brian downson," teriak albert dengan kesal sambil melempar bantal sofa ke arah brian
albert adalah detektif yang dulu pernah menangkap brian saat penyelidikan kasus penyeludupan senjata api.akan tetapi tidak memiliki bukti maka brian di lepaskan..di saat itu mereka sering bertemu..albert yang selalu curiga bisnis brian selalu saja mengutuskan mata mata untuk mengintai nya..akan tetapi setiap mata mata yang di utuskan berakhir dengan di ikat dan di masukkan ke karung kemudian di hantar depan rumah albert oleh anggota mafia brian..
brian yang memiliki penglihatan dan pendengaran yang tajam tidak sulit untuk mengetahui bila ada yang mengikuti nya..oleh sebab itu albert tidak pernah lagi mengutus mata mata nya..karena usahanya hanya lah sia sia..
walau mereka tidak pernah akur akan tetapi mereka adalah teman akrab...hanya saja albert mengenal brian sebagai ceo dan mafia naga hitam..dan tidak mengetahui bahwa orang yang dia kenal selama ini mempunyai identitas lainnya....
"vampir?"binatang buas?"hufff.. kasus ini tidak mudah dan aneh ,siapa pun pelaku nya harus selidiki sampai tuntas!,"gumam albert