
"kau kau siapa?"ujar pria paruh baya itu dengan ketakutan.
pria itu di bawa oleh william ke hutan yang tidak jauh dari sungai.seperti biasa korban yang di bunuh oleh brian donwson akan jadi santapan buaya yang di sungai berdekatan
"salmon apa kau lupa padaku?"tanya pria yang menatap dingin ke arah nya dengan mendekatinya
"brian,aku tidak sengaja mengusik wilayah mu.apa pun yang kau mau ambil saja semua wilayah ku dan uang ku."kata pria paruh baya itu dengan memucat
"uang dan wilayah mu aku tidak berminat,aku hanya berminat pada nyawa mu,jika aku membunuh mu maka tubuh ini akan menjadi santapan buaya."ujar brian dengan mengangkat dagu pria itu
"jan,jangan aku tahu aku sudah salah ,anggota ku sudah tewas semua di tangan mu,dan aku juga tidak bisa melawan mu,beri aku kesempatan untuk hidup."rayu pria itu dengan berlutut di hadapan brian
"siapa saja yang menentang ku tidak akan ku biarkan hidup,apakah kau pernah mendengar siapa saja yang menyinggung ku masih bisa bernafas"ujar brian dengan tangan nya yang mengenggam kuat leher pria itu..
"brian, ja jangan."ujar pria itu dengan suara pelan karena leher nya yang kesakitan
pria itu bernama salmon salah satu dari geng kecil yang ingin merebut wilayah naga hitam.akibat perbuatan nya semua anggota nya tewas tak tersisa
sesaat kemudian pria ini telah menjadi korban brian downson yang membunuhnya tanpa mengedip mata.
"buang jasadny"perintah brian dengan dingin dan meninggalkan lokasi tersebut
"baik ketua"jawab william dengan cepat
keesokan hari nya
di halaman kumpulan naga hitam
sean dan william yang sedang duduk bersama
"william apa menurutnya pak albert berhasil membujuk ketua?"
"tidak ada yang bisa membujuk ketua,sean"
"aku mulai semakin takut melihat nya"kata sean dengan cemas
"kalau kita tidak buat kesalahan ketua tidak akan membunuh kita"jawab william dengan menatap sean
"aku tahu,apa kau tidak melihat aura membunuh ketua sangat mengerikan,ini sudah berlangsung selama lima tahun dari hari kepergian nona,sampai sekarang ketua sudah berubah 90 derajat,tanpa senyuman dan candaan nya lagi"lanjut sean dengan khawatir
"iya memang benar kata mu,akan tetapi tidak ada yang bisa membujuknya.kita sudah mengunakan banyak cara,terutama wanita cantik dari kalangan baik untuk mendekati ketua akibat nya wanita itu langsung menghilang di buat ketua"jawab william dengan muram
"dulu walau ketua sangat dingin akan tetapi setidak nya kita masih ada melihat senyumannya, dan dia sangat fokus pada perusahaan,akan tetapi setelah nona pergi dia tidak pernah ikut campur lagi dan serahkan semua pada ku dan pengurus lainnya."jelas sean dengan penuh kekhawatiran
"ketua melepas semua urusan perusahaan dan mencampuri semua urusan mafia sebenarnya hanya satu sebab."kata william dengan menatap ke arah sean
"sebab apa will?"
"mencari nona,walau ketua selama ni sibuk dengan urusan luar akan tetapi dia tetap perintahkan semua anggota mencari keberadaan nona,hanya saja dia tidak mengatakannya"jawab william
"apa menurutmu jika dia mendapatkan nona kembali apakah dia akan melukai nona?"
"aku tidak tahu,ketua mencintainya dan membenci nya,sifat ketua sekarang tidak ada yang bisa menebak nya!."jawab william dengan mengeleng kebingungan
brian saat itu terlelap di kursi besar nya.wajah tampan dan muda itu tidak memperlihatkan bahwa usia dia sudah mencapai lebih dari 3000 tahun.
klek.....
seorang wanita cantik memasuki ruangan yang di mana brian berada..wanita ini bernama sharon tiga tahun lalu dia di selamatkan oleh brian karena di culik oleh para penjahat yang ingin memerkosa nya..karena dia adalah sebatang kara oleh sebab itu brian pun mempekerjakan dia di bagian dapur di kumpulan naga hitam..
sharon yang sudah mencintai di saat pertama kali brian menyelamatkan nya..akan tetapi cinta nya tidak pernah di balas oleh brian.dan karena sikap brian yang selama ini dingin pada semua orang sharon pun tidak berani mendekati nya
dia memberani kan diri untuk mendekati brian yang sedang terlelap di kursi besar itu...
tangan nakalnya mulai menyentuh bagian dada brian sehingga membuat brian tersadar dan membuka mata nya
sharon sangat menyukai tubuh kekar pria ini sehingga memberanikan diri mendekatinya
"tuan, aku menganggu mu tidur?"tanya sharon yang jarak nya sangat dekat dengan mata brian
"apa yang kau ingin lakukan?"tanya brian dengan menatap wanita itu..
"tuan,aku menyukai mu sudah selama tiga tahun,apakah tuan menyukai ku?"tanya sharon dengan memasukkan tangan nya ke dalam kemeja brian
"apa yang kau inginkan?"tanya brian yang melihat ke arah sharon yang duduk di kakinya
"aku ingin menyerahkan diri ku"kata sharon dengan melingkar ke dua tangan ke leher brian dengan jarak yang sangat dekat.sehingga dada wanita itu hampir mendekati bibir brian
"kau sangat menginginkanku?"tanya brian dengan senyum
"iya,tuan! aku sudah lama menunggu mu"jawab sharon dengan brisik di telinga brian
"buka baju mu"perintah brian dengan senyum
sharon kemudian bangkit dari kaki brian dan berdiri di depan nya,melepaskan kancing kancing baju nya serta semua pakaian nya sehingga tanpa sehelai benang pun..
menampakan kulit putih dan memiliki dua tonjolan depan yang sangat besar. tubuhnya yang sangat seksi
brian yang senyum tipis terasa ingin melahap wanita yang di depan nya yang sudah tanpa pakaian apa pun .wanita itu pun mendekati brian yang masih duduk di kursi besar nya
"tuan,aku menyerahkan semua pada mu,tubuh ini adalah milik mu dan ini adalah pertama kalinya bagi ku,aku harap tuan bisa memiliki nya"kata sharon dengan berbisik di telinga brian
sharon yang sudah tanpa pakaian.sementara brian masih berpenampilan rapi
tangan sharon yang mulai nakal meraba raba bagian dada serta membuka kancing baju brian satu persatu
"apa kau sangat menginginkan tubuh ku?sehingga begitu tidak sabar?"tanya brian yang menahan tangan sharon yang meraba raba tubuhnya
"iya tuan,aku adalah milik mu seutuhnya,dan selama nya"jawab sharon dengan mata menatap mesra
"ingin menemani ku selamanya?tergantung apakah kau sanggup memuaskan ku atau tidak?jika kau tidak mampu aku akan sangat kecewa"ujar brian dengan menatap wanita itu
"aku bisa tuan,aku adalah wanita suci aku yakin aku akan membuat mu senang"jawab sharon dengan memeluk tubuh brian
"baiklah, kalau begitu kita akan melakukan nya sekarang juga.dan kau jangan menyesalinya"kata brian dengan senyuman sinis