
"holdie giswen tidak jauh beda dengan samuel selalu ingin menang ,wanita gila itu demi keinginan sendiri dia bisa melakukan apa pun untuk mendapatkan nya."sambung kian..
*jadi selama ni kau juga mengawasi nya ?"tanya sean dengan menatap kian
"iya,aku hanya tidak ingin lengah semua yang bersangkutan dengan keluarga giswen harus di awasi."jawab kian
"jadi apa yang kamu dapat dari dia ?"tanya william
"dia suka minum bir dan sering muncul di club dengan berpakaian mewah,tidak ada tindakan apa apa dari dia.dia wanita yang suka berfoya foya."jawab kian lagi
amerika.....
samuel yang sudah kembali ke amerika dari bulan lalu selalu saja berada di kediaman nya...
"dokter,bagaimana keadaannya ?"tanya samuel dengan khawatir
"tuan giswen,pasien ini luka parah sebelum nya dia mengalami gegar otak.hanya saja belum bisa pastikan kapan dia akan sadar."jawab dokter pribadi giswen
"tapi ini sudah lama,kenapa dia belum ada reaksi?apakah dia tidak akan sadar?"tanya samuel sambil menatap dekat pasien yang terbaring
"tuan, ada satu hal yang harus ku katakan."
"katakanlah"
"nona ini tidak bisa hamil lagi"
"apa?"
"cidera yang menghantam nya sangat parah.hingga luka dalam,insiden ini menyebabkan nya tidak bisa hamil lagi seumur hidup nya."
"ini benar benar gila,kalau dia sampai tahu dia tidak akan bisa menerimanya,dokter apa pun yang terjadi selamatkan dia,aku ingin dia hidup."
"baiklah tuan,aku keluar dulu"
"kau tidak akan apa apa,aku akan merawat mu sehingga kau sadar,cepat lah sadar aku ingin kau melihat ku lagi."kata samuel dengan mencium tangan pasien itu..
kediaman downson
jam dinding menunjukan pukul 12.00
brian yang saat itu duduk di kursi besar nya yang di ruang baca dengan mata terlelap....
(brian,brian bawa aku pulang aku tidak tahu jalan,brian tolong jangan biarkan aku sendirian aku takut....)
sesaat kemudian mata brian terbuka dengan keringat dingin membasahi wajahnya..
"ruby,kau memanggil ku?kau ada di mana?kau masih hidup,iya gadis kecil ku masih hidup."gumam
brian.yang terbangun dari mimpinya
keesokan hari nya...
klek....
"ketua"sapa sean yang masuk ke ruang baca
"sean ,kau datang"
"iya,ketua ketua kau tidak tidur lagi?selama dua bulan ini ketua tidak istirahat dengan baik.."
"sean,aku mendengar nya dia memanggilku,aku yakin dia masih hidup."kata brian dengan menatap sean
"ketuaapakah ini adalah kontak cincin itu?cincin sehati dengan ketua,dan cincin itu sudah di pakai nona tentu saja cincin itu bisa tahu kondisi nona sekarang."jelas sean penasaran
"benar,saat kejadian aku juga mendengar ruby memanggil ku,aku yakin ini bantuan cincin itu,setidaknya aku tahu kalau ruby masih hidup,hanya saja dia di mana?ruby mengatakan dia takut dan tidak tahu jalan pulang."ujar brian dengan pucat...
"mana mungkin aku tidak khawatir,dia adalah gadis polos dan sekarang berada di tangan orang asing, dia pasti ketakutan dan tidak bisa pulang,setiap aku memikirkan ini aku bisa gila."jawab brian dengan mata berkaca kaca
"ketua, kian dan willam sudah kerahkan anggota kita, aku yakin tidak lama lagi kita pasti mendapatkan nona."
1bulan kemudian
amerika....
"hi kak"sapa wanita yang baru di tiba di kediaman
"kenapa kau tiba tiba pulang?"tanya samuel dengan cuek
"kak, apa nya yang tiba tiba,bila angin ku baik maka aku pulang bukan kah begitu."jawab holdie yang duduk berada di samping samuel
"iya,hal bagus apa lagi yang ingin kau buat?"
"tidak ada,aku ingin dalam waktu dekat mendekati brian downson."!jawab holdie dengan senyum
"apa kau yakin?"
"kak,benar yang ku katakan,dalam satu bulan ini aku mendapat info, brian downson sering ke club malam dengan bersama teman teman nya.dia sering bercanda ria di sana.seperti nya dia sudah putus asa mencari wanita itu,dan juga setiap dia datang pasti ada wanita yang melayaninya di sisinya ."jawab holdie panjang lebar
"apa kau yakin dengan yang kau lihat?"
"iya aku yakin,sudah ku bilang pria mana yang bisa tahan tanpa wanita selama tiga bulan,tidak terkecuali brian downson kan?sedalam apa pun cinta nya pada wanita itu tetap akan pudar jika wanita itu tidak bersama nya.kak aku punya foto nya!."kata holdie yang menunjukan foto ke samuel
"memang dia,aku tidak menyangka brian downson yang di kenal tidak mendekati wanita sekarang menjadi liar."sambung samuel dengan melihat lihat foto nya..
"kakak ku sayang! di saat inilah sangat sesuai untuk muncul di hadapannya bukan,foto foto ini adalah selama sebulan dia gonta ganti wanita,dan sangat bergembira dan juga aku dengar dia sudah sebulan tidak kembali ke kediaman nya yang dia tinggal bersama wanita itu,rumah mewah itu seharusnya sangat penting bagi nya tapi sekarang bagi nya sepertinya sudah tidak berarti."jelas holdie dengan senyum sinis....
"tuan tuan"suara panggilan wanita yang tiba tiba muncul
"ada apa?"tanya samuel dengan menatap wanita itu
"nona itu sudah membuka mata nya."jawab wanita itu.
"apa?segera panggil dokter."perintah samuel dengan cepat dia berlari masuk ke dalam
"hei ....kakak ada apa?nona mana?"teriak holdie yang sambil berdiri akan tetapi diabaikan oleh samuel
klek......
samuel yang buru buru masuk ke kamar itu dan kemudian dia melihat pasien yang koma selama tiga bulan itu akhir nya sadar dan melihat ke arah nya...
"kau sudah sadar?apa ada yang sakit?"tanya samuel dengan gembira sambil memegang tangan pasien itu...
"aku ada di mana!?"tanya wanita itu sambil menyentuh kepala nya yang masih di balut perban
"kau ada di rumah ku sudah tiga bulan kau tidak sadar,apa kau butuh sesuatu?aku akan menyuruh orang untuk memasak makanan untuk mu."kata samuel dengan memegang erat tangan wanita itu..
tidak lama kemudian holdie masuk ke kamar yang di mana samuel dan pasien itu berada .
saat holdie melihat pasien itu mata nya membulat besar dengan menatap tajam ke arah wanita yang masih di atas ranjang itu..
"kakak"teriak holdie dengan kuat
"apa kau gila ya?kenapa harus teriak?"marah samuel sambil menatap tajam ke arah holdie
"kalian siapa??dan siapa aku?"tanya wanita itu dengan menatap heran ke arah samuel dan holdie
pertanyaan wanita itu membuat samuel dan holdie terdiam dan melihat ke arah wanita itu