
brian yang meluahkan perasaan nya pada ruby kemudian mencium bibir tipis nya ,sementara ruby hanya bisa pasrah karena tubuh nya di tindih oleh brian mereka berciuman cukup lama di sofa ruang tamu..
"ruby,kau adalah milik ku,jangan harap kau bisa kabur dari ku,semua tentang dirimu adalah milik ku,mulai saat ini aku ingin kau tinggal bersama ku,aku tidak ingin macaulay mengetahui kelemahan ku,jika dia tahu maka dia akan mengincar mu,kalau kau ada apa apa aku bisa menjadi gila ,"batin brian yang sedang melakukan kiss pada bibir ruby
di persembunyian.. macaulay...
"jason,carikan aku darah perawan,"perintah macaulay yang sedang terbaring di lantai nya
xdarah perawan?"tanya jason merasa heran,karena tidak biasa nya ketua mereka memilih mangsa
"benar,aku butuh darah perawan ,hanya wanita suci yang bisa membuat energi ku pulih,maka butuh banyak, kalau bisa tangkap sebanyak banyak nya,"
"baik, ketua"
jason kemudian meninggalkan kamar ketua nya..dan kemudian keluar mencari mangsa...
jason yang menyamar sebagai manusia biasa agar bisa mengelabui mata orang agar bisa mendekati para wanita yang masih muda..
"hai,cantikkkk.,mau kemana malam malam ini?"tanya jason pada wanita yang berdiri di tepi jalan,wanita itu adalah seorang mahasiswi...
"aku, ingin pulang,"jawab gadis itu dengan waspada
"bagaimana, kalau aku menghantar mu?"
"oh, tidak ,tidak,akan ada yang menjemput ku," jawab gadis itu dengan mundur kebelakang.
"hai ,kawan,"sapa seseorang yang tidak kenali yang tiba tiba muncul.
jason dan gadis itu berpaling ke arah suara itu,seorang pria asing berjalan mendekati mereka..
"nona, ini adalah kawan ku,dan kami pamit dulu,"kata pria itu dengan menarik tangan jason berjalan ke tempat lain...
pria asing itu yang tak lain adalah vampir utusan brian untuk mengawasi kota...
syukkk ....syukkkkk syukkkk
"kemana, kau ingin larikan diri?" tanya vampir itu yang sedang mengejar jason
jangan harap kau bisa menangkap ku," kata jason dengan melompat jauh ,mereka melompat sambil berjalan di atas mobil mobil yang parkir tepi jalan..
vampir itu mengunakan kaki kiri nya menendang punggung jason..dan jason tersungkur ke lantai,kemudian pria itu melompat menimpa tubuh jason yang masih tersungkur di bawah.dua vampir itu saling mengunjuk taring mereka dengan bola mata berubah hitam total.kemudian jason meninju dada vampir itu dengan mengunakan tangan kanan nya..vampir itu mundur menjauh dan kemudian mereka bertarung sengit.tidak lama kemudian 2 kawan lain nya pun telah tiba..mereka sama sama menyerang..
salah satu kawan vampir itu mengunakan kaki kiri menendang kaki jason sehingga membuat jason terjatuh dan kemudian kawan yang lain mengunci ke dua kaki jason hingga tidak berkutik,
vampir yang tadi dengan sergap menimpa di bagian tubuh jason dan kemudian merobek jantung sehingga terkoyak.jason yang meronta sudah tidak berdaya dan akhir nya tewas di tangan mereka...
di saat mereka ingin membakar nya..william tiba tiba muncul"
"kirim jasad ni ke alamat ini," perintah william dengan berikan alamat penerima nya,
kondisi jasad jason sangat mengerikan,dengan jantung yang sudah robek,dan darah nya yang berwarna biru.serta mata nya berwarna hitam penuh,dua taring yang tajam dan juga jari kuku yang panjang..
kantor albert...
"detektif ,ini sudah malam apa tidak pulang?" tanya salah satu bawahanya
"iya, mari kita sama pulang!,"kata albert yang meninggalkan kantor nya
karena penasaran mereka pun mengeluarkan senjata mereka untuk berjaga jaga dan kemudian albert membuka kain penutup itu tersebut...
ha........wuuoookkkkkkk
setelah melihat nya mereka semua pada lari ke samping memuntahkan semua isi perut mereka,walau selama ini mereka telah biasa melihat tubuh korban pembunuhan akan tetapi belum pernah yang separah ini,membuat mereka semua merasa menjijikan....
gila siapa yang membunuh nya?"dan siapa juga yang membawanya ke mari?"sebut salah satu bawahan albert yang mual mual
setelah itu mau tidak mau mereka terpaksa membawa jasad jason ke ruangan autopsi walau sebenarnya masih mual mual....
albert memerhatikan setiap detail kondisi tubuh ini..dia merasa heran dan penuh tanda tanda..
"ini, bukan manusia,"gumam albert
memiliki dua taring,mata hitam,kuku jari panjang,dan juga darah biru ini benar benar gila," kata albert yang sambil melihat seluruh tubuh jasad yang di depan nya
detektif ,ini sangat tidak masuk akal,apakah dia siluman jadi jadian?"tanya salah satu bawahan sambil memerhatikan wajah jason
selama aku bertugas, aku belum pernah melihat kasus seperti ini,detektif sebenar dia siapa dan siapa yang membunuhnya?"
"apakah zaman sekarang masih ada vampir?"
"vampiiirrr?"tanya serentak bawahannya yang memandang ke arah albert
kuku panjang,bola mata hitam,darah biru dan juga taring ciri ciri seperti ini hanya di miliki vampir," kata albert dengan wajah serius
"vampir ?"jadi vampir ini di bunuh oleh siapa"?apakah ada vampir lain lagi?"ujar salah satu bawahan dengan cemas
"jangan bilang kalau kita akan berhadapan dengan vampir?"kata serentak bawahan nya
"bisa jadi ,cuma siapa yang menghantar vampir ni ke mari?" dan apa motifnya?"kata albert dengan penasaran
dia mengingat kata brian bahwa vampir yang membunuh elice sebelumnya,terjadi banyak tanda tanya di dalam pikiran albert
setelah bawahannya kembali ke rumah masing masing,albert yang masih binggung kejadian ini masih belum beranjak dari kantor nya...
albert mengingat kembali kata brian.
macaulay adalah vampir mereka berjumlah sekitar 7-8 orang..perkataaan brian selalu muncul di kepala nya..dan juga dia penasaran brian yang dia kenal sebagai ceo dan mafia bagaimana bisa tahu tentang vampir apalagi brian sudah membunuh satu vampir..albert kemudian curiga bahwa vampir ini di kirim oleh brian..
albert mengeluarkan handphone nya dari saku celana nya.dia menekan nomor brian dan ingin menanyakan masalah ini ,akan tetapi panggilan di tolak oleh brian dari seberang sana..
"hm,apa yang dia lakukan ? "berani menolak panggilan ku,"gumam albert dengan kesal..
kediaman downson...
brian yang mencium bibir tipis ruby dengan waktu yang cukup lama sehingga membuat ruby ketiduran dan brian memeluk nya dengan sangat lembut,sambil memandang wajah gadis itu dengan tersenyum bahagia.,di saat handphone nya berdering brian memilih untuk menolak panggilan tersebut.di sebabkan dia tidak ingin panggilan itu mengganggu tidur gadis pujaan nya..
tidak lama kemudian william memasuki ruang tamu,ingin melapor kan sudah melaksanakan perintah ketuanya ..
"ketua ,"sapa william dengan pelan
"hm,"balasan brian dengan kode
"baik,"jawab william yang sudah mengerti kode yang di berikan,dia tahu kalau ketua nya tidak ingin membuat gadis itu terbangun