Ceo'S A 3000 Year Old Mafia

Ceo'S A 3000 Year Old Mafia
Pesta pernikahan



"Brian," balas Ruby dengan menatap Brian dengan senyum


"Ruby, ada yang ingin ku katakan pada mu."


"Ada apa?"


"Dulu aku pernah berjanji pada mu untuk membantu mencari orang tua kandung mu. saat itu William sudah mulai menyelidiki nya akan tetapi tidak ada petunjuk apa-apa.


Ruby, maaf. janji ku pada mu tidak bisa ku tunaikan."ujar Brian dengan sedih


"Tidak apa-apa, aku sudah tahu ini tidak mungkin lagi, apa lagi ini sudah lama dan mungkin saja aku dan orang tua ku tidak berjodoh, aku sudah lama tidak memikirkannya."jawab Ruby dengan senyum


"Apa kau tidak rindu pada mereka?"


"Rindu pasti ada, tapi jika jodoh kami sudah berakhir maka walau di pikirkan juga sia-sia, bukan kah lebih baik aku menghargai yang ada di depan ku sekarang."ujar Ruby yang melingkar kedua tangan nya ke pinggang Brian


"Apa kau benar berpikiran demikian ?apa kau tidak kecewa?"tanya Brian dengan menatap dalam


"Tidak, aku juga tidak menyalahkan mereka. aku hanya berharap mereka hidup baik-baik saja, dan aku juga hidup bahagia bersama mu di sini."jawab Ruby dengan senyum manis nya


"Terima kasih! Ruby, kau telah datang ke kehidupan ku."balas Brian dengan memeluk erat gadis pujaan nya.


"Brian, selama ini kau menjaganya dengan baik."kata Ruby yang menoleh ke arah gaun pengantin yang di depannya


"Karena itu milik mu honey, hanya diri mu yang layak mengenakannya, dan kau satu-satunya pengantin ku, ratu di klan kami."ujar Brian dengan mendekati wajah Ruby..


"Terima kasih, karena sudah menungguku begitu lama."ucap Ruby dengan senyum manis nya


"Ada satu hal yang ingin ku ingat kan pada mu."ujar Brian dengan menyentuh wajah Ruby


"Hal apa?"


"Jangan pernah senyum pada siapa pun terutama pria."ujar Brian dengan menatap mesra


"Tidak boleh senyum?apa kamu tidak salah?"


"Apa kau tahu? senyuman mu ini bisa membuat pria jatuh hati pada mu, salah satunya adalah aku."kata Brian dengan menatap dalam


"Ha? jadi apa kau ingin aku menunjukan wajah tidak senang pada mereka? lagian aku bersama mu selama 24 jam apa mungkin ada pria yang bisa mengejar ku?"


"Tentu saja tidak, oleh sebab itu aku harus menjaga mu selama 24 jam untuk selama nya, kau hanya boleh senyum pada ku ingat itu."kata Brian dengan brisik di telinga Ruby


"Kau benar-benar pria pencemburu."jawab Ruby dengan ketawa kecil.


Di hari pernikahan


Pesta di hadiri oleh ratusan tamu, selain anggota Naga Hitam dan Klan Vampir, juga di hadiri oleh pengusaha pengusaha lain nya


Brian dan Ruby menyambut tamu yang berdatangan sementara William, Kian, Jims dan Sean mempersilahkan para tetamu dengan jamuan minuman dan makanan yang serba mewah.


Dekorasi yang mewah di penuhi bunga warna warni dan hiasan-hiasan lain nya, para tetamu yang berdatangan semua adalah dari kalangan atas


"Ruby."suara panggilan dari jarak yang tidak jauh dari posisi Ruby dan Brian


"Bibi Shen, Cavon dan Jacob."ujar Ruby dengan senyum dan menatap Brian


"Istri ku, mereka datang untuk menghadiri pernikahan kita karena mereka adalah keluarga kita."kata Brian dengan senyuman mesra


"Selamat buat mu gadis ku sayang."ucap Bibi Shen dengan memeluk Ruby


"Terima kasih, Bibi sudah datang."ucap Ruby di pelukan Bibi Shen


"Hari ini adalah hari penting tentu saja kami datang, dan juga kakak ipar memerintah anggota nya untuk menjemput kami."kata Jacob dengan senang


"Kalian adalah keluarga Ruby jadi kalian juga keluarga ku."balas Brian dengan senyum bahagia


"Ruby, kau sangat cantik, gaun mu sangat indah."puji Bibi Shen


"Benar. Ruby, gaun ini seperti di buat oleh designer yang terkenal dari perancis."sambung Jacob yang memandang ke arah gaun pengantin Ruby


"Bagaimana kau bisa tahu?"tanya Cavon


"Cavon, lihat saja gaun di hiasi berlian tidak semua designer mampu membuat nya, hanya designer eropa yang mampu melakukannya. jadi patokan harga gaun ini pasti mencapai miliyaran."jawab Jacob dengan melihat teliti setiap detail gaun


"Miliyaran?" jawab serentak Bibi Shen dan Cavon


"Benar, kakak ipar kau sangat kaya, selain gaun pengantin yang mewah, dan pesta ini juga sangat mewah, aku yakin kalau acara ini juga menelan biaya miliyaran, karena dekorasi nya mewah dan pasti yang menghiasi nya juga dari eropa dan juga tamu yang hadir semua sekitar ratusan."kata Jacob dengan menatap Brian


"Pernikahan sangat penting, Ruby adalah istri ku oleh sebab itu aku ingin memberikan yang terbaik untuknya."kata Brian dengan menatap mesra pada Ruby


Ruby yang mendengar perkataan Brian merasa sangat terharu dan memeluk suami nya itu.


"Ehemm...kalian jangan mesraan di sini, aku dan Cavon masih belum punya pasangan kami jadi malu."ejek Jacob dengan ketawa.


"Jacob, Cavon, apa kalian mau bekerja di perusahaan ku??"tanya Brian dengan menatap Jacob dan Cavon


"Bekerja di perusahaan mu?"tanya serentak Cavon dan Jacob


"Benar, perusahaan ku ada dua lowongan kosong, aku akan menyuruh Sean atur untuk kalian jika kalian berminat?"kata Brian dengan senyum.


"Baiklah, ini kesempatan baik bisa bekerja di perusahaan kakak ipar sendiri ini sangat bagus."jawab Jacob dengan senang


"Baiklah. Brian, terima kasih"ucap Cavon


Sesaat kemudian mereka masuk ke acara itu untuk menyantap hidangan mewah bersama tamu tamu lain nya. tidak lama kemudian datang seorang wanita


"Ruby."teriakan wanita itu di gerbang pesta itu


Ruby yang mendengar ada yang memanggil nya langsung menoleh ke arah suara tersebut


"Shery."ujar Ruby yang hampir tidak percaya bisa melihat teman lamanya itu


"Ruby"sapa Shery dengan memeluk erat Ruby


"Shery, aku tidak menyangka bisa bertemu dengan mu lagi."kata Ruby dengan memeluk Shery


"Tuan Brian, menyuruh orang untuk menjemput ku di bandara. kami sengaja tidak memberitahu mu ingin memberi mu kejutan "kata Shery dengan senang hati


"Terima kasih, karena sudah hadir"


"Jangan ucap terima kasih pada ku,s emua masalah mu William sudah mengatakan nya pada ku, kalian berdua memang jodoh yang tak terpisahkan."


"Kalian sudah lama tidak bertemu, Shery tinggal lah untuk beberapa hari, aku yakin rlRuby pasti sangat merindukan mu."kata Brian dengan menatap ke arah Ruby.


"Baiklah, karena tuan Brian sudah mengatakan nya maka aku tidak berani membantah."jawab Shery dengan ketawa kecil


Acara pesta pernikahan yang di adakan secara mewah membuat Ruby bisa kembali berkumpul dengan Bibi Shen dan teman lama nya Shery.


Brian yang begitu mencintai Ruby akan melakukan segalanya untuk membahagiakan istri tercintanya itu


Brukk.


"Ruby."teriakan serentak Brian, Bibi Shen dan lainnya, saat melihat Ruby tiba-tiba pingsan


"Ruby, ada apa dengan mu ?"teriak Brian dengan cemas dan langsung membawa istrinya lari ke arah mobil