
"apa kau sering mengunakan trik seperti untuk memangsa wanita?"
kemudian ke empat bawahan nya keluar dari mobil dan menodongkan senjata pada pria itu.
"jangan bergerak," teriak serentak bawahan nya
kalian kira dengan senjata kalian bisa mengalahkan ku?kata pria itu tersebut
kemudian pria itu mengeluarkan kuku panjang nya dan dua taring tajam dan di saat dia mendekati albert dengan niat mencakar,albert dan kawannya melepaskan tembakan...
dor...dor...dor...dor...dorr..
tembakan serentak mengarah ke tubuh vampir itu akan tetapi tidak mempan sama sekali
si vampir kemudian beraksi mengunakan dua tangannya merebut senjata di tangan para detektif dan melemparkan ke arah lain ,albert yang menendang tubuh vampir tersebut akan tetapi tendangan nya tidak di rasakan oleh vampir itu..
vampir itu menangkap tendangan albert dan kemudian melemparnya ke arah lain.membuat albert tersungkur di lantai dengan merasa kan sakit di seluruh tubuh
pak ,"teriak serentak bawahan nya...
srekkkk...srekkkk...srekkk
vampir menggunakan cakarnya untuk mencakar para para lawan yang berada di hadapan nya..mereka mengelak ke sana ke mari dan akhirnya salah satu dari mereka tertangkap vampir itu dan kemudian menghempaskan ke lantai sehingga bawahan 4 tidak sadarkan diri..
satu tendangan yang di berikan oleh albert dari belakang nya membuat vampir itu menoleh ke belakang saat dia ingin dia mendekati albert langkah nya di hentikan
bawahan 1 dengan sergap mengunci kepala vampir itu dengan car menduduki pundak vampir itu
dan kemudian bawahan 2 mengunci kaki kiri vampir itu
bawahan 3 mengunci kaki kanan vampir itu.
kemudian albert mengambil kesempatan berlari laju arah ke vampir itu dan melesakkan tendangan dengan dua kaki ke tubuh vampir itu..
akan tetapi vampir itu mengeluarkan sekuat tenaga nya menghempas semua lawan nya dengan satu putaran badan nya..sehingga bawahan 1 terlempar jatuh ke lantai
bawahan 2 dan 3 di tendang oleh vampir sehingga terlempar jauh dan muntah darah...
"dasar vampir sialan aku bunuh kau,"teriak albert yang melaju tidak putus asa
aakkkkkkkkkkk
vampir mengunakan tangan kiri nya mengcengkram leher albert dan mengangkat nya sehingga albert meronta ronta ingin melawan dan memukul mukul pakai tanganya akan tetapi tangan albert tidak bisa menjangkau nya
pakk,uhuk uhuk uhukkk,"teriak bawahan 1
dengan luka parah karena hentakan kuat..
pak,auukkkkkkk," teriak bawahan 4 yang baru sadar akibat lemparan tadi.
sementara bawahan 2 dan 3 muntah darah dan tak berdaya...
albert yang sudah pucat karena gengaman kuat dari vampir membuat dia tidak bisa apa apa....
bawahan 4 mengunakan tali dasinya melingkar ke leher vampir dan berusaha menarikny sekuat tenaga dari belakang...
kemudian di susul dengan bawah 2 dan 3 dengan membantu menarik dasi itu tersebut
dengan hasil kerjasama mereka akhir nya vampir itu pun melepaskan albert dan kemudian beralih mencekik bawahan 2 dan 3 ,dua taring di tonjolkan dengan niat ingat menghisap darah mereka..
bawahan 4 dan 1 dengan mengunakan sekuat tenaga menarik tubuh vampir itu dari belakang agar tidak menggigit kawannya.alhasil tidak berguna
tiba tiba satu tembakan yang meluncur ke kepala vampir itu membuat vampir itu akhir nya tumbang ...
tembakan yang di luncurkan william menewaskan vampir yang hampir membunuh semua para anggota detektif..
albert yang masih tersungkur melihat vampir itu tewas di sampingny...
haii, pak tua apa kau masih hidup?"tanya brian dengan melihat ke arah albert yang tersungkur di lantai
uhukk uhukk..kenapa kau di sini?"tanya albert yang berdiri dan menahan sakit
kau kira kau adalah manusia besi,kau hampir saja membuat anak buah mu terbunuh," kata brian sambil menunjuk ke arah 4 bawahan itu
"detektif ,jika kau ingin membunuh nya hanya mengunakan peluru mu itu tidak ada gunanya," kata william dengan menunjukan senjata nya
peluru apa yang kalian gunakan?"tanya albert dengan melihat senjata yang di gunakan william,begitu juga dengan 4 bawahan lain nya..
peluru ini khusus untuk vampir ,peluru ini dari besi yang sudah di bakar.maka jika tembak ke arah ke kepala nya maka dia akan mati kepanasan ,"terang brian...
kenapa kau bisa tahu?"tanya albert dengan penasaran
di saat mereka lagi berbincang tiba tiba datang seorang yang lain adalah anak buah macaulay..karena lama tidak kembali maka dia pun keluar mencari vampir yang sudah di bunuh william.
kalian telah membunuh kawan ku,"teriak vampir yang baru datang dengan menonjolkan gigi taring tajam dan mata nya juga berubah hitam
baru mati satu datang yang lain,"kata albert
apakah peluru nya masih ada?"tanya albert
tidak,peluru nya hanya 1,"jawab william...
apa?"jawab serentak kelima detektif itu...
brian yang maju ke depan menunggu serangan vampir itu..
"heii, kau gila ya?"apa kau ingin mati?"teriak albert yang khawatir dengan brian
"tenang saja ,detektif ketua kami tidak lemah,"kata william dengan senyum
vampir itu berlari ke arah brian yang pas di depan nya..dengan dua tangan cakar yang panjang dan tajam mengarah ke brian dengan sergap brian mengelak dengan memutar tubuh nya dari cakar lawan nya itu secara tiba tiba brian berada di belakang vampir itu
"heeiiii,"ucap brian yang menepuk pundak vampir...
vampir itu pun menoleh ke belakang kemudian leher nya di cengkram oleh brian dan di hempaskan ke lantai dengan satu hentakan kuat yang membuat lantai aspal itu jadi retak...
dan akhir nya vampir itu pun tewas langsung
aksi itu di saksi kan albert dengan anak buah nya..mereka termenung melihat aksi brian yang hanya mengunakan satu hentakan langsung menewaskan si vampir....
tubuh vampir itu mengeluarkan darah biru yang mengalir ke mana mana...
"ayo pergi,"kata brian yang mengelap tangan nya dengan sapu tangan dan membuang ke wajah vampir itu
"baik ketua,"jawab william yang kemudian pergi meninggalkan albert dan kawannya
mereka kemudian mendekati vampir yang di bunuh brian..tentu saja mereka penuh tanda tanya...
pak,brian downson berhasil membunuh nya dengan 1 tangan,"kata bawahan 1
"iya,"jawab albert dengan binggung
bagaimana cara dia melakukan nya?"tanya bawahan 2
aku tidak tahu,aku hanya hampir tidak percaya dengan semua ini,"lanjut albert yang masih melihat kondisi vampir itu
aku rasa aku butuh dokter,"kata bawahan 4
aku juga,"jawab serentak bawahan 1,2,3
ayo mari kita pergi ,besok baru kita bicarakan lagi