
setelah memenangi pertarungan ini kian dan sebagian anggota nya pun meninggalkan tempat itu dan membawa mobil mereka menuju ke wilayah A...
untuk merebut kembali wilayah A....
kediaman giswen....
"bos,lapor semua anggota sudah di atur ke rumah sakit.ini akan menelan biaya sangat tinggi,mereka semua luka parah sehingga cacat."kata tony.
"tidak berguna semua nya,brian downson akan ku buat kau bangkrut lihat saja nanti."bentak samuel dengan kesal.
"bo,orang nya sudah datang."lapor anggota lainnya
"hai,tuan tampan"sapa wanita yang di carikan anggota untuk memenuhi keinginan samuel
"hm....cantik juga! hanya saja kau masih kalah dengannya."kata samuel dengan dingin
"kalah dengan siapa tuan?apa aku tidak cukup cantik?"tanya wanita pelayan itu
"kau cantik, tapi kau masih kalah dengan gadis idaman ku."akan tetapi untuk memuaskan ku sementara aku boleh mengunakan mu."kata samuel dengan membawa wanita itu ke kamar...
tony,apa perlu aku menghubungi ambulan?"tanya anggota itu
"tidak perlu*jawab tony cuek..
aaaaa...aaaaa... aaaa....tuan samuel kau gila."teriak wanita yang di siksa oleh samuel,sehingga suara nya menembus ke ruangan.
"aku rasa harus hubungi ambulan."ujar anggota yang membawa wanita itu tadi..
"terserah kamu saja ."jawab tony cuek..
kau datang kemari demi uang kan?wanita seperti mu hanya ingin uang."bentak samuel dengan melakukan aksinya dengan kasar.
*kau kasar sekali,pantas saja wanita idaman mu tidak mau bersama mu."ujar wanita itu dengan berusaha mendorong tubuh samuel yang menindih nya....
"apa yang kau katakan?dia bukan pel**ur seperti mu,kau ingin menghina dia,kau rasakan saja aku akan membuat mu mati."lanjut samuel dengan sangat kasar
aaaaaa.. aaaaaa..jangan..."teriak wanita tu yang kemudian tidak sadarkan diri...
klek....
"tony"teriak samuel yang keluar dari kamar
iya bos!!!
"buang wanita ini jauh jauh."perintah samuel dengan wajah suram .
"baik bos"jawab tony dengan cemas
"bos,wanita itu tidak bernafas."kata tony yang segera keluar dari kamar
"kenapa kau cemas?"apa kau tidak pernah melihat orang mati!?"bentak samuel
"tidak bos,akan aku lakukan"
"sialan,dasar wanita tiba tiba buat aku tidak selera."gumam samuel dengan kesal
*kapan aku akan mendapatkan mu?wanita ini benar benar membuat ku gila,serasa ingin ku culik saja dari sisi brian downson,senyuman nya itu benar benar memikat hati pria,aneh padahal aku sudah cuba main wanita lain tapi tetap saja senyuman nya yang ku bayangkan."batin samuel.
samuel yang masih emosi dengan anggota nya yang di kalahkan kemarin dan belum mengetahui 50 anggota lainnya sudah tewas di tangan kian dan lainnya...sementara di wilayah A sudah mulai di serang
dor...dor...dor...dor ..dor
bunyi tembakan beruntun tanpa henti..serangan bertubi tubi di lakukan kian sehingga lawannya tidak berkutik....korban dari harimau putih berjatuhan semua tewas dalam seketika .
wilayah A di kuasai penuh selama ini olah naga hitam..mereka sengaja membiarkan anggota harimau putih menguasai wilayah tersebut dengan niat ingin mengelabui samuel giswen...
jumlah anggota naga hitam tidak terhitung kan lagi yang selama ini di ketuai oleh brian downson dan di wakili kian
"buang jasad mereka agar tidak mengotori tempat kita"perintah kian pada anggota nya
"baik kak"jawab serentak para anggota
keesokan harinya
kediaman giswen....
"apa?"teriak samuel dengan dengan emosi
"iya,bos dapat laporan semua anggota kita tewas dalam satu malam,dua wilayah telah di rebut kembali."kata tony dengan cemas
"bren***ek ,ternyata dari awal mereka hanya pura pura kalah,ini semua adalah rencana brian downson.aku terlalu menganggap remeh pada nya."bentak samuel dengan sambil membanting barang yang di mejanya.
"bos,bagaimana kalau kita kembali ke jepang."tanya tony...
"tidaaakkk,aku tidak akan pergi begitu saja"
"bagaimana jika mereka menyerang ke sini?"
"brian downson tidak akan melakukan nya,jika dia mau dari awal sudah di lakukan nya,dia hanya ingin merangkap semua anggota kita dan kemudian bunuh mereka semua,dia sengaja ingin membuatku emosi ini adalah peringatan dari dia,brian downson lihat saja nanti aku akan merebut semua yang ku inginkan."teriak samuel dengan emosi tinggi
kediaman downson .
"kian,kerja mu sangat bagus aku yakin samuel sekarang pasti mengila."kata brian dengan ketawa.
"benar ketua,anak buah nya di kalahkan dalam dua malam,yang masih hidup sudah tidak berguna lagi."lanjut kian..
"bagus sekali,,kumpulan terbesar nya di jepang dan amerika,aku telah mengutuskan jims untuk ke amerika,aku ingin lebih mengetahui kumpulan mereka semua tiba saat nya baru dihancurkan."
"amerika adalah geng terbesar nya di sana,dan jepang hanya sebagian,jika kita menghancurkan geng nya yang di amerika sama saja kita sudah menikam jantung nya."jelas kian...
"iya,maka kita harus mengetahui dulu keberadaan mereka yang ada dimana saja."
"ketua,kenapa kita tidak menculik samuel saja?"
"kalau kita culik juga tidak ada gunanya,tanpa dia harimau putih tidak akan hancur,tetapi jika tanpa anggota nya samuel bukan lah siapa siapa.maka intinya adalah geng nya yang harus kita hapus."kata brian dengan tegas
"betul ketua,lalu apa yang harus kita lakukan?bagaimana dengan pernikahan ketua dan nona?apakah di tunda karena samuel?"tanya kian dengan hormat
"ruby meminta ku menyelesaikan masalah ini dulu,maka aku harus menunda nya."jawab brian dengan muram
"samuel sudah kalah,jika pernikahan di langsung kan dia juga tidak bisa buat apa apa."
"aku juga ingin segera menikahi ruby,akan tetapi aku mempunyai firast buruk dalam seminggu ini."kata brian dengan duduk bersandari kursi besarnya
*firasat buruk?ketua apakah anda bisa melihatnya?"tanya kian yang sudah tahu ketua nya bukan lah manusia biasa
"iya,bahkan sangat jelas,ini membuat ku tidak tenang dalam beberapa hari ini."
"akan tetapi nona di rumah bersama ketua,maka dia tidak akan apa apa."
"walau dia di sisi ku ,bayangan itu masih muncul di pikiran ku,kian ini sangat menakutkan untuk pertama kali aku mengalami nya."
"ketua ,bagaimana jika aku memerintah anggota kita untuk menjaga di luar,mungkin saja ini akan membantu meringankan beban pikiran ketua."kata kian dengan khawatir .
"tidak perlu ruby tidak akan kemana pun.dia sangat baik dan mendengar perkataan ku tanpa membantah."
"apa nona tidak curiga?"