
"sean"ujar william
"iya"jawab sean dengan menatap william
"kalau bukan karena kau adalah teman ku maka aku ingin membunuh mu"kata william dengan kesal
"kenapa ?"tanya sean heran
"sean,kau sudah lama mengikuti ketua di bandingkan ku dengan jims,tapi kau tidak mengerti pemikiran ketua,betul kata william jika kau bukan teman maka ingin ku siksa kau sehingga otak bodoh mu itu keluar."ujar kian dengan jengkel
"dari dulu kian sudah mengawasiwanita itu, jadi mana mungkin ketua tidak mengenal wanita itu,sean! kau benar benar memalukan klan vampir kita."sambung william dengan menepuk pundak sean
"iya ya aku salah"jawab sean dengan menunduk
"kian,aku serahkan tugas untuk mu ubah kumpulan harimau putih menjadi naga hitam yang di amerika dan jepang,dan juga kumpulan kita yang di kota A dan jepang kian yang memegang kendali,sementara jims urusan amerika sana aku berikan kepada mu untuk menjalani nya."perintah brian dengan menatap jims dan kian
"baik ketua"jawab serentak kian dan jims
"mungkin saja aku ingin cuci tangan dan mundur dari naga hitam."kata brian
"apa?cuci tangan?"teriak serentak mereka berempat
"aku pernah berjanji pada ruby untuk mundur dari dunia mafia,maka tugas ini akan ku berikan pada kalian ,william, kian,dan jims kalian urus kumpulan mafia dan klan vampir."sambung brian dengan menatap serius ke mereka semua
"ketua,apa ketua ingin mundur dari klan vampir?"tanya william dengan serius
"tidak,jika klan vampir aku tidak mundur, hanya saja aku akan jarang ke sana,aku sendiri juga vampir jadi mana mungkin bisa mundur.hanya saja aku belum bisa mengenalkan ruby pada mereka semua,aku ingin memberi nya waktu ,aku tidak ingin menakuti nya."jawab brian dengan menatap william
"baiklah,kalau begitu ketua!jadi apa ketua sudah tetap kan tanggal pernikahan?"tanya william
"minggu depan,aku ingin segera menikahi nya ini sudah tertunda lama."jawab brian dengan serius
"ini akan seru ,ketua perintahkan saja apa yang harus kami lakukan."tanya sean dengan ria
"memang kau vampir bodoh bisa apa?"tanya serentak william jims dan kian.dengan menatap tajam ke arah sean
di malam hari...
klek...
"brian,mereka sudah pulang?"tanya ruby yang baru bangun dari tidur nya..
"iya ,mereka baru kembali."jjawab brian yang mendekati ruby
"aku masih belum berterima kasih pada mereka,mereka sudah membantu kita dan juga jims sudah menyelamatkan ku saat di hutan."ujar ruby dengan menatap brian
"baiklah,gadis kecilku ingin mengunakan cara apa untuk berterima kasih pada mereka?"
"traktir mereka makan"jawab ruby dengan senyum..
"makan?baiklah besok aku pesan makanan di restoran dan kita traktir mereka semua."jawab brian dengan memeluk erat tubuh ruby
"tidak,aku ingin makan masakan mu,aku sudah lama tidak memakan nya."kata ruby
"baiklah,kalau begitu aku masak untuk mu,aku akan masak semua makanan kesukaan mu."jawab brian dengan mencium kening ruby
"benarkah?"
"iya,asal kau minta pasti ku lakukan."jawab brian dengan senyum
ke esokan harinya..
lauk pauk menghiasi meja makan..atas permintaan ruby ,brian memasak semua makanan dengan tanpa bantuan siapa pun...dia tidak mengizinkan ruby untuk membantu nya sama sekali..
"wah ketua, ini hari apa?kenapa bisa banyak lauk di meja dan ketua memasak nya sendiri?"tanya sean dengan binggung
"sean,bisa kah kau jangan banyak bertanya?"kata serentak kian,jims dan william
"selamat pagi nona"ucap serentak mereka berempat..
"kalian sudah datang!ayo makan bersama,istri ku ini meminta ku masak sendiri untuk berterima kasih pada kalian."kata brian dengan duduk bersama mereka
"ini sangat luar biasa,nona sebenarnya tidak perlu ini hanya kewajiban kami."kata jims dengan menatap ruby dan brian
"tidak apa apa,aku tahu selama empat bulan ini kalian ikut mencari ku,jadi aku ingin berterima kasih pada kalian dan makan bersama kalian."ujar ruby dengan menatap mereka semua
"baiklah nona terlalu sungkan."jawab serentak mereka berempat
"ketua, besok aku akan berangkat ke jepang dan jims akan amerika"kata kian dengan menatap brian
"baik lah ,kalian urus sesuai yang ku katakan."jawab brian dengan mengambil lauk ke piring ruby yang duduk di sampingnya
xcepat kali kalian pergi ?jadi kapan kalian pulang?"tanya ruby dengan menatap jims dan kian
"belum tentu, nona kami ingin mengurus kumpulan baru di sana,mungkin masih lama."jawab jims dengan menatap ruby
"berarti kita tidak bisa bertemu lagi."ujar ruby
"ruby,di depan suami mu kau ingin bertemu pria lain?"tanya brian dengan menatap dekat
"apanya?kau cemburu sama teman sendiri?"
"jangan cuba cuba melihat pria lain apa kau tahu,pria mu ini sangat pecemburu."kata brian dengan berisik ke telinga ruby
mereka yang begitu mesra membuat jims, kian, sean dan william agak canggung..akan tetapi mereka hanya bisa diam seribu bahasa
beberapa hari kemudian..
"brian,besok aku akan bertemu dengan shery dia bilang dia akan keluar negeri perusahaan nya menyuruh nya ke sana."kata ruby
"baiklah,tapi biar william yang menghantarmu."jawab brian dengan menatap ruby
"baiklah,ada yang ingin ku tanya kan."
"ada apa?"
"brian, kenapa darah ku menjadi biru?"tanya ruby dengan menatap brian
brian membulatkan mata besar nya dengan menatap ruby yang duduk di samping nya..
"darah mu sudah berubah warna?"
"iya,apa aku jadi vampir?"
"ruby,ada sesuatu yang ingin ku katakan pada mu."
"apa?"
"selama ini aku menyiapkan minuman untuk mu, setiap kali aku mencampurkan cairan ke dalam nya,cairan itu adalah dari darah ku dan juga obat yang ku olah sendiri."jawab brian dengan menarik ruby ke dekapannya
"cairan?apa aku akan menjadi vampir?"tanya ruby dengan menatap serius
"tidak sayang,darah itu untuk membuat mu bisa selama nya bersama ku dan obat itu untuk mencegah agar kau tidak seperti kami.jadi kau tidak akan mempunyai dua taring atau pun kuku yang panjang."jelas brian dengan senyum
"ah..kapan kau mulai melakukan nya?"
"apa kau ingat saat aku menyelamatkan mu dari anak buah macaulay.di saat itu kau trauma.aku memberimu segelas susu dan kau minum nya sampai habis itu pertama kali nya."jawab brian dengan mencium pipi ruby
"apa maksud mu aku akan hidup lama?"
"tentu saja,kau akan hidup bersama ku selama nya,jadi ingat di dalam tubuh mu itu sudah ada darah ku,jadi semua milik mu sudah menjadi milik ku jadi jangan coba coba jatuh cinta pada pria lain."kata brian dengan mengoda.