
klek....
brian membuka pintu dan masuk ke kamar..dia melihat sekeliling mencari tunangan nya .akan tetapi gadis itu tidak ada di kamar,lalu brian pun menuju ke kamar mandi...
tok tok tok.
"ruby,apa kau di dalam?"
"ruby....ruby...,apa kau ketiduran lagi?kalau kau tidak buka pintu nya aku akan masuk ya?"tanya brian yang kemudian masuk ke kamar mandi nya..
memang gadis kecil ku,bisa nya dia tidur lagi dengan merendam air begitu lama."kata brian dengan mendekati ruby yang ketiduran tanpa sehelai benang di tubuhnya.
kenapa tidak waspada bisa nya tidur dalam kondisi terbuka seperti ini,andaikan yang masuk ke sini adalah pria lain."ngerutu brian dengan menutupi tubuh ruby dengan handuk.dan kemudian menidurkan nya di kasur.
di saat brian ingin membuka handuk nya dengan niat ingin mengeringkan tubuh tunangan nya itu tiba tiba saja ruby membuka mata nya...
brian,kenapa aku di sini bukan nya tadi aku di kamar mandi?"tanya ruby dengan mengucek mata nya.
"ruby ,kau ketiduran lagi dengan merendam air di kamar mandi,apa kau tahu kau akan masuk angin dan demam."kata brian dengan ingin menanggal kan handuk yang di balut di tubuh ruby..
ke..kenapa kau mau melepaskan handuk ku."teriak ruby dengan menahan handuk nya
ruby,tubuh mu masih basah kau tidak bisa tidur seperti ini kau akan demam."kata brian dengan memaksa ingin menarik handuk nya
iya ya,jangan menarik lagi,aku tidak pakai baju ."teriak ruby dengan merasa malu.
ruby,semua tubuh mu aku sudah hafal.jadi kau tidak perlu malu lagi."goda brian dengan senyuman dekat ke wajah ruby..
kau,brian kau benar benar xkata ruby dengan menutup bagian dada depannya..
hahahah.kenapa kau masih malu?ternyata saat kau malu wajah mu sangat mengemaskan."goda brian dengan berisik di telinga ruby..
"brian,aku ingin memakai baju ku."
tidak perlu."goda brian dengan mencium leher tunangan nya
apa yang kau lakukan brian?"tanya ruby dengan menahan tubuh brian yang menindih nya
"aroma yang wangi."kata brian dengan mencium bagian wajah dan leher ruby.
"brian,apa kau ingin melakukan nya?"
tidak ruby,aku hanya akan melakukan nya di saat kita sudah menikah, nanti dan jika kau sudah bersedia."jawab brian dengan tatapan lembut...
ruby kemudian mencium bibir brian yang masih berada di atas tubuhnya.
"ruby,apa kau sengaja mengoda ku?"
"tidak."
apa kau tahu jika kau menahan ku seperti ini maka aku akan membuka semua balutan di tubuh mu ini."kata brian dengan tubuh nya yang terkena bagian dada ruby.
"brian,kau adalah tunangan ku,dan juga kau telah memberiku segalanya.tidak salah jika aku ingin menyerahkan hidup ku pada mu."jawab ruby yang kemudian melanjutkan ciuman nya dengan brian.
"ruby ,jika aku melakukan nya kau tidak bisa menyesali nya?"
"kenapa aku harus menyesal?"
ruby,aku hanya melakukan nya saat kau benar benar bersedia, aku tidak ingin kau merasa ada tekanan."
ruby yang sangat mencintai brian karena brian sudah melakukan banyak hal untuk nya dan menjaga nya selama ini..tidak membuat dia merasa ragu jika dia memilih untuk hubungan yang lebih lanjut
brian kemudian melepas handuk balutan tubuh ruby dan juga pakaiannya sendiri...
"ruby,apa kau yakin?kau ketakutan ruby."tanya brian yang menatap gadis pujaan yang sedang gemetaran.
"tidak apa apa,wajar jika pertama kali."jawab ruby dengan memeluk brian
"baiklah."jawab brian dengan melakukan aksi nya dengan lembut
"ruby,kau kesakitan?apa kau mahu aku berhenti saja?"tanya brian dengan tidak tega..
"aku tidak apa apa."jawab ruby dengan menahan sakit yang di rasakan
"katakan jika kau tidak bisa menahannya."kata brian.dengan melanjutkan aksi nya dengan pelan
keesokan hari nya...
brian menyiapkan makanan di dapur untuk gadis pujaan nya.dan seperti biasa brian mencampurkan tetesan cairan itu.dan setelah siap.brian menuju ke kamar tidur.
klek...
"gadis kecilku,memang suka tidur."kata brian dengan mencium wajah ruby yang mulus itu
bangun honey."bisik di telinga ruby
em..sudah pukul berapa!?"tanya ruby yang setengan sadar
"sudah pukul 09.00 kau harus mandi dan sarapan ."ujar brian dengan menatap dekat di wajah ruby
aku masih mau tidur,"kata ruby dengan kemudian memeluk tubuh brian yang berada di sampingnya
apa kau sangat suka memeluk ku?"tanya brian dengan menyentuh kepala nya ruby
aku sudah kebiasaan tidur di pelukan mu,jadi kau harus bertanggung jawab."
hahahah..baik la, aku akan memeluk mu seumur hidup."jawab dengan senyum
"biarkan aku tidur sebentar"
aku sudah siapkan sarapan mu honey,sudah pukul 09.00 waktu mu sarapan,ayolah biarkan aku mandikan mu dulu."kata brian dengan mengendong ruby yang di tutupi selimut karena masih dalam kondisi tanpa pakaian..
ah..tidak aku sendiri saja,tidak usah mandi kan aku."teriak ruby dengan malu
"apa kau masih malu?aku adalah suami mu tidak perlu malu pada ku lagi."
brian downson, lepaskan aku,sudah ku bilang aku mandi sendiri."teriak ruby memenuhi ruangan kamar
kalau kau melawan lagi aku akan melakukan nya di kamar mandi ."kata brian dengan sengaja mengancam
nanti setelah siap sarapan ada yang ingin ku tunjukan pada mu."kata brian dengan menatap ruby yang sedang makan
"apa itu?"
sesuatu untuk mu, aku yakin pasti suka."kata brian dengan senyum menatap ruby.
benarkah?aku jadi penasaran."jawab ruby dengan ceria
klek....
brian dan ruby masuk ke sebuah ruang yang luas di hiasi warna emas.yang di kediaman nya..
ini?"kata ruby dengan membulatkan mata besar saat melihat sesuatu yang di depannya
ruby ,ini adalah milik mu."kata brian dengan memegang tangan ruby mendekati sesuatu yang di depannya
sangat indah,"kata ruby yang terpesona dengan melihat gaun pengantin yang di sediakan oleh brian.
iya brian telah menyediakan gaun pengantin yang di siapkan khusus buat ruby..gaun itu di buat oleh designer asal perancis..gaun berlapis manik dan berlian menghiasi gaun panjang nya.
"apa kau suka?"
"brian,bukankah terlalu mewah?"
"ruby,aku ingin memberikan mu yang terbaik,ingin menjadikan mu pengantin paling cantik di dunia,dan juga yang paling bahagia."ujar brian yang memeluk ruby dari belakang.