
"apa kau yakin bisa melakukan lebih untuk ku?"tanya brian yang masih menahan ke dua tangan holdie
"tentu saja,jika dia layak mendapat rumah itu maka aku lebih layak kan.brian jika suatu saat dia memang kembali apa kau akan meninggalkan ku?"
"dia adalah masa lalu,dan aku akan lebih menghargai yang ada di depan ku sekarang."jawab brian dengan senyum.
tok tok tok....
"sudah malam begini siapa yang mengetuk pintu."kata holdie dengan kesal
"aku lupa memberitahu mu ,aku ada hadiah besar untuk mu ,mungkin mereka sudah membawa nya kemari."jawab brian dengan bangkit dari tempat tidur
"hadiah ?"kau selalu yang memberiku kejutan."jawab holdie dengan senang
klek....
"ketua"sapa serentak sean, kian dan tiga pria lain nya
"kian,kalian sudah datang,masuk"ujar brian
"brian,mereka siapa!?"teriak holdie dengan kaget yang langsung segera menutupi tubuh nya dengan selimut...
"ketua ,mereka sudah tahu apa yang harus mereka lakukan"ujar kian dengan menatap brian
"bagus"jawab brian
"brian, apa semua ini?siapa mereka?kenapa mereka semua kemari?"tanya holdie dengan cemas
"holdie giswen"sebut brian dengan duduk di kursi
"a...apa?"tanya holdie dengan kaget
"sampai kapan kau ingin berpura pura?kau kira ketua kami tidak tahu kau siapa?"ujar kian dengan menatap holdie
"brian, apa maksud dengan semua ini aku tidak mengerti?"tanya holdie dengan wajah pucat
"holdie giswen adalah adik dari samuel giswen yang merupakan ketua mafia harimau putih"jawab brian dengan tatapan tajam
"kau..kau.. kenapa bisa tahu?"tanya holdie terbata bata
"dari awal aku sudah mengenal mu,sebelum kau datang menjumpai ku di club malam,semua tentang harimau putih aku sudah mengetahuinya dari awal,samuel mempunyai seorang adik perempuan mana mungkin aku tidak tahu."jawab brian dengan senyum sinis
"jadi kau sudah tahu aku siapa?kenapa kau masih mengoda ku dan ingin pacaran dengan ku?"tanya holdie yanv gemetaran
"kenapa?kau tahu aku menyukai mu?kenapa kau buat begitu pada ku apa karena kakak ku adalah musuh mu?ini tidak adil brian ini tidak adil.aku tidak tahu tentang bisnis dan apa yang dia buat terhadap mu ,jadi kau mana bisa membalas ku karena dia."kata holdie dengan teriak
"apa kau kira aku suka menyerang wanita?aku membiarkan kau mendekati ku hanya karena satu alasan."jawab brian dengan serius
"alasan apa?"tanya holdie dengan mata memerah
"ruby!kau dan samuel menahan nya,dan karena ulah mu dia telah koma selama tiga bulan,dan akhir nya sadar dan samuel kakak mu itu malah ingin menikahinya.apa kau kira aku akan membiarkan kakak mu berhasil?"bentak brian dengan tatapan ingin membunuh
"ti..tidak,itu bukan aku..,itu kakak ku yang melakukan nya,bukan aku,kau tidak bisa menyalahkan ku,kakak ku yang membawa nya pergi."jawab holdie dengan takut
"tapi kau lah yang mengupah orang untuk menabrak nya dan di saat dia sudah tidak berdaya, pembunuh upahan mu itu ingin sekali lagi menabrak nya.dan kemudian seseorang membunuh nya dan membawa ruby pergi,"jelas brian dengan emosi..
"tidak! bukan aku ,brian kau salah."jawab holdie dengan menyangkal.
"perkataan mu dengan kakak mu itu menjadi bukti jika kau pelaku utama nya,dan pria yang membawa ruby pergi dia adalah orang suruhan kakak mu.mungkin dengan alasan ini aku harus berterima kasih pada kakak mu,jika bukan dia maka aku sudah kehilangan ruby."kata brian dengan emosi
"perkataan ku dengan kakak ku maksud mu?"tanya holdie yang sudah mulai pucat
"kalung yang ku berikan ada terpasang alat pendengar di bagian belakang permata,apa yang kau katakan semua sudah terekam."kata brian dengan mengeluarkan alat rekaman dari baju nya..
"tidak tidak!jika kau tidak mencintai ku kenapa saat pertama kali kau melihat ku kenapa memelukku dan mencium tangan ku?dan juga jika kau masih mencintai wanita itu kenapa kau berfoya foya dengan wanita lain hampir setiap malam,dan juga kau juga tidak pulang kerumah mewah mu itu?"
"wanita bodoh.dari awal aku sudah curiga jika tunangan ku bersama kalian.hanya saja aku butuh bukti lebih nyata,aku memang sengaja tidak pulang ke rumah itu karena agar kau mengira jika aku sudah melupakan tunangan ku,aku berfoya setiap malam itu hanya trik untuk memancing mu.mereka semua adalah pekerja ku yang di club itu,karena club itu adalah milik ku."jawab brian dengan tatapan emosi
"tidak mungkin ,aku merasakan kau mencintai ku di saat pertama kali kita bertemu,brian aku sudah mencintai mu selama sepuluh tahun brian,kalau kau tidak mencintai ku ,tidak mungkin kau memeluk ku dan mencium tangan ku kan?"
"wanita bodoh,kau kira aku memeluk mu karena aku menyukai mu,aku hanya ingin pastikan tunangan ku ada di tangan mu,aroma ruby menempel di tubuh mu.jadi aku sangat yakin sebelum kau menjumpai ku malam itu kau ada menemui nya.aku mencium tangan mu karena hanya ingin memastikan tangan mu memang ada menyentuhnya.pelukan ku juga karena aroma nya ada di tubuh mu dan aku hanya ingin memastikan."jelas brian dengan panjang lebar
"aroma?tidak mungkin mana mungkin kau tahu?"
"dia adalah wanita ku,tentu saja aku bisa mengenal aroma nya,siapa pun yang menyentuh nya tentu saja tidak bisa membohongi ku."jawab brian dengan kesal
"nona giswen,kami dari dulu sudah mengetahui jika kau menyukai ketua kami,karena ketua kami sangat mencintai nona ruby maka kau mengupah orang untuk membunuhnya ,demi ingin bersama ketua kami,selama empat bulan ini kami tidak berhenti menyelidiki keberadaan nona ruby dan pembunuhan itu,dan akhirnya kami sudah dapat jawabannya.karena ulah mu nona ruby jadi amnesia."bentak kian dengan menatap tajam ke arah holdie
"brian,aku tahu aku salah tapi aku sangat mencintai mu."kata holdie dengan menangis
"holdie giswen, jika bukan karena aku ingin tahu keberadaan tunangan ku maka dari awal kau sudah ku bunuh."
"brian ,dia tidak layak lagi bersama mu,dia sudah bersama kakak ku dia juga amnesia dia mengira kalau kakak ku itu adalah tunangan nya,kau tahu sifat kakak ku kan?semua wanita yang bersamanya pasti sudah di tiduri tidak terkecuali ruby apalagi mereka sudah bersama selama satu bulan semenjak dia sadar dari koma."ujar holdie berusaha mau merusakkan hubungan brian dan ruby