Ceo'S A 3000 Year Old Mafia

Ceo'S A 3000 Year Old Mafia
pria asing mendekati ruby



"ketua"sapa william


"hm"jawab cuek brian yang sedang fokus pada komputer nya.


tadi saat di bandara aku melihat samuel giswen,"kata william yang berdiri di depan meja brian...


"lalu?"


apa tujuan dia kembali ke kota A?"seharus nya dia tidak punya urusan di sini


"selidiki saja,aku rasa dia punya rencana lain,"


"ketua,apakah dia kembali untuk mencari masalah lagi dengan mu?"


"biar saja,"


aku dengar kumpulan harimau putih sekarang sudah lebih kuat dari dulu.dan anggota mereka juga sudah bertambah banyak,bisa jadi dia kembali bersama anggota nya,"kata william dengan penuh curiga.


"apakah dia melihatmu dan ruby?"tanya brian dengan menatap william.


"tidak,aku menunggu di mobil,"


perintah kian awasi setiap wilayah kita,tetap terjaga selama 24 jam ke kedepan,jika geng mereka berani bertindak maka kasih mereka pelajaran.bila perlu bunuh saja,"perintah brian.


"baik ketua,ada lagi ketua,samuel di kenal sebagai pria yang playboy.selama ini sudah bermain dengan banyak wanita kemudian di tinggalkan,"kata william yang selama ini sedang menyelidiki setiap musuh


"aku tidak peduli kehidupan pribadi nya,awasi dia dengan baik ,selidiki siapa saja yang bersama nya,"perintah brian.


keesokan hari nya....


sean membawa brian melihat rumah yang mau di beli



"ketua, ini tempatnya."


aku yakin gadis ku itu akan menyukai nya,buat atas nama ruby lien,"kata brian


"baik ketua."


bagaimana dengan barang itu apakah sudah sampai?"tanya brian dengan menatap sean


"sudah ketua,akan ku hantar ke rumah,"jawab sean dengan menunduk..


"baiklah ,tapi jangan beritahu nya dulu.aku ingin memberikan nya di saat kami pindah,"kata brian yang kemudian masuk mobilny.


"baik ketua,"jawab sean dengan menunduk dan kemudian masuk ke mobil


di cafe ....


"bagaimana dengan kerjamu di sana sher?"


tanya ruby


sudah selesai ,akhirny aku tidak perlu pergi lagi"jawab shery dengan senang hati


di sisi lain samuel yang berada di dalam mobil yang di bawa supirnya sambil melihat ke arah jendela..saat mobil nya melewati sebuah cafe tiba tiba saja harus berhenti....


stop,"kata samuel yang sedang menatap gadis di dalam cafe itu tersebut .


wanita ini ,bukankah dia yang di bandara itu,"gumam samuel


kemudian samuel pun keluar dari mobil dan melangkah masuk ke cafe..kemudian dia berjalan ke arah ruby yang sedang duduk di dekat jendelan sana..


"nona"


ruby dan shery memandang ke arah pria yang memanggilnya...


anda mencari siapa tuan?"tanya ruby dengan melihat ke arah pria yang berdiri di sampingnya.


"mata yang indah,"gumam samuel.


tuan ,apa anda baik baik saja ?"kenapa kau menatap teman ku terus?"tanya shery dengan nada tinggi


maaf,apa nona masih ingat pada ku?"tanya samuel yang tidak beralih pandangan nya pada ruby.


"tidak,tuan"


"kita pernah bertemu di bandara,"


oh,iya benar,maaf saat itu aku terburu,"kata ruby yang kemudian berdiri dari tempat duduknya..


tidak apa apa,tidak menyangka kita bisa bertemu lagi di sini,"kata samuel dengan alasan karena niat nya ingin mendekati gadis yang di depan mata nya.


shery yang melihat mata pria itu menatap ruby tanpa beralih merasa pria ini memiliki niat jahat


"ruby"


mari kita pulang,"ajak shery dengan menarik tangan ruby dengan cepat meninggalkan cafe itu


nona??"teriak samuel dengan menyusul ikut keluar dari cafe ...


akan tetapi mereka sudah jalan jauh..


shery dengan menarik tangan ruby sambil berlari dengan cepat....


shery,berhenti!aku akan mati di buat mu,"kata ruby dengan kecapean.


maaf, ruby!aku tadi hanya ingin mengelak dari pria itu,"


"kenapa kau kenal sama dia?"


"tidak,aku merasa dia adaalh penjahat,"


aaaaaa ...,"teriak shery yang kaget karena pundak nya di tepuk dari belakangnya


"nona, apa kalian tidak apa apa?"tanya pria yang tiba tiba muncul itu


"william ,"kata serentak ruby dan shery.


kenapa dengan kalian ?kenapa kecapean dan ketakutan begini?"tanya william dengan melihat mereka seperti di kejar seseorang


itu,tadi ada pria tah darimana ,tiba tiba mendekati ruby ,dan juga aku lihat mata nya menatap ruby terus tanpa beralih.aku takut dia punya niat jahat makanya aku bawa ruby cepat pergi dari sana ,"terang shery yang nafas nya masih belum teratur


aku rasa mungkin kebetulan saja,karena kemarin kami ada ketemu di bandara tanpa sengaja,"terang ruby pada william


nona,biar aku menghantar mu pulang,ketua sudah menunggu mu di rumah,"kata william


ruby, kau pulang dulu,aku masih mau ke kantor ku ,"kata shery dengan menatap ruby


baiklah ,kalau begitu sampai jumpa,"pamit ruby pada shery.


kediaman downson....


ruby dan william tiba di rumah downson.di sana brian yang sedang duduk di ruangan nya dengan fokus ke lap top...


"brian"


"ruby,kau sudah pulang,"kata brian yang mendekati nya..


iya,apa kamu sedang sibuk?"tanya ruby yang di peluk brian ..


"kenapa ada aroma pria di tubuh ruby?"batin brian.


cuaca hari ni panas,aku ingin mandi dulu,"kata ruby yang melepaskan pelukan brian


baiklah,selepas itu kita makan bersama,"kata brian


baiklah,"jawab ruby yang kemudian pergi meninggalkan brian dan william


brian melihat gadis itu menuju ke lantai atas


"william, siapa yang di temui ruby?"


"nona shery,"


"kenapa ada aroma pria di tubuh ruby?"tanya brian yang menoleh ke arah william


ketua,tadi aku dengar nona shery mengatakan ,saat di cafe nona ruby di dekati seorang pria ,dan mereka pernah bertemu sebelumnya di bandara,"jawab william


"lalu apa yang di lakukan pria itu pada ruby?"


"tidak ada,nona shery mengatakan,pria itu memandang nona terus tanpa mengalih pandangankarena takut maka nona shery membawa nona ruby cepat keluar dari cafe,"lanjut william lagi


"selidiki pria itu,"perintah brian dengan wajah datar


"baik ketua."


makan siang...


ruby dan brian makan bersama .brian selalu melihat ke arah ruby dengan tersenyum..dia merasa gembira karena gadis itu sudah bisa melewati hari yang berat setelah kejadian itu...


tadi aku mendengar william mengatakan ada pria asing yang mendekati mu,apakah dia menyentuh mu?"tanya brian dengan memandang ruby.


"tidak,dia hanya berdiri di samping ku,"


"apa kau kenal dia sebelumnya?"


hm.,di bandara aku bertemu dengan nya ,saat itu aku terburu buru dan kemudian aku menabrak nya,"jawab ruby sambil menyantap makan siang nya


"ruby,lain kali kalau ada orang asing segera jauhkan diri,"pesan brian yang khawatir.


"baiklah,"jawab ruby dengan senyum