Brother (TaeGi)

Brother (TaeGi)
TUGAS AKHIR



.


.


.


Next


..............


*masih ditempat yang sama


Taehyung masih berkutat pada tugas akhirnya. Dua hari lagi tugas akhirnya akan di presentasi kan di kampus. Dia harus menyelesaikan bagian akhirnya. Tinggal beberapa lagi dan selesai.


Dia terlalu fokus pada Tugas nya hingga ia tak sadar jika Yonggi sudah pergi ke studio nya.


*Krukk...


"Uughh.. sebentar perutku, tinggal bagian ini dan kita selesai" ucapnya sambil terus mengetik di leptop nya.


*TIK.


"Akhirnya selesai juga... Huh... jam berapa sekarang?"


Dia memang jam tangannya kaget, sudah pukul 7 malam. Dia tak bergerak dari tempatnya sudah hampir 4 jam lamanya. Pantas saja pantatnya terasa keram.


"Salah AUTHOR nih pasti"😀😀😀


"Malahan nyalahin gw lohh, yang ngerjain tugas Lo Taehyung. Kanapa jadi author yang di salahin"(jawab author gak terima, pake disalahkan segala😑😑)


"Yee,, kan yang buat cerita author"Jawab Taehyung sambil πŸ™„πŸ™„


"He ehhh,,, udahlah debat sama lohhh gak akan pernah selesai"* langsung pergi dan menghilang


"Ehh... si author ke jelangkung aja. Datang tanpa di antar pulang tanpa di jemput"Lirihnya. " Eohhhh..salah ya?? Auahhh peduliπŸ™„πŸ™„"


.


.


*abaikan, anggapπŸ’¨πŸ’¨ lewat


.


.


*Next*


Dia pun beranjak dari kursinya dan keluar menuju ruang makan. Melihat apakah ada sesuatu yang bisa dia makan atau masak.


Taehyung melihat sebuah kain menutupi tudung yang terletak di atas meja. Membukanya dan melihat makanan yang sudah tersedia disana dengan nafsu yang lumayan besar (ya gimana lagi, namanya juga laper). Menengok keseluruhan sudut apartemen. Dia baris sadar jika ternyata di sana sepi.


Tak ada jawaban dari teriakan nya itu. Ahh..Dia baru ingat, dia mendiami Hyung nya untuk waktu yang lama. Pasti Hyungnya itu sudah stay di studio untuk beberapa jam yang lalu.


"Ku rasa akulah yang salah disini"Lirihnya


Diapun duduk di kursi nya dan memakan makanan yang sudah disiapkan dalam diam. Meskipun dia sudah terbiasa dengan makan sendirian tapi akan terasa aneh jika makan dengan perasaan bersalah itu.


Memang tak seharusnya dia bersikap egois seperti itu. Tapi apa salahnya jika dia hanya menginginkan Hyungnya itu hadir dalam acara wisudanya? yang merupakan momen yang hanya terjadi sekali dalam hidupnya.


.............


*Ditempat yang lain


"Bagaimana dengan Taehyung, Yoon?"


Tanya Namjoon yang duduk di samping Yonggi


"Masih sama Joon, hubungan kami jadi sedikit merenggang akhir akhir ini" jelasnya masih fokus dengan komputer nya.


Namjoon paham, karna itu dia tak berniat melanjutkan pertanyaan nya lagi.


..............


Presentasi tugas akhir Taehyung akhirnya berjalan lancar. Dia cukup bahagia dengan hasil kerja kerasnya. Ditambah lagi Hyung nya menengok nya dengan membawakannya buket bunga sebagai ucapan selamat sekaligus permintaan maaf.


Taehyung tak memikirkan masalah itu lagi. Asalkan Hyung nya tetap ada di sisinya itu sudah lebih dari cukup untuk nya.


"Jadi, apa hadiah yang kau inginkan Tae?" tanyanya dan tetap fokus pada jalanan yang tak itu.


Taehyung seketika menggeleng pelan. Seakan menolak permintaan Hyung nya itu.


"Tidak Hyung, aku tak ingin apa apa. Cukup Hyung ada di kursi penonton untuk melihat ku di podium saja itu akan menjadi hadiah paling istimewa bagi ku" ucapnya tenang sambil menampilkan senyum kotaknya.


Yonggi tersenyum lembut. Terdiam dan tak berniat untuk menjawab permintaan adiknya itu.


Karna dia tahu, dia tak bisa menjanjikan hal itu. Tapi dia mencoba untuk benar benar meluangkan waktu nya. Bahkan proyek yang harusnya di garap bersama Namjoon dan produser hari ini pun terpaksa dia tunda hanya untuk menyampaikan selamat untuk sang adik dan sekaligus sebagai permintaan maaf nya tentang masalah beberapa hari lalu.


............


.


.


.


***By,,,, Samapi jumpa di chapter selanjutnya πŸ‘‹πŸ‘‹


dapat salam dari NamV***