
Author Balikkkk....
Ehehehehe...
.
.
Kita lanjut untuk chapter ke-4 ya buat hari ini...
Semoga gak bosen^ ^
.
.
Heppy Reading, Good Reader')
.............
"Jadi bagaimana Hyung?"
Tanya Taehyung mencoba memastikan apa yang ada dipikiran nya saat ini
"Maafkan aku, tapi tubuhmu dengan cepat merespon rasa sakit itu dengan cepat Tae.
Aku mencoba mengira ngira setelah kau demam beberapa hari yang lalu dan pikiran ku benar benar terjadi.
Maafkan aku Tae, sungguh maafkan aku Yoon."
Jelas Sang dokter yang ber nametag Jung Hoseok itu, jelas sekali rasa bersalah dan rasa khawatir yang bercampur aduk dalam nada bicara serta air mukanya.
"Jangan minta maaf Hyung.
Aku tak apa kok, lihatlah,,, aku terlihat sangat sehat kan?" ucapnya
Yonggi sendiri hanya menatap Hoseok diam.
Ia tak tahu harus berkata apa tapi sebagai sahabat, Hoseok tentu sangat paham apa yang tengah Yonggi rasakan.
"Hyung,, aku tak ingin melakukan kemo atau apapun itu"
Ucapan Taehyung sukses membuat kedua orang yang lebih tua darinya menatap nya seakan menuntut penjelasan.
"Aku sudah banyak membaca penyakit ini, ALS tak mudah untuk disembuhkan"
"Tidak,, jangan seperti itu.
Hyung sedang mencari cara untuk membuat mu sembuh Tae"
Ucap Hoseok mencoba menyakinkan Taehyung yang sudah ia anggap seperti adik sendiri.
Taehyung hanya bisa menggeleng pelan.
Yonggi memilih diam dan tenggelam dalam pikirannya sendiri.
"Hyung.."
"Aku akan melakukan apapun demi kesehatanmu Tae"
Taehyung tak habis pikir dengan kedua Hyungnya ini.
Taehyung tahu betul jika penyakit nya tak bisa disembuhkan begitu saja. Bahkan kakinya sendiri sudah tak bisa lagi digerakkan.
Perlahan tapi pasti penyakitnya ini akan menggerogoti sistem motorik dalam tubuhnya.
Ia bisa merasakan nya.
"Setidaknya turuti omonganku Tae.
Kau akan hidup lama, percaya pada Hyung, kau akan baik-baik saja"
Hoseok benar-benar mencoba menyakinkan adiknya itu.
"Terima kasih banyak Hyung"
.
.
.............
Ia harus menggunakan kursi roda karena kakinya sudah benar-benar tak bisa digerakkan dan begitu lemas. Bahkan perlahan lahan kedua tangannya mulai kehilangan kekuatan nya, Yonggi tatap ada di sampingnya, menemani nya kapanpun dimana pun.
"Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya tuan Min,
penyakit ini tak benar-benar bisa disembuhkan.
Kami hanya bisa memperlambat dan sekaligus membuat pasien Min Taehyung hidup lebih lama.
Kami benar-benar menyesal dan minta maaf"
Yonggi hanya bisa mengangguk singkat.
"Obat ini di minum setiap 12 jam sekali saat perut kosong atau setidaknya 1 atau 2 jam sebelum makan.
Obat ini setidaknya dapat melindungi saraf otak dan saraf tulang belakang nya"
"Terima kasih dokter Kang, saya permisi"
Yonggi kembali ke kamar inap Taehyung yang ternyata Hoseok sudah disana entah sejak kapan.
Mereka berdua sibuk mengobrol.
"Bagaimana?"tanya Hoseok.
Taehyung sendiri hanya memandang sang Hyung diam. Dia sedang menyiapkan diri dan hatinya untuk kemungkinan terburuk.
"Tidak ada yang bisa kita lakukan.
Dokter Kang berucap jika penyakit ini memang belum ada obatnya"
Yonggi menatap Taehyung yang terduduk di ranjang nya, Taehyung melontarkan senyum manis pada Yonggi Hyungnya, mencoba memberitahu jika ia baik-baik saja.
Taehyung sendiri sudah tahu sejak jauh-jauh hari.
Ia sebelumnya memang sudah berkonsultasi dengan dokter Kang jawabannya memang seperti itu.
"Kau pasti sudah tahu Kan Hoseok-ah, obat yang diberikan oleh dokter Kang hanya berfungsi untuk memperlambat penyebaran nya dan mempertahankan Taehyung dari kematian secepat mungkin"
Yonggi terlihat kosong dan kesal entah mengapa
"Yonggi Hyung, kemarilah".
Taehyung yang tahu perubahan emosi sang Hyung segera mengehentikan ucapan sang Hyung.
Yonggi berjalan mendekati sang adik dan merentangkan lengannya lebar-lebar, Taehyung tersenyum lebar pada Hyungnya yang entah kenapa begitu lucu, pikirnya.
"Tak apa Hyung, Taehyung disini dan akan terus disini bersama Hyung.
Hyung tak perlu khawatir, sekarang ayo pulang dan masakkan Taetae makanan terlezat di dunia agar Taetae segera sembuh, ya Hyung?"
Yonggi mengangguk pelan.
.
.
.
Ok
sampai disini dulu chapter hari ini
lama-lama tangan author kebas juga kelamaan ngetik, hehehehe... Semoga suka ya Good Reader^ ^
.
.
By,,, sampai jumpa di chapter selanjutnya 👋👋
Maaf kan author yang sering Tepo*