
...............
.
.
.
.
*Lanjut
Karna acara meeting yang baru selesai beberapa waktu lalu. Mood Yonggi kembali memburuk.
Masih cukup beruntung dia tak menghancurkan piano atau alat di studio nya. Tapi sayangnya dia kan aku mabuk lagi, bahkan sudah 5 botol Soju yang sudah dia habiskan sendiri.
Taehyung sudah mencegahnya namun Yonggi tak mendengar. Yonggi terlalu keras
"Ahjumaa, satu botol lagi" teriak Yonggi pada bibi penjual.
"Hyung! Hentikan! Kau sudah mabuk berat Hyung. Ayo kembali" teriak Taehyung
"Aishh! Tidak! Pergilah sendiri! Brengsek!"
"Hyung!"
"Apa? APA?"
"Ayo pulang Hyung, kau sudah mabuk. Itu tidak baik untuk kesehatanmu Hyung" ajak Taehyung dengan pelan
"Pergilah aku tak membutuhkan mu!" dorong Yonggi yang membuat Taehyung terjatuh cukup keras dari kursi nya.
Orang orang yang melihat pertengkaran Yonggi dan Taehyung hanya bisa berbisik heran.
Taehyung merasakan sakit Karana dorongan Yonggi Hyungnya. Tapi Taehyung tidak peduli.
Dia harus mengehentikan Hyungnya sebelum Hyungnya berakhir di rumah sakit.
"Ayo Hyung" tariknya lagi dan Yonggi kembali meronta.
"Lepaskan aku, brengsek!. Lepaskan!"
"Tidak Hyung. Ayo pulang" ucap Taehyung tegas sembari terus membawa Hyungnya keluar toko itu. Beruntung dia sudah membayar Soju tadi,,, jika tidak entahlah mungkin saja dia bukan hanya merasa sakit akibat ulah Hyungnya tapi juga akibat penjual toko-_-
"Lepaskan brengsek!"
*Plakk
Suara tamparan terdengar jelas di warung itu. Orang orang di sana terkejut melihat Yonggi yang menampar Taehyung dengan sekuat tenaga.
Ujung bibir Taehyung seketika mengeluarkan cairan merah segar. Taehyung menyekanya pelan. Sedangkan Yonggi ngos-ngosan setelah menampar Taehyung.
Ingin sekali Taehyung marah saat ini dan balik menampar Yonggi Hyungnya, tapi tidak. Ia harus bersabar. Hyungnya hanya sedang kesal saja. Dan dia tak ingin menambah masalah Hyungnya.
"Ayo pulang Hyung, Taehyung gendong ya?" ucap Taehyung lembut pada Yonggi Hyungnya. Karna bisa di lihat Hyungnya tengah menahan beban tubuhnya yang siap jatuh saat ini.
Yonggi masih terdiam tanpa menatap Taehyung.
Mungkin tersadar jika dua sudah menampar adiknya dengan begitu keras.
"Ayo Hyung" ucap Taehyung lagi, kali ini memegang tangan Hyungnya. Berbalik memunggungi nya dengan posisi siap menggendong.
"Naiklah hyung, akan Taehyung gendong sampai rumah" ucap Taehyung membujuk sang hyung.
Yonggi pun berjalan kearah punggung sang adik yang lebar itu dan menyandarkan tubuh kecilnya di punggung sang adik.
Taehyung tersenyum setelah mengetahui Yonggi Hyungnya tak lagi melawan. Di gendongnya sang Hyung dengan mudah.
Orang orang yang berlalu lalang melihat heran, Namaun Taehyung tak peduli. Dia hanya peduli pada Hyungnya, hingga apapun dia lakukan asal Hyung nya baik baik saja.
Ucapan Taehyung tak di tanggapi oleh Yonggi. Taehyung tarsenyum tipis, mengetahui jika Yonggi Hyungnya sudah tertidur di punggungnya dengan nyaman.
"Tidur yang nyenyak ya, Hyung. Jangan khawatir. Taehyung ada di sini"
.
.
.
..................
.
.
.
*Pengumuman ππ
Author cuman mau menyampaikan maaf karna chapter nya pendek π
Dan satu lagi yang paling penting^_^
Author mau HIATUS untuk sementara π₯π₯π₯
mungkin sekitar kurang lebih 2 Minggu...
Di karenakan author di sibukkan dengan kegiatan pembelajaran author
Soalnya author ada Ujian akhir semester;-)
.
.
Jadi buat teman teman kayak author, yang lagi ujian atau lagi proses persiapan ujian...
Author cuman mau bilang 'SEMANGAT UJIAN AKHIR SEMESTER NYA'πͺπͺ
Hehehehe
udah author cuman mau ngomong itu saja π€
dan lagi Jangan bosan ya nungguin chapter selanjutnya ππππ
.
.
.
.
.
BY,,,, SAMPAI JUMPA LAGI ππ
salam dari memberdeulππ