Brother (TaeGi)

Brother (TaeGi)
Taehyung juga ingin membantu



.............


Skipp→→


Taehyung bersiap siap untuk kembali ke rumah titik tugas kuliah sudah menumpuk, sebagai mahasiswa tingkat akhir harus berusaha keras untuk lulus tepat waktu dan mencari pekerjaan agar benar-benar bisa membantu Hyung Gulanya itu. setidaknya itu yang sedang diusahakan oleh Taehyung sendiri


Taehyung itu anak yang baik. senyumnya sangat manis dan pintar tentunya. Tak jarang banyak dari perempuan di kampusnya yang menjadi fansnya. dia juga anggota klub basket, dia memainkan Saksofon dan pandai memasak seperti punya. benar-benar pemuda yang sempurna bukan?, Gen kakaknya benar-benar menurun padanya


.........


Disaat memasuki apartemen nya, dia tak menemukan seseorang yang dia cari. 'SEPI' itu yang di pikirannya saat ini.


'Hung mungkin sedang dikantornya'


'Kalau begitu. akan lebih baik segera menyelesaikan tugasku dan beristirahat'


dia pun menuju kamarnya Yang sekaligus kamarnya Hyungnya dan segera menyelesaikan tugasnya.


.........


Sore itu entah kenapa toko bibi Jung sangat ramai. Taehyung cukup kewalahan karena tak ada yang membantunya mengurus toko. Ditambah lagi, dia belum makan malam, sudah pasti dia sudah sangat lapar sekarang.


"Tae?" panggil bibi Jung


"Iya Bi?" Taehyung masih sibuk ditempat kasir sembari menghitung belanjaan para pelanggan.


"Makanlah dulu, biar bibi gantikan". "Ah,, tidak Bi. Tae bisa makan nanti kok" tolaknya halus. "Tidak ada bantahan Tae, cepat kebelakang dan makan" Ucap bibi Jung tegas. "Baik Bi. jika ada apa-apa panggil Tae segera ya bi" Ucapnya langsung pergi menuju ruang pegawai.


Taehyung makan makanan yang dibuat bibi Jung dengan lahap. Sangat enak pikirnya, dia sudah lama tak makan masakan seorang ibu sejak beberapa tahun terakhir. Mambuatnya teringat saat2 dimana orang tua nya masih ada dan bercekrama dengan hangat.


*Tringg tringg


Suara ponsel menghancurkan lamunannya. Tertera nama kakaknya yang membuatnya heran, tidak biasanya dai menelfon jam jam kerjanya.


"Halo Hyung? ada apa?" tanya nya


"Halo Taehyung?" ucap seberang telpon


Taehyung heran dengan Sura di sebrang telpon sana. Itu bukan suara Hyung nya!!


dan entah kenapa suara disana lebih bising dari biasanya.


"Iya, ini siapa?"tanyanya.


"Ini Namjoo, Tae. apa kau bisa kesini?".


"Eh? Namjoon Hyung? kenapa Hyung menelpon? mana yonggi Hyung?" ucapnya heran.


"Yonggi sedang bersama ku, tapi keadaannya sedang tidak baik sekarang" jelasnya.


"Apa terjadi sesuatu? katakan Hyung, kau dimana sekarang?" Tanya Taehyung muslim panik.


"Tenang Tae, Yonggi Hyung hanya terlalu banyak minum hingga mabuk. Beberapa hari ini dia akan melihat sangat stress dikantor" jelasnya.


"Ah,,,, begitu" Taehyung seketika paham.


"Tae? masih disana?" tanya Namjoon diseberang sana. "Ah,,,, iya Hyung. Jadi Hyung di mana sekarang?"tanyanya lagi.


"Datanglah ke club DT, kau tahu kan?" jawabnya.


"Iya Hyung, aku akan segera kesana".


Taehyung bergegas pergi, tak lupa meminta ijin dengan bibi Jung. Sesampainya di clup dia langsung mencari keberadaan Hyungnya itu. Dua melihat sang Hyung tengah meracau tak jelas disebelah rekan sekaligus sahabatnya itu.


"Kau datang ,Tae. Apakah kau membawa kendaraan?" tanya Namjoon


""Ah,,,, maaf Hyung. aku baru saja selesai kerja tadi jadi aku berlari kesini" jelas Taehyung


"Ya sudah, kalau begitu bantu Hyung membawa Hyungnya ini. Aku akan mengeluarkan mobil dulu dari parkiran". Taehyung langsung mengangguk paham dan memapah Hyungnya yang lebih kecil darinya.


"Hai, adikku"racau Yonggi. "Kau dari mana saja hmm?"


"Hyungmu ini bekerja siang dan malam dan kau malah main? dasar adik kurang ngajar kau!!" Yonggi benar benar meracau tak jelas. Taehyung pun masih setia dan sembari memopong Hyungnya menjauh dari tempat bising itu.


Didepan pintu besar itu, bisa dilihat Namjoon yang sudah setia menunggu, dan di bukanya pintu mobil belakang dan masuklah mereka. Disepanjang jalan tak ada percakapan. Begitu canggung dan aneh itu pikir Namjoon. Diliriknya Taehyung pada kaca depannya, entah kenapa ia sedikit merasa iba melihatnya.


"Kau sudah makan Tae?" tanyanya


"Sudah Hyung, tadi di toko" jelasnya singkat.


Namjoon tahu Taehyung bekerja paruh waktu, setiap selesai kuliah dia akan langsung ke toko bibi Jung. Toko yang lumayan besar dan gajinya juga sepadan. Setidaknya Namjoon bersyukur atas kemurahan bibi Jung yang adalah bibinya sendiri-Namjoon.


"Hyung, sebenarnya Yonggi Hyung ada Maslah apa? beberapa hari ini dia terlihat kacau saat dirumah juga seperti itu" tanyanya cemas


"Hanya sedikit Maslah kantor, Tae. Jangan Khawatir".


"Jika sedikit, kenapa Yonggi Hyung selalu pulang malam. Bahkan dia kehilangan nafsu makannya. Itu bukan sedikit masalah kan Hyung? Taehyung juga ingin membantu".


Taehyung mulai terbawa emosinya. Katakan jika dia adalah anak yang cengeng. Ya, memang!!. Dia begitu cengeng jika berhubungan dengan Hyung nya itu..


.........


.


.


.


.


.


by sampai jumpa di chapter selanjutnya 👋👋



salam dari TAEGI