
.
.
.
Heppy Reading. Good Reader ^ ^
.
Selama dua hari ini Taehyung masih mendekam di rumah. Yonggi tak mengijinkan dirinya untuk bekerja lebih cepat dan alhasil Taehyung hanya berada dirumah tanpa pergi kemana mana.yonggi juga meminta ijin pada PD nim dan Namjoon untuk bekerja dirumah selama beberapa hari itu.
"Hyung... Yonggi Hyung" panggil Taehyung yang tengah duduk tenang di ruang keluarga. Yonggi datang dengan apron menempel di tubuhnya.
"Ada apa Tae?"Taehyung menggeleng pelan.
"Temani aku disini Hyung. Aku baru saja selesai menonton film horor dan memulai membuatku parno" Yonggi menggeleng kan kepalanya mendengar tuturan sang adik.
"Aishh... Hyung kira ada apa. Hyung sedang masak untuk makan siang kita. lagi pula ini siang hari Tae. Tidak ada hantu yang muncul di siang hari. Hyung kedapur dulu.."
"Hyung... jangan perg---"
*Brukk..
Suara benda terjatuh dengan keras, Yonggi dengan cepat menoleh kearah suara itu berasal.
"Taehyung!"
Benda terjatuh itu ternyata sang adik. Taehyung terjatuh dengan sangat keras setalah mencoba menangkap Hyungnya yang ingin kembali ke dapur itu.
Taehyung yang masih di liputi rasa bingung dan kaget hanya terdiam saat Yonggi mencoba membantu nya untuk duduk kambali ke sofa.
""Kau baik baik saja Tae?" tanya Yonggi yang lebih dengan rasa khawatir.
"Aku baik baik saja Hyung. Hanya saja... Kakiku terasa aneh"ucap Taehyung lirih
"Mana yang sakit? Disebelah mana? Katakan pada Hyung". Yonggi benar benar dilanda rasa cemas dihatinya sekarang.
Hasil dari sampel darah Adiknya juga belum keluar, sehingga membuat Yonggi kesal sendiri
"Tak apa, beristirahat sebentar. Hyung akan segera kembali dengan makan siangmu. Jangan kemana mana, mangerti?" Taehyung mengangguk pelan mendengar perintah sang Hyung.
*Tring Tring
Ponsel Yonggi berbunyi, tertera nama Hoseok di layar ponselnya. Dengan segera Yonggi mematikan kompor yang beruntung nya makannya sudah matang.
"Halo, Hoseok? Bagaimana?" tanya Yonggi yang tak ingin basa basi.
"Hasilnya sudah keluar, kau ingin mengambil atau --"
Suara Hoseok di seberang telepon
"kau yang kemari. Aku sedang menjaga Taehyung"
"Baiklah. Setengah jam lagi aku tiba disana" kata Hoseok di seberang tanpa protes.
"Mnn.. Hati hati"panggilan itu ditutupnya secara sepihak.
Yonggi dengan segera mengantongi ponselnya dan membawa makanan siang Taehyung keruang keluarga.
"Makanlah selagi hangat tae"
"Kau sendiri bagaimana Hyung? Tidak ikut makan denganku?" Yonggi hanya tersenyum tipis tanpa ada niatan untuk menjawab pertanyaan sang adik.
"Hyung akan anaknya nanti. Kau makanlah dulu. Melihatmu tersenyum Taehyung ku sudah makan membuat Hyung kenyang Tae". Taehyung menggeleng tak setuju. Dia mengambil nasi dengan sendoknya dan di taruhnya beberapa lauk diatas nasi itu.
"Buka mulutmu Hyung. Taehyung tak makan jika Hyung tak makan. Ayo buka Hyung" ucap Taehyung yang terdengar memaksa namun bagi Yonggi terdengar lucu. Mau tak mau Yonggi akhirnya membuka mulutnya.
"Sekarang gilaranmu yang makan Tae"Taehyung akhirnya menurut dengan perintah sang Hyung.
.............
Setelah menunggu kurang lebih setengah jam, Hoseok benar benar datang dan tengah duduk tenang di ruang tamu. Sedangkan Taehyung sudah tidur di kamar entah sejak kapan.
"Jadi bagaimana hasilnya?" Hoseok lalu mengambil map coklat di tasnya dan menyerahkan pada Yonggi.
Dibacanya dengan teliti namun terdapat guratan bingung di wajahnya.
"ALS?"tanya Yonggi pada Hoseok meminta penjelasan. Hoseok menarik nafasnya sejak.
"Amyotrophic lateral sclerosis atau ALS, singkatnya adalah masalah saraf motorik. Taehyung memiliki masal kerusakan pada bagian bagaimana sistem saraf motorik nya secara progresif. Bisa di bilang ini salah penyakit langka dan terjadi ketika sel saraf pada otak dan saraf tulang belakang yang di sebut neuron motorik tidak bekerja sebagaimana mestinya. Dengan kata lain, saraf motorik Taehyung akan mengalami kelemahan dan jika hal ini terjadi lebih lanjut atau parah, Taehyung akan mengalami kelumpuhan"
Yonggi bingung dan tak tahu merespon seperti apa.
Yang jelas, dai sangat terkejut karena diagnosa yang dilakukan oleh Hoseok.
"Tapi aku masih ragu jika belum mengecek secara keseluruhan. Jadi kusarankan untuk membawa nampan Taehyung kerumah sakit untuk pemeriksaan lebih lanjut Yoon" jelas Hoseok
"Apa itu bisa di sembuhkan Hoseok-ah?"suara Yonggi mulai melirih.
"Mungkin lebih tepatnya membatasi penyakit ini Yoon. Ada beberapa pengobatan yang akan di anjurkan, namun lebih baik cek lebih dahulu apakah ini benar atau tidak"
"Ya tentu. Semoga tidak"
.
.
.
By,,, sampai jumpa di chapter selanjutnya 👋👋
..... Maaf tepo .....