
Ini chapter yang ketiga hari ini...
.
Semoga suka ya.
.
.
Heppy Reading, Good Reader')
............
Makan malam ini dipenuhi rasa senang dari Taehyung karena ia mendapatkan makanan kesukaan nya.
Taehyung makan dengan sangat lahap sampai hampir tersedak. Yonggi merasa senang melihat sang adik yang makan dengan lahap
Rasanya melihat tingkah Taehyung makan seperti itu membuat nya kenyang seketika.
Namun senyum manisnya tiba tiba mengerut, Yonggi kembali teringat amplop itu.
Bukan maksud apa-apa ia menyembunyikan nya.
Hanya saja Yonggi belum siap melihat reaksi adiknya.
Ia takut karena berita itu Taehyung menjadi down dan berujung sakit.
Taehyung menyadari Yonggi Hyungnya belum menyantap makanan, lalu ia mengehentikan acara mengunyah nya dan segera membangunkan Hyungnya dari acara 'Mari melamun'
"Tidak baik mendiamkan makanan Hyung.
Ayo dimakan, apa Hyung sedang tidak enak badan?"
ucap Taehyung dengan lembut pada Hyungnya.
Yonggi segera tersadar dan menatap sang adik.
"Ah, maaf Tae.
Tidak, Hyung baik-baik saja,
Hyung merasa senang Karan napsu makanmu sudah kembali. Rasanya hanya dengan melihat mu makan sudah membuat Hyung kenyang"
Taehyung menggeleng kuat.
"Tidak hyung, Hyung harus makan,
sekenyang apapun Hyung melihat Tae makan, Yonggi Hyung juga harus tetap makan.
Ini makan beberapa potong daging dan kimchi nya"
Ucap Taehyung lalu memberikan beberapa potong daging kimchi kedalam mangkuk Yonggi
Yonggi menatap isi mangkuknya sendiri yang ternyata masih berisi banyak nasi.
Segera ia makan pemberian sang adik.
Taehyung merasa senang melihat Yonggi Hyungnya makan dengan lahap.
"Tae... emm, Hyung ingin bicara penting"
ucap Yonggi yang sedikit ragu.
Mereka mengobrol sebentar di meja makan setelah menyelesaikan makan.
Taehyung mengangguk pelan seolah tahu apa yang Hyungnya ucapkan.
Balas nya sembari tersenyum sangat manis
"Mengenai hasil tes yang kita lakukan bersama Hoseok Hyung, hasil itu sudah keluar.
Maaf jika baru sekarang Hyung membicarakan hal ini"
Taehyung mengangguk pelan yang seolah memahami Hyungnya.
"Tae sudah membaca hasil itu tadi pagi Hyung.."
Ucap Taehyung yang sontak mbuat Yonggi terkejut
"Tae... maafkan Hyung. Ini semua salah hyun----"
Yonggi dengan segera meraih tangan sang adik, sembari berucap yang terpotong oleh Taehyung
"Tidak Hyung, jangan katakan itu lagi.
Aku baik-baik saja, sungguh"
Taehyung mencoba menenangkan Hyungnya itu.
Taehyung sangat tahu bagaimana Hyungnya itu menghawatirkan dirinya.
"Tapi, kau akan---" Taehyung terkekeh pelan.
"Itu tak akan membunuhku dan menjauh kan ku darimu Hyung.
Lagi pula, Taetae juga udah tahu.
Sudah beberapa bulan ini aku merasa ada yang aneh dengan tubuh ku. Walaupun ini hanya diagnosa sendiri, jadi sebisa mungkin aku tak memikirkan nya.
Tapi setelah membaca hasil tesnya, aku sekarang paham"
Taehyung menatap Hyungnya lekas, seolah menyalurkan ketenangan darinya untuk sang Hyung.
"Itulah mengapa Taetae mencoba untuk makan dengan sehat dan istirahat dengan cukup, ya meskipun hal itu tak bisa membantu.
Setidaknya aku juga harus sehat bagaimana pun keadaan ku kan Hyung?" tanyanya pada Yong
"Taehyung juga harus kuat seperti Yonggi Hyung yang menjadi kuat untuk Taetae.
Jangan merasa bersalah dan menyalahkan diri sendiri Hyung.
Tetaplah menjadi Yonggi Hyung yang biasa, karena Taehyung akan tetap menjadi Taehyung adiknya Min Yonggi"
ucap Taehyung dengan mempersembahkan senyum kotak yang tulus.
"Tentu Tae, tentu akan Hyung lakukan.
Tetaplah menjadi dirimu dan sehat selalu".
.
.
.
.
By,,, sampai jumpa di chapter selanjutnya 👋👋
Tepo adalah hal yang Ceritawi 😌