Brother (TaeGi)

Brother (TaeGi)
Keseimbangan yang buruk



.


.


kita lanjut ya


.


.


Heppy Reading.Good Reader^ ^


..............


.


Masih ditempat yang sama*


Setalah beberapa jam Taehyung tertidur, akhirnya Taehyung terbangun dengan badan yang cukup membaik. Dilirik nya jam dinakas yang sudah menunjukkan pukul 1 siang, Tidurnya sangat lama bukan?, itu yang Taehyung pikirkan saat ini.


Kamarnya sepi tidak ada siapa siapa.


Taehyung lalu beranjak dari ranjang dan keluar kamar berniat mencari Yonggi Hyungnya. Namun, sebelum ingin membuka pintu kamarnya, pintu tersebut telah dibuka lebih dulu oleh Yonggi dari luar dengan membawa nampan berisi bubur dan teh hangat.


"Sudah bangun? Jangan pergi kemana-mana Tae. Kembali keranjang mu" Titah Yonggi yang tak bisa ditolak oleh Taehyung


Taehyung pun naik keranjangnya dan menerima senampan makanan yang masih mengepul uapnya. Yonggi masih terdiam di tempat duduknya.


"Makanlah, Asam lambung mu kambuh dan tekanan darahmu rendah.Habiskan itu tanpa tersisa sedikit pun"


Taehyung mengernyit mendengar nada bicara Yonggi Hyungnya yang terkesan dingin dan tegas itu. Tanpa banyak bicara, Taehyung memakan buburnya dengan perlahan dan tenang. Yonngi yang duduk disampingnya masih terus memandang Taehyung dan ponselnya bergantian.


"Hyung, aku sudah selesai"


ucap Taehyung membuyarkan atensi Yonggi pada ponselnya


Diambilnya nampan itu dan sebelum keluar dari kamar, Yonggi mengelus pelan Surai sang adik.


Taehyung hanya diam diperlukan seperti itu.


"Anak pintar. Hari ini Hyung ada meeting dengan PD nim sebentar. Kau tak apa Hyung tinggal sebentar?"


Taehyung menggeleng pelan dan kembali membaringkan tubuhnya yang berniat untuk beristirahat kembali.


"Baiklah, beristirahat lah lagi. Ingin Hyung belikan apa sebelum Hyung pulang kerumah?"


tawar Yonggi sebelum benar-benar keluar


"Belikan Taehyung apa saja Hyung"


Yonggi mengangguk singkat dan keluar dari kamar mereka. Tak lupa untuk berpamitan terlebih dahulu dengan sang adik.


Yonggi langsung bergegas kembali ke perusahaan untuk meeting, tapi sebelum itu dia meminta Seokjin untuk menemani Taehyung dirumahnya


"Tolong urus Taehyung sebentar Hyung. Aku ada rapat dengan PD nim" ucapnya dalam sambungan telpon dan menancap gas mobilnya membelah jalan yang sedikit terik itu.


..............


Seokjin terpaksa pergi ke rumah Yonggi setelah menerima telpon darinya. padahal dia baru akan menikmati makan siangnya tapi mau tak mau dia harus membatalkan nya dan memesan makanan nanti saat dirumah Yonggi.


Dilihatnya Taehyung masih tertidur pulas tanpa gangguan, syukurnya Seokjin membawa kertas kerjaaannya bersamanya sehingga ia bisa melanjutkan nya pekerjaan nya sembari menunggu Taehyung bangun.


Hari ini memang divisinya sudah selesai menyelesaikan bagaimana mereka, sehingga Seokjin dan Taehyung yang berada di divisi yang sama bisa bersantai sambil bekerja. Seokjin yang notabenenya sebagai senior Taehyung dikantor membagi sudah terbiasa dengan pekerjaan yang tampak menumpuk yang deadline dimana-mana. Karena sekotak apapun Seokjin, ia memiliki sikap perfeksionis dan cekatan.


Seokjin berencana ingin memasak sup rumput laut, karna beberapa waktu lalu Yonggi sudah memesankan hal itu untuk sang adik.


Hari sudah menjelang sore namun Taehyung tak kunjung bangun, Seokjin yang mulai khawatir akhirnya membangunkannya.


Dengan pelan Seokjin membangun kan Taehyung yang masih tertidur pulas.


"Tae, Taehyung-ah bangun"


Taehyung bukan tipe orang yang sulit dibangunkan, itulah mengapa Taehyung segera membuka matanya perlahan.


"Eunghh... Seokjin Hyung? sedang apa?" dengan suara serak khas orang bangun tidur.


"Merawat mu, Yonggi meminta tolong pada Hyung tadi. Ayo makan" ajak Seokjin yang dibalas anggukan oleh Taehyung.


Perlahan Taehyung turun dari ranjangnya namun baru beberapa langkah ia berjalan keseimbangan tubuhnya roboh, beruntung Seokjin segera menangkap Taehyung sehingga tak jadi terjatuh. Seokjin nampak terkejut dengan apa yang baru ia lihat.


'Sebenarnya apa yang terjadi dengan mu Saeng?' batinnya


"Kembali ke ranjang Tae, biar Hyung yang antarkan maknanya. Kau tetap disini" ucap Seokjin tegas lalu mendudukkan Taehyung Sitepu ranjang dan kembali ke dapur.


Taehyung memakan makannya dengan perlahan, Seokjin masih terus menatapnya dan membuat Taehyung sedikit tak nyaman


"Hyung, berhenti menatapku"


ucap Taehyung disela sela mengunyahnya. Seokjin kembali tersadar dan terkekeh.


"Hyung sudah makan?" Seokjin mengangguk pelan.


*Tring Tring


Ponsel Seokjin berbunyi, diangkatnya panggilan itu yang ternyata dari Yonggi. Seokjin segera keluar dari kamar Taehyung.


"Iya Yoon?"


"....."


"Dia sudah bangun dan sedang makan. Yoon, ada yang ingin aku tanyakan" ucap Seokjin dengan ada sedikit cemas


"....."


"Taehyung apa yang terjadi dengannya? saat hendak berdiri tdi, keseimbangan nya sangat buruk dan hampir terjatuh. Apa yang terjadi dengannya?"


"....."


.


.


.


Hehehehe, maaf baru up ya reader,


Author baru ada kesempatan soalnya, maaf banget.


.


By,,, sampai jumpa di chapter selanjutnya 👋👋


..... Maaf tepo.....