
...........
*Kantor
.
.
.
.
"Tae... Ayo makan malam"
Jin mengajak Taehyung yang masih berkutat di depan komputer. Sudah pukul 7 malam dan Taehyung masih lembur untuk menyelesaikan satu dokumen pemasaran.
"Sebentar lagi Hyung, tinggal sedikit lagi. Kalau Hyung sudah sangat lapar, Hyung bisa pergi duluan nanti Taehyung nyusul" ucap nya sembari terus mengetik.
"Kalau kata mu tinggal sedikit akan Hyung tunggu, Hyung bisa menahan lapar sebentar"
Jin lalu duduk di samping Taehyung. Taehyung sedikit tak enak hati jika harus membuat senior nya menunggu lama. Maka dia berinisiatif untuk segera menyelamatkan pekerjaan nya saat ini.
Setelah di rasa cukup dan selesai, Taehyung dan jin pergi menuju rumah makan terdekat untuk makan malam dan mengobrol sejenak sekalian menunggu pesanan mereka berdua.
Mereka menunggu pesanan mereka sembari membicarakan dokumen pemasaran yang memang sedang mereka kerjakan akhir akhir ini. Sesekali Jin menawarkan dan mengajak Taehyung untuk makan malam bersama lagi untuk beberapa hari kedepan jika harus lembur.
"Tae.. Apa Yonggi Hyung mu belum pulang ke rumah?"
Taehyung pun reflek menggeleng. Jin mendesah heran.
"Hyung mu benar benar gila kerja Tae. Ku dengar moodnya beberapa hari ini juga sedang tak baik" katanya.
"Entah lah Hyung, aku juga khawatir. Yonggi Hyung itu keras kepala. Sudah beberapa hari ini dia juga tak menghubungi ku" jawab Taehyung lesu.
"Projek awal tahun besok Memeng cukup menguras tenaga dan pikiran mereka Tae. Bahkan tak jarang Namjoon terserang sakit kepala. Yonggi sangat hebat bisa bertahan di situasi itu, tapi Hung juga mencemaskan nyata bagaiman pun dia adalah rekan sekaligus sahabat Hyung"
Taehyung tersenyum tipis. Merasa bersyukur karena Hyungnya memiliki sahabat yang begitu baik dan perhatian pada nya.
Tak lama setalah nya, Pesanan mereka berdua datang.
Dua mangkuk katsu ukuran sedang yang masih panas. Merak memakan makanan tersebut dengan lahap tanpa sisa.
"Hyung ke toilet dulu ya Tae" ijin Jin. Taehyung mengangguk. Sembari menunggu, Tae meminta bill untuk membayar pesanan mereka dan tak lupa berterima kasih pada sang kasir.
"Maaf menunggu lama Tae, ayo pulang" ajak Jin dan berjalan menuju kasir namun sang kasir berkata jika pesanan mereka telah di bayar.
Taehyung menunggu di luar rumah makan sembari memandang hiruk pikuk jalan.
"Lain kali akan Hyung traktir, ok?" ucapnya sembari bertanya.
Taehyung hanya tersenyum sembari mengangguk.
...............
Taehyung berjalan menuju pintu ruamah yang dia dan Hyung nya tepati saat ini. Suara bantingan barang di dalam rumah terdengar jelas. Taehyung bergegas membuka pintu dan mendapati Yonggi Hyungnya tengah membanting barang barang di rumah mereka.
Dengan segera Taehyung berlari ke arah Yonggi dan merangkul nya erat. Membisikan kata kata penenang di telinga Yonggi Hyungnya.
" Tak apa Hyung, semua baik baik saja. Tenangkan diri mu, Taetae mu di sini bersama mu Hyung"
Sekitar 15 menit mereka berada di posisi seperti itu. Taehyung masih setia memeluk Yonggi Hyungnya sembari menenangkan nya.
Yonggi suadh mulai berangaung tenang. Tatapan mata nya menjadi kosong, seperti jiwa pada diri nya pergi entah kemana.
"Hyung?" panggil Tae lirih sembari merenggang kan peluknya oaad sang Hyung.Menatap sekilas Yonggi yang tiba tiba meluruh begitu saja ke lantai. Membuat Taehyung gelagapan.
"Hyung?!.. Yonngi Hyung.. Bangun.. Hyung!.. Hah.. Kau kenapa lagi Hyung"
Tanpa pikir panjang Taehyung lalu menggendong Yonggi menuju kamar mereka..
Lalu..
.
.
.
.
.
.
By,,, sampai jumpa di chapter selanjutnya 👋👋
Baaaa^_^
.
Maaf tepo;-)