Brother (TaeGi)

Brother (TaeGi)
Anak pintar^ ^



.


.


.


Heppy Reading. Good Reader')


.


.


Pikiran Yonggi melayang entah kemana,


sampai sampai panggilan Taehyung tak ia hiraukan.


"Yonggi Hyung!..."


Yonggi dengan segera tersadar karena teriakan Taehyung disampingnya yang tengah menyangga tubuhnya agar tak terjatuh.


"Tae... Taehyung-ah, kenapa kau disini.


Duduklah, jangan berjalan kemana mana"


Yonggi dengan segera memapah sang adik untuk duduk. Taehyung dengan kesal mengembungkan kedua pipinya.


"Aku lapar Hyung" Ucap Taehyung kesal.


Yonngi segera tersadar bahwa ia ternyata memasak untuk makan siang mereka berdua.


"Haduh... maafkan Hyungmu ini Tae... Hyung lupa.


Tunggu sebentar ya, kau makanlah pisang dulu.


Tunggu sebentar ya... Haduh.."


Dengan panik dan kebingungan Yonggi melanjutkan acara memasaknya yang sempat tertunda, hal itu sukses membuat Taehyung gemas dengan Hyungnya.


Setelah hampir 15 menit, akhirnya semua makanan tersaji di meja makan.


Taehyung dengan girang melihat begitu banyak daging tersaji dan jangan lupa sup rumput laut yang ia pesan. Yonggi sempat terheran karena Taehyung memesan sup rumput laut padahal hari ini bukan ulangtahun nya.


"Apapun harinya, Sup rumput laut Yonggi Hyunglah yang terbaik" kata Taehyung sih gitu...


Taehyung dengan lahap memakan makanannya, Yonggi sampai geleng geleng melihat nya.


"Pelan pelan Tae, kunyah yang lembut atau pencernaanmu akan sakit nanti.


Ini yang terakhir aku memasakkan mu daging. Besok jangan minta lagi"


Taehyung yang mendengar hal itu pun tak terima dan menggeleng kuat


"Tidak... masa Tae tak boleh minta.


Nanti kalau Tae tak bertumbuh bagaimana Hyung?"


protes Taehyung asal sembari mengunyah makanannya.


"Kau bahkan lebih tinggi dari pada Hyungmu ini, Tae.


Jangan mengada ngada"


*Ting tong


Mereka berdua mengalihkan atensi mereka ke suara bel rumah yang berbunyi.


Yonggi dengan segera beranjak dari duduknya.


"Lanjut makanmu Tae"


Taehyung mengangguk dengan patuh dan melanjutkan acara makannya.


Yonggi sembari mengunyah disiapkan makannya di mulutnya membuka pintu depan.


Dilihatnya Hoseok tengah berdiri tengah menatapnya.


"Masuklah Seok.. Kau sudah makan? Jika belum ayo makan dulu. Taehyung sedang makan di meja makan"


"Sebelum kemari aku sudah makan siang dirumah sakit, Yoon" tolaknya halus karna faktanya memang benar meskipun dia tak bisa menikmati makan siangnya.


"Jadi bagaimana hasilnya?"


Yonggi dan Hoseok duduk diruang tamu


"Lihatlah sendiri Yoon, nanti aku jelaskan"


Yonggi nampak terdiam sejenak dan tersenyum kecut.


Hoseok merasa bersalah setelah melihat perubahan air muka sahabat nya ini.


"Yonggi Hyung? Hyung?" panggilan Taehyung dimeja makan membuyarkan pikirannya


"Iya Tae? Hyung sedang ada perlu dengan Hoseok Hyung. Kau selesaikan makanmu dulu, Hyung akan menyusul nanti" ucap Yonggi.


"Baiklah"


Hoseok tersenyum tipis mendengar bagaimana Taehyung menjadi anak yang baik dan menurut pada Hyungnya ini.


"Dia anak yang baik, Yoon"


Yonggi mengangguk singkat dan menatap Hoseok seolah meminta penjelasan.


.


.


.


.


"Begitu ya, hanya cara itu Taehyung bisa bertahan.


Lakukan apapun yang menurut mu baik untuk Taehyung, Hoseok-ah.


Aku siap membayar berapa pun"


Hoseok menggeleng pelan


""Jangan seperti itu Yoon.


Kita akan melakukan nya bersama. Taehyung juga adikku, aku dan lainnya siap berjalan bersama mu"


Ucapan Hoseok sontak membuat Yonggi menghangat.


Setelah hampir 10 menit Hoseok menjelaskan panjang lebar tentang hasil taes Taehyung.


Yonggi cukup tenang karena dia tak sendiri untuk memikul masalah ini.


"Cepatlah kemeja makan Yoon.


Aku yakin sekali, Taehyung sedang menunggu mu dengan muka yang ditekuk sekarang


Aku langsung pergi, maaf mengganggu waktu main siangmu" Yonggi menggangguk pelan.


"Terima kasih Hoseok-ah. Hati-hati dijalan"


Tanpa mengantarkannya, Yonggi langsung menuju kemeja makan.


Terlihat Taehyung sibuk memisahkan kacang duburnya.


"Kacang itu baik untukmu tae"Taehyung menggeleng pelan.


"Tidak. Taetae tak suka, lain kali jangan masukkan kacang kacang ini kedalam buburku Hyung" ucap Taehyung kesal.


Yonggi terkekeh pelan.


"Baiklah, maafkan Hyung.


Kalau begitu makan dulu sup rumput lautmu.


Sini buburmu, biar Hyung pisahkan kacangnya"


Taehyung dengan senang hati melakukan yang dilontarkannya oleh sang Hyung


"Makan yang banyak ya Tae"


Taehyung menggangguk pelan ketika Surai coklat nya diusap pelan oleh sang hyung.


"Anak Pintar"


.


.


By,,, Sampai jumpa di chapter selanjutnya 👋👋


*****Maaf Tepo*****