Brother (TaeGi)

Brother (TaeGi)
Kembali bekerja



.


.


.


.


Heppy Reading, Good Reader')


.


.


Setelah hampir berhari hari Taehyung tak berangkat kerja dan selalu mengerjakan kerjaannya dirumah akhirnya ia dapat bekerja setelah sekian lama.


Gurat bahagia ada di setiap sisi wajah tampannya itu, Yonggi sebenarnya cukup cemas dengan keadaan sang adik namun setelah Taehyung mengeluarkan banyak jurus membujuk, akhirnya diijinkan untuk masuk kekantor.


Taehyung dan Yonggi Hyungnya berangkat bersama menuju kantor.


Orang-orang menyapa mereka dengan ramah.


Ikut senang melihat wajah pemuda tampan serta berbakat itu akhirnya bisa masuk kerja dan berkumpul dengan rekan rekannya.


Yonggi sebelum kembali ke studio melontarkan banyak sekali wejangan yang sebenarnya intinya satu yaitu 'HATI-HATI'.


Taehyung dengan sabar mendengarkan Hyungnya yang terus mengoceh hingga 15 menit sudah berlalu.


Jika bukan Seokjin yang tak sengaja bertemu dengan mereka, mungkin Taehyung akan mendengarkan celotehan Yonggi Hyungnya selama lebih dari sejam kedepan.


"Taehyung berada dibawah pengawasan ku Yoon"


Yonggi dengan langkah berat menuju studionya setelah Seokjin meyakinkan dirinya.


"Terima kasih Hyung, kau penyelamatan ku"


ucap Taehyung mendramatisir.


"Jangan berlebihan, ayo kemejamu.


Ada sesuatu yang mau Hyung beritahu"


Kedua pria tampan itu berjalan menyusuri koridor kantor menuju ruang devisi mereka.


"Wahh... anak anjing, lucunyaaa"


Taehyung kegirangan mendapati dimejanya terdapat anak anjing yang lucu.


orang-orang di ruangannya terlihat gemas dengan tingkah Taehyung yang seperti anak kecil.


Seokjin hanya bisa terkekeh melihat tingkah sang dhosaengnya itu.


Rasanya senang bisa melihatnya baik-baik saja, pikirnya.


"Tapi Hyung, apa kantor kita mengijinkan orang-orang kantornya memelihara hewan dikantor?"


Taehyung seketika ragu dan cemas, karena setahunya kantor tak pernah memiliki kebijakan itu.


"Beberapa hari lalu,


Aku, Yonggi dan Namjoon meminta ijin untuk hal ini pada PD nim dan beliau mengijinkan begitu saja.


Itulah mengapa aku memilihkannya satu untuk mu"


ucap Seokjin dengan bangga.


"Aku sejak dulu merasa heran dengan kalian bertiga Hyung.."


Ujarnya yang membuat Seokjin penasaran


"Sebenarnya perusahaan ini milik kalian bertiga atau PD nim sih?" Seokjin dan yang lainnya terkekeh mendengar kepolosan Taehyung sang Uri maknae di devisi mereka ini


*Ya Taehyung adalah anggota devisi yang paling muda direvisi yang mereka tempati saat ini.


"Bukankah Hyung dulu pernah bilang, Hyung bercita-cita ingin membeli perusahaan ini.


Ya begitulah" jawab Seokjin asal yang dibalas anggukan kepala oleh beberapa rekannya dibelakang.


"Itu cita-cita yang aneh Hyung..." ucap Taehyung sembari mengelus elus anak anjing tadi.


"Hyung, apa anak anjing ini boleh dibawa pulang?" tanyanya lagi.


"Tentu, siapa yang tak memperbolehkan nya"


Taehyung benar-benar senang sekarang


.


.


..............


.


Tidak banyak yang harus dilakukan dikantor beberapa mingguan ini.


Hanya mengecek beberapa dokumen dan sisanya bersantai. Devisinya memang terbiasa bekerja seperti itu, kadang memang tak ada yang perlu dikerjakan karena semua pekerjaan sudah selesai sebelum deadline dan itulah kehebatan devisinya.


"Taehyung-ssi, bisa kau ambilkan beberapa dokumen pemasaran dilantai 3.


Ditempat percetakan" pinta salah satu rekannya yang sedang sibuk mengetik. Taehyung mengangguk dan segera turun kelantai 3.


Berhubung masih jam makan siang, temapta percetakan itu lumayan sepi Hanay ada satu dua orang yang berlalu lalang disana.


Taehyung segera mengambil dokumen yang ternyata masih tergeletak diatas printer.


"Tebalnya"


Gumam Taehyung yang masih melihat dokumen pemasaran yang jika dikirai -produksi ada sekitar 100an halaman.


Taehyung kembali ke ruangannya dan menyerahkan dokumen dokumen itu pada rekan kerjanya.


"Tebak sekali, ini dokumen pemasaran tahun kapan?" tanya Taehyung


"Ah, ini dokumen pemasaran untuk tahun ini.


Maklum saja, berkat kerja keras Namjoon dan Yonggi Hyungmu menciptakan banyak diberbagai musim dan hebatnya Seokjin Sunbae dalam pemasaran membuat perusahaan cukup untuk besar tahun ini.


Jelas rekannya panjang lebar.


Taehyung tertegun dengan apa yang rekannya ucapkan. Tak disangka, Yonggi Hyungnya benar-benar bekerja keras untuk perusahaan maupun dirinya.


"Itu luar biasa" jawaban nya


"Taehyung-ah.." panggil seseorang didepan pintu devisinya. Taehyung segera berbalik dan melihat Namjoon berada disana.


"Ada apa mencari ku Hyung?"


"Ini" ucap Namjoon sembari menyodorkan sebungkus ayam kepadanya


"Tapi aku baru saja selesai makan siang Hyung"


Tolaknya halus


"Makan dengan rekan-rekan mu. Hyung membeli banyak. Ah, kau juga dapat pesan dari Yonggi Hyung, katanya janhan terlalu kecapean dan tunggu di lobby saat pulang kerja nanti"


Taehyung mengangguk paham dan mengambil bungkusan itu ditangan Namjoon. Tak lupa berucap terimakasih dan Namjoon pergi begitu saja.


"Padahal Yonggi Hyung bisa saja mengirim ku pesan" gumamnya sendiri


"Apa ada yang mau ayam? Namjoon Hyung membawakan untuk kita" rekan-rekannya satu persatu mendekat dan menikmati ayam yang dibelikan oelh Namjoon.


Taehyung sendiri lebih ingin melihat saja, karena dirinya memang sudah kenyang bekal yang dibuat Hyungnya.


.


.


.


By,,, sampai jumpa di chapter selanjutnya 👋👋


*****Maaf Tepo*****