
.
...........
.
Hy
.
Lanjut (?)
.
.
ok kita lanjut^_^
.
.
Heppy Reading. Good Reading
.
.
Harii ini adalah hari yang di tunggu-tunggu oleh tim produksi, dimana hari ini peluncuran music yang baru saja sukses di setujui oleh PD nim.
Yonggi??? Jangan di tanyakan, tentu saja dia merasa sangat puas dengan hasil kerja kerasnya serta rekannya, Namjoon. Bahkan mereka rela untuk tak tidur 2 hari 2 malam, demi merevisi ulang kerja mereka.
Maklum setelah insiden Beberapa hari yang lalu, yang mengakibatkan Yonngi harus berada di rumah tanpa pergi kemana mana karena saran mutlak dari sang adik membuatnya harus kerja lebih ekstra untuk mengecek dan merevisi beberapa part music yang sudah di selesaikan oleh Namjoon.
Sebenarnya 2 hari 2 malam itu sempat di larang oleh Taehyung, alasannya takut sang Hyung kecapean dan jatuh sakit lagi. tapi bukan Yonggi namanya jika tak bersilat lidah, bukankah kalian tahu itu?
Dibantu dengan Namjoon yang ikut menyuarakan drama singkat yang di jalankan oleh Yonggi, akhirnya ia bisa meyakinkan Taehyung untuk membiarkannya melakukan apa yang ia sukai.
Dengan syarat, Ya dengan syarat - Tentu saja')
Apa apa yang menyangkut Yonggi harus ada syarat minimal 1 yang akan Taehyung ajukan.
Syarat itu memang tak terlalu Yonggi peduli kan biasanya. Tapi ketika mendengar syarat Taehyung kala itu membuat Yonggi menepuk jidatnya.
Bagaimana tidak, Taehyung ingin ikut ke studio untuk membantu Hyungnya.
Dan itu mutlak. Catat MUTLAK
"Meski aku tak begitu tahu tentang permusikan tapi telinga ku ini cukup tajam Hyung. Jika tak percaya, tanyakan pada Seokjin Hyung dan Namjoon Hyung".
Tanpa banyak bantahan Yonggi asal setuju dengan syarat tersebut. Karena ia tahu, semakin ia membantah sang adik, semakin tipis kemungkinan ia bisa bekerja dengan cepat. Jadi Yonggi mencari aman dengan menerima syarat tersebut.
Dan benar saja apa.yang di katakan oleh Taehyung kala itu, Telinganya cukup tajam mendengarkan beberapa part yang ternyata 'miss' itu ada sedikit kesalahan. Yonggi bahkan kagum dengan kemampuan adiknya. Berkat bantuan dari Taehyung juga, music yang di revisi akhirnya dapat di terima oleh PD nim. Itu jelas membuatnya bangga pada adiknya sekaligus senang dengan hasil kerja mereka.
.
..............
Taehyung pov*
"Hyung, sudah malam. Ayo pulang"
aku mengajak Yonggi Hyung ku untuk pulang bersama.
Mengingat hari ini sudah lebih pukul 9 malam dan hanya tinggal kami berdua dan beberapa staf yang memang berniat lembur malam ini.
Dan ya Yonggi Hyung hanya mengangguk kepalanya,
Setelah mematikan komputer dan mengecek beberapa hal, Yonggi Hyung lalu beranjak dari kursinya dan kami pun pulang bersama.
Niatnya ingin naik bus atau taksi agar lebih cepat sampai rumah tetapi Yonggi Hyung menolak dengan alasan ingin menghirup udara segar sekaligus berjalan jalan sejenak. Dan aku hanya mengiyakan saja, karna jujur waktu seperti ini jarang terjadi karna kesibukan kami berdua.
Disepajang jalan kota itu ternyata masih sangat ramai.
Orang orang masih berlalu lalang, para pejalan makan berjejer rapi, dan gedung gedung pertokoan masih membuka lebar lebar pintu toko mereka.
Aku?
Jujur saja aku heran sekaligus bingung dengan apa yang di lakukan oleh Hyung ku ini.
Mungkin Hyung ingin membelikan sesuatu untuk seorang wanita yang ia kenal. Pikirku saat ini
Terlihat Hyung masih melihat lihat perhiasan yang terpajang di meja penuh dengan kata 'Bening' itu.
Aku juga ikut melihat lihat, membantu Hyung ku mencari perhiasan untuk wanita kenalan Hyung.
"Kau ingin membelikan untuk wanita mana Hyung?
Apa nona itu cantik? Kenalkan padaku lain kali Hyung"
Tanyaku akhirnya sembari melihat lihat cincin yang terpajang di sana, sedangkan Hyung seakan tak menghiraukan pertanyaanku.
.
"Nona, emm bisakah kau ambilkan cincin itu untukku?
Pinta Hyung pada nona pegawai toko. Lalu diambilkan nya cincin dengan permata coklat itu dan menyerahkan nya pada Hyung.
"Cantiknya, tapi kenapa lubang jarinya kecil Hyung?"
Hyung mengambil cincin tersebut lalu mengahadapi kearah ku seperti mencocokkan sesuatu.
"Hyung?" Aku bertanya karna tak paham
"Bagus. Sangat cocok. Emm... Nona, saya ambil cincin ini. Apa ada pasangannya? Ah, tolong juga pilihkan kalung yang serasi dengan cincin itu".
"Mohon tunggu sebentar tuan" Kata pegawai wanita tersebut dengan senyum manis lalu masuk kedalam sebuah ruangan dan mengambil apa yang Hyung pesan.
Dengan sopan, sepasang cincin dengan permata coklat kecil dan dua kalung yang ternyata sangat serasi diberikannya pada Hyung.
Setelahnya Hyung membayar lalu kami pun pergi.
"Ini untuk mu". Hyung menyerahkan sekotak perhiasan yang berisi kalung dan cincin tersebut padaku.
Sontak aku terkejut dan menghentikan langkahku.
Bahkan mulutku tanpa sadar membuka lebar, gak elit bangat. Yonggi Hyung hanya menggeleng pelan melihat reaksi ku.
"Hyung. Kau... Kau melamarku Hyung?!" Teriakku spontan yang berhasil membuat orang orang yang berlalu lalang menatap kami heran. Hyung menjitak dahi ku dan menutup mulutku.
"Bicara apa kau ini?" aku memberontak tentu saja saat ini aku kesulitan bernafas karna dekapan tangan Hyung yang sangat erat.
"Hah.. hah.. lalu itu akan maksudnya Hyung?"
Tanyaku tolol karna masih tak percaya
"Aishh... susahnya bicara pada anak kecil yang masih bau minyak telon. Ayo pulang" ucap Hyung lalu memanggil taksi dan menariknya masuk kedalam.
Aku???
Bahkan sampai sekarang otakku masih mencerna
.
Taehyung pov end*
.
.
sampai sini dulu ya..
Lanjutnya besok lagi ^_^
.
.
By,,, sampai jumpa di chapter selanjutnya 👋👋