Brother (TaeGi)

Brother (TaeGi)
Masa lalu ^ ^



.


.


.


...........


"Taehyung, apa yang terjadi padanya? saat ia hendak berdiri tadi, keseimbangan nya sangat buruk dan hampir terjatuh. Apa yang terjadi dengannya?


"....."


"Baiklah, pulanglah terlebih dahulu. Hati hati"


.


...........


Heppy Reading. Good Reader^ ^


.


Yonggi itu sangat mengenal baik bagaimana keadaan sang adik, Taehyung. Tidak jarang Yonggi menjadi orang yang over protective jika mengenai sang adik.


Tapi Yonggi sadar, karena kesibukan nya bekerja sebagai composer lagu di perusahaan terkenal, dia jadi tak memiliki waktu lebih untuk memperhatikan pertumbuhan Dan kesehatan Taehyung.


Dulu Taehyung itu sangat pendiam dan pemalu. Pemuda yang polos dan baik hati, dia juga sangat pintar dalam hal akademik. Tak jarang banyak orang yang itu padanya. Itulah sebabnya ia seringkali menjadi bahan bully karna kepintarannya.


Itulah mengapa Yonggi sering kali melihat Taehyung pulang dengan keadaan kacau hingga membuat nya geram dengan perilaku teman teman Taehyung. Teman teman? Bahkan sampah seperti mereka tak pantas untuk disebut manusia, apalagi sebutan teman.


Pernah suatu hari Yonggi mendapati sang adik dipukuli oleh beberapa orang siswa dan membuat seragam dan tubuh adiknya kotor dan kacau. Yonggi tanpa pikir panjang langsung saja menendang dan memukul siswa siswa itu tanpa kenal ampun.


Taehyung yang terduduk di tepian jalan hanya bisa melihat sisi ngeri dari Hyungnya. Dia bahkan tak percaya jika yang ia lihat waktu itu adalah sang Hyung.


Mungkin Karna hal itu emosi Yonggi sampai sekarang menjadi kurang stabil dan suka sekali kelepasan dan mengamuk.


Hal pertama yang dilakukan Taehyung kala melihat sang Hyung yang penuh memar dan luka sana sini adalah menangis. Taehyung benar benar menangis sangat kencang karena Karena melihat sang Hyung yang luka luka. Meskipun bagi Yonggi Hyungnya itu biasa dan sama sekali tidak sakit, tepi lain dengan Taehyung.


Melihat Hyungnya terluka membuatnya ikut sakit, ia sangat takut Hyungnya kenapa kenapa. Ia takut terjadi apa-apa dengan Hyungnya itu, Taehyung takut.


Bagaimana pun Taehyung hanyalah sang adik yang menyayangi Hyungnya. Sangat wajar jika dia seperti itu.


Hingga akhirnya Taehyung perlahan lahan menjadi orang yang lebih terbuka dan berani jika seseorang membully nya. Setidaknya Taehyung mengalami peningkatan dan hak itu membuat Yonggi sangat bangga pada sang adik.


............


Kenangan itu sukses membuat Yonggi merindukan saat itu.


Ingin sekali Yonggi memiliki waktu yang sangat lama untuk bersama sang adik lagi. Hidup tanpa banyak drama dan di penuhi dengan kehangatan keluarga. Yonggi sangat ingin menikmati hal hal kecil seperti itu.


Sesampainya di rumah Yonggi bergegas menuju masuk dan mendapati Seokjin, sahabat nya tengah duduk tenang di ruang keluarga.


"Taehyung?"


"Sedang tidur"


Yonggi dengan segera menuju kamar dan mengecek keadaan sang adik. Seokjin menyusulnya dari belakang dan menutup pintunya.


"Katakan apa yang terjadi Hyung" pinta Yonggi


"Aku juga tak tahu oasti, tapi saat Taehyung hendak berdiri dan berjalan turun dari ranjangnya. Tiba tiba dia hampir saja terjatuh. Aku pikir itu karena mati rasa karena dia belum beranjak dari ranjang itu untuk waktu yang cukup lama. Aku kira Taehyung akan baik baik saja setelah itu, itulah mengapa aku menyuruhnya untuk beristirahat dan meminum obatnya"


Jelas Seokjin pada Yonggi yang terus memandang adiknya yang tengah tertidur pulas di ranjang mereka.


"Sebenarnya apa yang terjadi dengan Taehyung, Yoon?" tanya Seokjin


"Aku sudah meminta Hoseok untuk memeriksa Taehyung dan mengambil sampel darahnya untuk berjaga jaga. Beberapa hari ini aku juga sempat khawatir dengannya. Aku Hanay berpikir, keluarga kami tak ada yang memiliki riwayat penyakit serius. Setidaknya hal itu membuatku sedikit lega" jelas Yonggi kepada Seokjin.


Seokjin tiba tiba melihat jam tangannya. Sudah mulai malam, dai harus segera kembali ke rumah karena ada urusan penting.


"Yoon, sudah jam segini dan ada hak o bring yang harus aku kerjakan. Aku pulang dulu, kabari aku jika ada apa apa. Sampai jumpa" pamit Seokjin sembari Menenteng tas kerja miliknya


"Emm.. Hati hati Hyung. Terima kasih sudah menjaga Taehyung untukku"


"Taehyung juga adikku Yoon. aku pergi" Seokjin akhirnya benar benar pergi dari kamar tersebut dan menyisakan Yonggi dan Taehyung disana.


.


.


.


sampai sini dulu ya yorobun 😌


.


By,, sampai jumpa di chapter selanjutnya 👋👋


..... Maaf tepo .....