Brother (TaeGi)

Brother (TaeGi)
Terasa Aneh



.


.


.


Thor balik lagi... ehehehehe...


.


.


.


Heppy Reading Good Reader')


.


.


..........


FLASHBACK ON*


Hoseok tampak dengan terperinci menjelaskan hasil tes Taehyung yang Yonggi miliki kertas nya.


Yonggi sendiri mendengarkannya dengan seksama meskipun sempat terbesit rasa takut dan juga cemas.


Maklum saja, diatas semua hal yang dia pikirkan dan pentingkan, Taehyung adalah alasan utama dirinya hidup sampai sekarang.


"Aku sungguh menyesal karena hasil itu Yoon.


Aku pikir ini hanyalah gejala penyakit biasa karena Taehyung sendiri adalah orang yang gila kerja seperti mu. Ternyata setelah aku mengeceknya lagi lebih dari tiga kali ternyata tetap sama. Maafkan aku, Yoon".


Terlihat jelas guratan bersalah diwajah tampan sang dokter muda itu.


Yonggi hanya bisa tersenyum tipis karena faktanya Hoseok tidaklah salah akan hal ini.


Hoseok hanyalah menjalankan tugas nya sebagai seorang dokter.


"Tidak Hoseok-ah, jangan meminta maaf, kau tidaklah salah.


Aku justru merasa sangat berterima kasih karena kau Sampai rela mengecek hasil tesnya berulang kali.


Terima kasih karena sudah membantuku" ucap Yonggi tulus


"Aku sudah mulai menyiapkan hatiku untuk hasil terbaik Taehyung, Seok. Jadi jangan merasa bersalah, tapi mengingat semua yang kau katakan itu, aku tidak tahu harus bagaimana lagi"


Yonggi mental diam kertas yang masih berada digenggaman nya.


Terdengar nyaring gesekkan alat makan diruang sebelah. Yang berarti Taehyung masih sibuk dengan acara makan siangnya.


Setidaknya Yonggi merasa lega karena adiknya sudah dapat makan dengan baik.


"Hari ini aku memasakkan nya daging dan sup rumput laut, meskipun masih kubuatkan bubur.


Aku sempat heran Taehyung meminta dimasakkan itu"


Ucap Yonggi memberitahukan sahabat nya


"Syukurlah jika dia makan dengan baik, Yoon"


Hoseok jujur saja ikut senang mendengar tuturan Yonggi.


"Jadi apakah Taehyung bisa mendapatkan penanganan segera? Aku pikir cepat atau lambat ia harus segera dirawat" tanya Yonggi lagi


"Untuk sekarang, beritahu Taehyung soal hasil tesnya.


Kita lihat perkembangan selam seminggu ini Yoon.


Jika terjadi sesuatu pada Uri Taetae sepatu segera hubungi aku, aku sudah menyiapkan semuanya untuk Taehyung"


Yonggi mengangguk paham dengan penuturan Hoseok.


"Baiklah"


"Untuk keadaan nya akhir akhir ini apakah Taehyung mengalami perubahan yang sudah menjelaskan tadi Yoon?"


"Hanya sebagian, beberapa waktu lalu ia hampir terjatuh dan kakinya gemetar hebat. Lalu tiba-tiba kebas dan mati rasa, meski setelahnya kembali normal" jelas Yonggi


"Apa Taehyung sempat mimisan?"


Yonggi menggeleng pelan


"Tapi dak, hanya satu kali.


Hoseok terkekeh mendengar tuturan Yonggi yang ia rasa sedikit konyol.


"Begitu ya, syukurlah.


Baiklah, kurasa Sampai itu dulu yang perlu aku bicarakan padamu Yoon.


Aku pamit, aku harus kembali bekerja"


"Mnn.. baiklah, hati-hati"


FLASHBACK OFF*


Malam ini Yonggi lembur diruang kerja seperti biasa.


Taehyung sudah lebih dulu tertidur sejak satu jam yang lalu. Malam sudah mulai sangat larut tapi Yonggi tampak tak beranjak dari meja kerjanya.


Dia masih memiliki satu tanggungjawab yaitu menyelesaikan bagainnya agar segera direvisi oleh perusahaan.


Beruntung nya Namjoon benar-benar banyak membantunya.


Ingatkan Yonggi untuk berterima kasih pada Namjoon nanti*.


*PRANG


Yonggi mendengar suara pecahan, ia dengan segera berlari kesumber suara yang ternyata berasal dari kamar.


Yonggi dengan buru-buru membuka pintu kamarnya, yang ia dapati Taehyung sedang mencoba naik keranjang. Yonggi berlari menuju Taehyung dan segera membantu nya.


"Apa yang terjadi Tae?"


terlihat ketara wajah cemas Yonggi.


"Maaf mengganggu waktu kerja Hyung, Taetae haus, Jadi Taetae pergi kedapur untuk mengambil segelas air tapi setelah Samapi dikamar kakiku.... Maaf jadi membut lantai berantakan"


Ucap Taehyung yang takut jika sang Hyung marah karena dia membuat kekacauan dimalam yang sangat sudah larut.


Bukannya marah, Taehyung justru mendapat pelukan hangat dari Yonggi.


Pelukan itu sukses membuat Taehyung terkejut.


Dapat ia rasakan pelukan ituengert dan membuat Taehyung heran


"Hyung? Yonggi Hyung?" panggilnya


"Syukurlah kau baik baik saja.


Kau membuat Hyung takut Tae" ucap Yonggi disela sela pelukannya


"Tak apa.


Kakimu terkena pecahan gelas kan? Jangan minta maaf, sekarang beristirahat lah,


nanti biar Hyung yang bereskan" ucap Yonggi mencoba menenangkan sang adik yang terlihat merasa bersalah.


"Tidak Hyung, Taehyung baik-baik saja, hanya saja kaki Taetae terasa aneh"ucapnya


'Itulah kenapa Taetae kesusahan menaiki ranjang tadi'


Batin Yonggi.


Yonggi dengan segera menyadari diri dari lamunannya.


"Tidak apa Tae, setidaknya Tae baik-baik saja.


Sekarang beristirahat lah lagi. Hyung akan kembali bekerja"


Taehyung menurut saja dan mulai mengamankan posisi tidurnya.


Yonggi masih betah berlama-lama disamping Sanga adauk yang mulai memasuki alam mimpi.


Setelah dengkuran pelan terdengar, Yonggi beranjak perlahan dari ranjang dan mulai membersihkan pecahan gelas dan tumpahan air.


"Mimpi indah, Tae"


.


.


.


By,,, sampai jumpa di chapter selanjutnya 👋👋


*****Maaf Tepo*****