Before The Sunrise

Before The Sunrise
eps 11 Gangster X



Di ruangan rapat, Celine , Jack, Very dan Andy bekumpul untuk membahas keberadaan Gangster X yang semakin menjadi-jadi. Setelah diselidiki oleh Very, ternyata anggota mereka semakin besar dan diperkirakan mencapai 100 orang yang tersebar di kota Aming dan kota mero.


Pemerintah sudah menugaskan aparat Negara untuk melakukan penyergapan ke markas mereka dan menangkap ketua mereka. Setiap kali aparat mendatangi dan mengepung markas, para anggota Gangster X keluar dengan persenjataan yang lengkap dan langsung melakukan kontak tembak dengan mereka hingga mengakibatkan banyak korban berjatuhan dari kedua belah pihak.


Bukan hanya itu, di sekitar markas itu sudah ditanam banyak ranjau yang sudah mereka hapal seluruh lokasinya untuk menjebak aparat yang datang. Setiap aparat yang tidak sengaja menginjak ranjau itu akan langsung meledak dan mengalami luka-luka yang sangat parah, ada yang sampai kehilangan kaki ataupun tangannya. Bahkan ada juga yang tewas dengan sangat mengenaskan.


Gangster X juga di gadang - gadang memiliki persenjataan lengkap dan mereka mendapatkannya secara ilegal atas kerjasama dengan Gangster lain yang tersebar di berbagai kota. Salah satunya adalah Gangster Death (mati), yang merupakan Gangster terbesar kedua setelah Gangster X.


Team yang dipimpin oleh Celine adalah Team yang beraksi secara diam - diam dan tersembunyi, tidak seperti aparat yang langsung menyerang dan menyelidiki secara terang-terangan.


"Siapa sebanarnya pemimpin mereka?" Tanya Celine pada Very, Jack,dan Andy


"Aku juga belum tau, tapi menurut informasi yang kudapatkan Nama pemimpin mereka adalah Bara" Kata Jack sambil mengotak-atik komputernya untuk mencari info yang lebih jelas mengenai identitas Bara


Saat mereka sedang sibuk bermusyawarah, tiba-tiba Adi datang


"Gangster X kembali melakukan penembakan dan mengakibatkan 5 orang warga desa meninggal, tapi 7 orang pemuda dan 3 orang wanita disandera" Kata Adi saat baru sampai ke ruangan itu.


"Dimana lokasinya?"


"Di kota Aming barat"


"Chihhh.....kita harus bergerak cepat, cara satu-satunya untuk melumpuhkan mereka adalah dengan membunuh ketua mereka. Dan ketika ketua mereka mati, maka secara otomatis Anggota mereka akan bubar" Kata Celine dengan geram sambil mengepalkan tangannya


"Tidak buk, bisa saja mereka akan mengangkat ketua baru untuk memimpin" Jawab Adi


"Bagaimana bocah itu ?" Tanya Celine


"Oh, dia baik-baik saja. Mungkin dia hanya kelelahan saja makanya tadi tidak pergi sekolah" Jawab Adi


"Oke, besok sepulang sekolah langsung jemput dia. Latihannya akan segera dimulai"


"siap"


Setelah selesai melaksanakan rapat, mereka pun meninggalkan ruangan dan kembali menjalankan tugas yang telah mereka sepakati.


Adi ditugaskan untuk memantau Jen saat berlatih nanti. Sedangkan Very dan Andy ditugaskan untuk mencari anggota Gangster X yang sudah diketahui identitasnya untuk di mintai info, dan setelah mendapatkan informasi mereka akan langsung menyeret mereka ke penjara dengan menyuruh bawahan.


Celine dan Jack bertugas menyalin semua informasi yang didapat untuk di cari tahu kebenarannya.


Biasanya setelah mereka mendapatkan suatu informasi yang sudah akurat, mereka akan menghubungi para aparat untuk terjun langsung ke lokasi.


Team yang dipimpin oleh Celine tidak beraksi terang-terangan dan tidak ikut campur dalam penyergapan dan pembantaian anggota Gangster X , tapi mereka akan bergerak dan ikut menyerang disaat ketua mereka yang bernama Bara sudah ada dalam genggaman.


Dan untuk melumpuhkan bara yang merupakan akar terkuat Gangster X, mereka nantinya akan menggunakan Jen.


Karena itulah Jen akan mengalami latihan yang berat, agar dia benar-benar mampu untuk menjalankan misi yang akan diberikan nanti padanya