
Suasana sekolah kini ricuh sekali, bukan ricuh karena masalah. Namun, ricuh akan pengumuman yang di tempelkan di mading. Berisikan tentang event pensi sekolah, yang mengusung tema Budaya Nusantara. Sebagai bukti mereka, sebab sangat bangga akan budayanya sendiri. Semua murid wajib menghadiri dan mengikuti lomba tersebut.
Semua murid juga diwajibkan untuk memakai baju batik yang mereka miliki. Salah satu acara yang sangat akan berkesan nantinya adalah dimana perwakilan pasangan di setiap kelasnya, mereka akan memakai baju adat dari berbagai provinsi. Dan nantinya mereka akan melakukan semacam fashion show di lapangan terbuka.
Kebetulan yang terpilih di kelasnya adalah Stella dan Yudistira. Dimana mereka sepakat untuk memakai pakaian adat Ewer, dari si Mutiara Hitam (Papua Barat). Kelas mereka pun yang di tunggu-tunggu oleh kelas-kelas lain. Moment bersejarah bagi para siswi, dimana Yudistira akan menjadi sorotan para siswi akan ketampanan yang dimiliki, juga bentuk tubuhnya yang bisa membuat para siswi kejang-kejang.
***
Hari itu pun tiba, semua kelas terlihat ricuh berlari kesana kemari. Mendandani sepasang perwakilan di kelasnya masing-masing, yang akan fashion show nantinya. Wajah Stella dan Yudistira belum di solek pun, mereka sudah terlihat cantik dan tampan. Seisi kelasnya dibuat tercengang akan kecantikan dan ketampanan yang di miliki Stella juga Yudistira.
Semua hati dari kalangan siswi dan siswa kini tak terselamatkan. Jantung mereka berdetak tak karuan. Dalam sekejap mereka menjadi perbincangan seisi sekolah. Banyak yang tak menyangka, jika terus di perhatikan, mereka berdua amat sangat serasi.
Urutan mereka paling akhir, juga semua murid tunggu-tunggu. Dan benar saja, saat waktunya sorakan meriah terlayangkan kepada mereka berdua. Kagum akan pakaian adat yang mereka pakai, juga kagum akan paras yang mereka miliki.
Dibalik kebahagian mereka berdua, juga teman-teman kelasnya. Terlihat jelas, di lapangan yang luas, dipenuhi murid-murid yang bersorak. Ada kekasih Yudistira yang sedari tadi memasang wajah kesal dan cemburu. Kini, dia sudah benar-benar muak akan ketenaran Stella.
Sejak saat itu, Stella dan Yudistira menjadi terkenal sebagai sepasang insan yang amat sangat serasi di sekolahnya. Dan masuk ke dalam foto angkatan sekolah di buku kenangan sekolah.
Tak cuma acara itu, sekolah pun mengadakan acara lomba antar kelas. Yang dimana kandidatnya memakai baju olahraga sekolah. Terdiri dari lomba Basket, Volly, Sepak Bola, Tarik Tambang, dan ada juga lomba Permainan Tradisional seperti Egrang. Dimana mereka akan mengingat masa kecil nantinya.
Dan saat itu pun, Stella lah yang ikut dalam lomba Egrang. Dan saat itu juga, Yudistira amat sangat khawatir kepadanya. Bagaimana tidak, Stella menjadi kandidat lomba itu sebab mencalonkan dirinya dengan segenap hati. Namun, tak segenap jiwa. Dia terpaksa, sebab teman-temannya sudah memilih lomba yang mereka inginkan. Dan hanya tersisa Stella dan Arumi saat itu. Tidak mungkin Arumi melakukan lomba itu, yang ada nanti akan membahayakan kandungannya.
"Udah gak usah deh ikutan lomba Egrang. Nanti kalo jatuh gimana?" Khawatir Yudistira, terus menahan Stella agar tidak mengikuti lomba itu.
"Udah gak apa-apa, tambah-tambah pengalaman"
BRAK!
Stella terjatuh, saat akan sampai garis finish. Salah satu kakinya tergelincir mengenai kayu-kayu tajam Egrang. Sehingga membuat teman kelasnya, juga Yudistira khawatir. Mereka langsung berlari menghampiri dan Yudistira pun menggendongnya ke UKS. Kini, kakinya membekas goresan luka akibat kayu itu.
Anehnya dia malah terus tersenyum sambil melihat luka di kakinya. Dan itu membuat Yudistira merasakan keanehan pada diri Stella. "Kenapa lo?! Orang mah nangis, lo malah senyam-senyum begini"
"Bagus aja kaki gue sekarang, jadi ada coraknya"
"Corak?"
"Liat aja, bagus kan?" Ucap Stella, sembari memperlihatkan luka di kakinya.
"Lo emang paling aneh, diantara cewek yang gue kenal"
"Apa lo bilang?!" Teriak menggelegar Starla, membuat mereka berdua sangat terkejut.
"Jadi cewek jangan kecentilan! Modal cakep juga percuma, kalo hobby nya mainin cowok orang!" Sambungnya sambil menyuntrungi dahi Stella.
"Starla!"
"Kenapa? Ada masalah, cuma karena aku memperlakukan tukang tikung kayak gini?! Oh, kurang? Apa harus aku tampar aja, biar cewek ini sadar?!"
"Starla! Mending kita putus aja"
"Kamu sadar sama omongan kamu sekarang? Kamu udah hamilin aku? Mau melepas tanggung jawab kamu sebagai Ayah dari anak kita?!"
"Gue udah berusaha sekuat mungkin untuk mempertahankan hubungan kita. Selama ini gue terus yakini diri gue sendiri, kalo gue gak pernah sekali pun tidur sama lo, ataupun hamilin lo"
"Yudis! Tega banget yah kamu ngomong kayak gitu ke aku?!"
"Tes lagi sekarang" Ucap Yudistira, sambil memberi testpack. Wajah Starla kini sangat pucat, terus menatap kearah testpack yang sedari tadi ada di tangan Yudistira.
"Bu Yumi bakal temenin lo" Sambungnya lagi dengan tegas.
Starla kini menatap tajam ke arah Stella, yang sedari tadi hanya bungkam dan masih kebingungan dengan apa yang terjadi. Tak terimanya, Starla langsung menjambak rambut Stella dengan sangat kencang. Amarah Yudistira pun memuncak, dan menghempas tangan Starla jauh-jauh dari Stella.
"Kalo lo terus bersikap kayak gini, gue makin percaya kalo sebenarnya lo gak hamil. Lo cuma memanfaatkan itu semua, demi jadian sama gue kan?"
"Ini semua gara-gara lo! Lo selalu menjadi penyebab rusaknya hubungan gue sama Yudis!"
"Starla, stop! Mau sampai kapan lo terus salahin Stella? Yang salah disini gue sama lo! Gue main di belakang lo, dan lo selama ini ngebohongin gue. Jadi impas kan sekarang? Hubungan kita sampai disini aja, dan jangan pernah anggap hubungan kita selama ini spesial. Anggap aja hubungan kita selama ini cuma main-main aja"
Mendengar itu Starla amat sangat kesal sekali, dia terus memasang wajah sinisnya dan pergi dari UKS dengan penuh kekesalan.
"Tau dari mana Starla gak hamil?"
"Kak Yumi" Tatapan wajah Stella kini terarahkan kepada Yumi. Saat itu juga Yumi menceritakan semuanya kepada Stella. Dimana saat dia mendengar semua perkataan Starla dengan seseorang di telfon. Membicarakan semua kepalsuan kehamilan dirinya selama ini, dan menjadikan itu semua sebagai alasan, agar jadian dengan Yudistira.
Juga selama ini yang merusak pertemanan mereka, akibat tersebarnya video itu adalah Starla sendiri. Starla ternyata adalah kekasih laki-laki yang terus mesum kepada Mutiara. Ingat? Dia sengaja menyebarkan video itu, atas perintah kekasihnya.