
...# Happy Reading #...
Hari ini Arexa telah siap dengan pakaian sopan nya, Mama Zakia mengundang dirinya untuk mengikuti lomba bersama. Kata mama Zakia, lomba itu memang lomba yang di peruntukan untuk ibu mertua dan menantunya. Dan bila tak memiliki menantu boleh membawa calon menantu.
Arexa yang sudah siap dengan dress ibu hamil dengan motif batik berangkat bersama Zaka yang akan pergi ke kantor.
"Mama pernah ikut acara ginian nggak?" Tanya Arexa pada Zaka.
"Nggak" kata Zaka.
"Loh kenapa? Bukannya kamu pernah pacaran sama Frisa ya? Aku pernah ketemu sama dia loh mas" kata Arexa.
"Serius pernah ketemu?" Tanya Zaka.
Arexa menggangguk. "Waktu ketemuan sama Kean" jawab Arexa. "Dia juga sahabat kamu kan?" Lanjut Arexa.
"Kok tau?" Kata Zaka "dia emang mantan aku tapi Mama emang nggak suka sama dia, makanya dia nggak mau ikut lomba sama dia" kata Zaka.
"Mas masi ada rasa sama dia?"
"Nggak, pas aku liat dia tidur sama pria lain saat itu juga cinta aku untuk dia yang sebesar gunung itu langsung cair menjadi lautan benci" kata Zaka.
"Hilih ngomongnya alai banget"
"Gpp alai yang penting kamu suka kan?" Gombal Zaka.
"Iya"
Cup
"Manis" kata Zaka yang mendapat kecupan dari Arexa.
"Tapi ya mas, kalau ada rasa benci itu berarti masih ada rasa cinta" kata Arexa.
"Nggak, sumpah deh sayang udah nggak ada" kata Zaka.
"Yaudah iya in biar cepat"
Tak lama mereka sampai di tempat yang dikatakan oleh mama Zakia. Arexa turun bersama Zaka yang akan menemaninya menunggu sang mama tercinta.
Dari kejauhan, Mama Zakia dengan semangat melambaikan tangannya saat melihat Zaka.
"Itu mama sayang" tunjuk Zaka.
"Yaudah samperin" kata Arexa.
Zaka berdiri di samping Arexa mengandeng tangannya menuju mama Zakia.
"Duhhh ati-ati sayang" kata mama sambil menggandeng tangan Arexa yang bebas.
"Makasih ma" kata Arexa.
Ketiganya berjalan menuju kerumunan ibu ibu yang bersiap melakukan pendaftaran bersama menantu ataupun calon menantu mereka.
"Yaudah aku duluan ya sayang, ntar aku jemput" kata Zaka kemudian memberi kecupan di kening Arexa dan pergi dari sana.
Mama Zakia mengajak Arexa untuk pergi ke meja pendaftaran. Didepan mereka antrian tak terlalu panjang.
"Ehh Jeng Kia, ini menantunya yang lagi heboh itu ya?" Kata Emak emak teman Mama Zakia.
"Iya Jeng Dara" kata Mama Zakia.
Jeng Dara melihat perut Arexa yang sudah agak membuncit karena dress ibu hamil yang ia pakai menampakkan lekuk tubuhnya terutama di bagian perut.
"Udah berapa bulan? Kalian nikah nggak buat pesta ya?" Kata Jeng Dara.
"Udah 3 bulan tante, kita memang nggak buat pesta tante"kata Arexa.
"Nggak salah? 3 bulan kok besar banget" kata Jeng Dara.
"Ya iyalah Jeng kan didalam isinya 3" sahut Mama Zakia dengan bangganya.
"Wahh selamat ya Jeng, nggak nyangka loh padahal dibuatnya karna kesalahan kan?" Kata Jeng Dara.
"Iya, maklumlah anak muda, yang penting mereka bisa bertanggung jawab sama yang mereka perbuat" kata Mama Zakia tanpa beban.
Obrolan mereka terhenti karena pemberitahuan lomba yang akan segera di lakukan.
Setelah selesai melakukan pendaftaran, mereka berjalan menuju tempat untuk melakukan lomba pertama.
"JADI LOMBA UNTUK MEMBUKA ACARA SIANG INI YAKNI LOMBA MEMASAK SUPAYA KITA PUNYA ENERGI SAMPAI ACARA SELESAI" kata seorang panitia penyelenggara dengan mic.
"Emang makanya nggak di sediain ma?" Tanya Arexa pada mama Zakia.
"Emang nggak di siapin sayang, kebanyakan yang ikut acara ini juga peserta jadi kita masak sendiri, terus nanti makanannya di cicipi peserta lain" kata Mama Zakia menjelaskan.
"Kita ikut mah?" Tanya Arexa.
"Kayaknya nggak deh, lagian kamu juga nggak boleh terlalu capek, ntar kasihan babynya" kata Mama Zakia. "Sebenarnya mama mau ikut tapi mama juga nggak terlalu pandai buat masak" lanjut mama Zakia melihat ke arah banyak peserta sudah bersiap dengan bahan bahan yang ada di meja.
Arexa melihat raut mama Zakia yang seperti ingin sekali mengikuti lomba itu.
"Hehehe sebenarnya mama ngincar tas yang di sana tuh" kata mama Zakia menunjuk sebuah tas mewah di dalam kotak yang di pajang di sekitar tempat lomba.
"Kan bisa minta langsung sama mas Zaka ma" kata Arexa.
"Itu limited edition sayang, cuma satu yang di buat, sebenarnya yang buat bukan perancangan terkenal sih, tapi kalau mama dapatin terus bawa ke acara sosialita ya bangga dong" kata Mama Zakia sambil tersenyum.
[Ding!!!
Misi menantu super
Menangkan semua lomba yang akan dilaksanakan dan buat ibu mertua bangga denganmu.
Hadiah.
~41% saham Miscapela.Inc
~37% saham Luxer.Company
~1.000.000 PT
Gagal
~Harta akan di ambil seluruhnya
~Cinta suami dan ibu mertua akan di hapus
Misi tak dapat di tolak]
'njir pemaksaan' pikir Arexa.
Tak ingin kehilangan kesempatan, Arexa menarik tangan mama Zakia menuju meja yang masih kosong di sana.
"Ehh ngapain sayang?" Tanya Mama Zakia.
"Kita ikutan ma, biar aku yang masak" Jawab Arexa.
"Emang kamu bisa?, Ihh jangan buat mama malu ya" kata Mama Zakia.
"Duh mama nggak percaya banget sih?" Kata Arexa.
"OKE KARENA PESERTA SUDAH CUKUP, MAKA PENDAFTARAN UNTUK LOMA MEMASAK DITUTUP" Kata si panitia.
"OKE LANGSUNG SAJA, TEMA MASAKAN YANG SUDAH DI TENTUKAN YAKNI MAKANAN TRADISIONAL PESERTA DI PERSILAHKAN MEMULAI MEMASAK" Lanjut si panitia.
"Kita mau buat apa sayang?" Tanya Mama Zakia.
"Kayaknya yang simpel ajah deh ma, emm Rawon sama Udang selingkuh" kata Arexa.
"Hah? Emang ada ya makanan namanya udang selingkuh?" Tanya Mama Zakia.
"Ada mah, itu makanan khas papua, nanti mama coba ya" kata Arexa.
Arexa kemudian merendam daging sapi dan merebusnya untuk membuat Rawon kemudian memilih udang yang terlihat mirip lobster karena memiliki capit.
Sedangkan mama Zakia membantu saat Arexa meminta tolong dirinya.
Dengan cekatan Arexa memotong bawang serta bumbu bumbu lainnya, Arexa tak menyadari kini ia telah menjadi sorotan semua orang, selain karena dia cantik, dia juga terkenal di Instagram, banyak yang memvideokan Arexa saat memasak. Arexa tak mempedulikan itu.
Rambutnya sudah ia capol asal di kepalanya sehingga memperlihatkan lehernya yang putih bersih, Aura ibu hamil menyeruak dari diri Arexa membuat beberapa pasang suami yang menemani istrinya menatap Arexa dengan buas.
Karena terlalu serius memperhatikan Arexa, tak terasa waktu berlalu dan masakan Arexa juga telah siap. 1 panci penuh Rawon serta satu talang Udang selingkuh siap untuk di santap.
"Mama nggak nyangka kamu jago masak" kata Mama Zakia. "Pantesan perut Zaka keliatan buncit ternyata hidupnya sejahtera sama kamu ya" lanjutnya.
Arexa hanya tersenyum menanggapi beberapa peserta mulai mengerumuni mejanya untuk mencoba masakan Arexa.
"Mantu idaman ya jeng kia" kata teman sosialita mama Zakia.
"Iya jeng Ayu" kata Mama Zakia dengan bangganya.
Kemudian banyak pujian yang kembali di terima oleh Arexa dan hanya di tanggapi dengan senyuman.
Acara terus berlanjut, mulai dari merangkai bunga, membuat baju, memanah, bernyanyi, dan masih banyak perlombaan lainnya yang di ikuti oleh Arexa dengan nilai sempurna.
Di akhir Acara, pengumuman di lakukan dan Arexa serta mama Zakia berhasil memperoleh juara 1 Menantu Idaman. Bersamaan dengan itu Arexa menerima pemberitahuan misi completed
Disisi lain di dunia yang sama namun di dimensi yang berbeda, Arexa telah menjadi sorotan banyak orang, mereka menjuluki Arexa dengan 'Dewi Serba Bisa'.
"Makasih sayang" kata mama Zakia menatap binar tas yang sudah ia terima.
"Iya sama sama mah, kalau ada apa-apa bisa ajakin Arexa lagi" kata Arexa dengan senyumnya.
"Pasti dong" kata Mama Zakia.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
See You ❣️