
...# Happy Reading #...
Saat ini Arexa berada di ruang musik Mansion miliknya.
Arexa membuka siaran live ig miliknya setelah memasang topeng yang menutup setengah Wajahnya.
Arexa menunggu penonton masuk lebih dulu, bahkan sudah ada akun yang di buat fans Arexa.
"Hay semua.... Em aku udah lama nggak live ya? Hehe maaf selama ini ada banyak pekerjaan di perusahaan" kata Arexa.
Fans dan pengikut Arexa hanya melihat banyak postingan foto perusahaan yang di upload Arexa, mereka mengira itu hanya di upload sebagai bentuk kekaguman.
Seketika banyak pertanyaan seputar perusahaan milik Arexa.
Arexa membacanya, ia menyadari sudah salah bicara di depan kamera.
"Iya, Aku punya perusahaan sendiri" jawab Arexa mengkonfirmasi pertanyaan dari salah satu Akun.
"Kalian penasaran banget ya sama identitas aku?" Tanya Arexa.
Komentar live langsung naik mengiyakan pertanyaan Arexa.
"Kalau gitu nanti aku buka identitas setelah main Harpa ya" kata Arexa.
Kemudian tanpa menghiraukan komentar yang naik, ia segera memainkan Harpa yang ada di dekatnya.
Arexa bernyanyi dengan suara sedu di iringi melodi dari Harpa.
...❣️...
Zaka yang berada di perusahaannya menonton live Arexa, dengan sabar ia menunggu Arexa bermain Harpa agar segera membocorkan identitasnya.
Di layar handphone nya arexa selesai bermain Harpa.
Jantung Zaka berdegup kencang menunggu momen yang ia tunggu sejak lama.
"Emm ini topengnya langsung di buka aja ya?" Tanya Arexa di layar telepon.
Komentar penonton kompak mengiyakan.
"Kok Aku jadi deg degan ya?" Tanya Arexa di siaran.
Zaka terus memperhatikan layar Hpnya rasanya ia ingin menghampiri Arexa dan membuka topengnya.
Di layar Handphone Arexa membuka topengnya dengan santai, namun di mata Zaka itu seperti gerakan slow motion.
Wajah cantik Arexa terpampang jelas di layar Hp Zaka, seketika Zaka mengingat raut keterkejutan seorang gadis yang ia lihat di restoran.
"Kau mengenaliku Baby" gumam Zaka.
Komentar penonton banyak yang memuji kecantikan Arexa.
"Nama Aku Arexa" kata Arexa
"Aku sekolah di Vocanicoxa High School..... Emmm nama perusahaan Aku Xeon Crop sama Zec Company" kata Arexa kembali membeberkan kabar yang membuat penonton terkejut.
"Kok kesannya Aku lagi sombong sama penonton ya?" Tanya Arexa di layar.
Penonton mengirimkan emoji tertawa atas kepolosan Arexa.
Zaka tersenyum melihat tingkah Arexa di layar Hp namun ia kembali terngat nama perusahaan Arexa.
"Xeon? Bukannya itu nama perusahaan yang tadi Bram beritahu?" Kata Zaka.
Zaka mengambil telfon di atas mejanya menghubungi Gerald. Untuk datang ke ruangannya. Ia masih terus memperhatikan Arexa yang sedang melakukan siaran langsung.
Gerald masuk setelah mengetuk pintu berkali-kali. "Aku kira kau tak sedang berada di sini bos" kata Gerald dengan nada kesal.
Zaka mengangkat kepalanya melihat Gerald yang berdiri di hadapannya kemudian kembali menonton siaran live Arexa.
"Kau atur pertemuan dengan Xeon Crop secepatnya, kalau perlu besok kita lakukan pertemuan" kata Zaka yang masih terus memperhatikan Layar Hpnya.
"Tapi jadwal untuk Minggu ini sudah di susun bos" jawab Gerald.
"Batalkan saja semuanya, Jadikan Xeon prioritas untuk saat ini" kata Zaka.
"Tapi....."
"Lakukan Gerald" kata Zaka penuh tekanan.
Gerald hanya mampu menghela nafas kemudian ia kembali ke ruangannya untuk menghubungi Bram selaku Wakil CEO Xeon Crop yang mengajak Von.inc berinvestasi.
...❣️...
"Oky hari ini live nya sampai di sini ya" kata Arexa kemudian menghentikan siaran live nya.
"System tampilkan Status" perintah Arexa.
[Status
Nama : Arexa Danendrix
Umur : 18 Tahun
Gelar : Pemegang system Kekayaan.
Penampilan : 95/100
Sifat : 87/100
Kecerdasan : 100/100
Kekuatan : 85/100
(3 X 8 Minggu)
Keterampilan :
- Pengguna Elektronik
- Pemain Musik
- Pengetahuan
- Mengemudi
- Ilmu beladiri
- Koki profesional
- Make up profesional
- Bisnis Profesional
Kekayaan : 10T
Poin Tukar : 5 Jt
Properti :
- Mansion Arexa
- Buggati la voiture noir
- Zec Company
- Royal Villa
- Xeon Crop
- Kendaraan ]
Arexa menaikkan sebelah alisnya bingung melihat statusnya. "3 X 8 Minggu?" Tanya Arexa pada system.
[Selamat Host akan menjadi ibu 3 Anak usia mereka 8 Minggu] jawab system.
"Hah? Kok bisa?" Tanya Arexa.
"Kalau itu aku juga tau, tapi kan waktu itu aku minum pil pencegah kehamilan kok malah jadi sih?" Tanya Arexa.
[Host meminum pil penyembuhan juga memakan permen untuk menguatkan rahim selain itu benih yang di tanamkan pada indung telur juga cukup kuat] jawab system.
Arexa diam tak mampu berkata sekarang ia sedang hamil dari kejadian malam itu.
Hufff
Arexa membuang nafasnya agar bisa lebih tenang, tangannya mengusap perutnya yang sedikit agak buncit.
"Mau gimana lagi, udah jadi juga" kata Arexa, jiwa santainya tiba tiba keluar.
"Nak... Nak kok Kalian jadi sih? Malah bertiga lagi, nggak sekalian berlima gitu? Biar kalian bisa bentuk tim Voli bareng Papa kalian?" Tanya Arexa pada perutnya yang terlihat cukup membuncit.
Ia mengira itu adalah karena na"fsu makannya yang meningkat beberapa bulan terakhir karena terus makan enak, ternyata ada bakal manusia di sana.
"Eh... Tapi kalian nggak punya Papa, gpp kita nanti cari Papa Duda hahaha" kata Arexa lagi.
Arexa sama sekali tak menyesal akan apa yang terjadi padanya, ini hal yang ia perbuat bukan salah ketiganya, Arexa juga bukan korban pemerkosaan.
Dreeeet
Ponsel yang masih berada di tripod Arexa berbunyi di sana ada nama Bram .
Arexa menggeser ikon hijau untuk menghubungkan telpon itu.
"Halo Nona" kata Bram.
"Iya, ada apa Bram?" Tanya Arexa.
"Maaf sebelumnya bila mengganggu Nona, Von.inc sudah menyetujui akan berinvestasi untuk proyek yang kemarin kita bahas nona" kata Bram "Mereka ingin melakukan pertemuan sebelum menandatangani kontrak" lanjut Bram.
"Kapan?" Tanya Arexa.
"Mereka bilang besok Nona, apakah bisa?" Tanya Bram.
"Ya, kabari saya besok untuk waktunya" kata Arexa.
"Baik, terimakasih Nona" jawab Bram.
Tut
Arexa memutus percakapan ia beranjak menuju kamarnya untuk membersihkan diri.
...❣️...
Di sisi lain, Kenan berkunjung ke rumah Hana untuk menanyakan apa yang Arexa maksud di sekolah.
Ceklek
Pintu kediaman Hana terbuka di sana ada Mama Hana.
"Kenan? Ngapain?"
"Apa kabar tante?" Tanya Kenan sambil mencium tangan Mama Hana saudara Ayahnya.
"Baik, kok baru main?" Tanya Mama Hana.
"Tante aja yang selalu keluar kota kalau aku main kesini" kata Kenan.
"Yaudah masuk dulu" kata Mama Hana kemudian beranjak menuju ruang tamu.
"Kamu ngapain kesini?" Tanya Mama Hana.
"Mau ketemu Hana tante ada yang mau aku tanya" jawab Kenan.
"Yauda Tante panggil dulu ya" kata Mama Hana.
"HANA ADA KENAN NYARIIN" Teriak mama Hana yang masih duduk di ruang tamu.
Kenan dengan refleks menutup telinganya.
"NAAAA INI ADA KENAN" Teriaknya lagi.
'Gen kesasar nih, perasaan Papa nggak gitu deh' pikir Kenan.
Mama Hana memasang senyum manisnya.
Tak lama Hana datang "Apaan sih mah kok teriak teriak?" Kata Hana sebal.
"Ini ada Kenan" kata mama Hana kemudian pergi dari sana meninggalkan keduanya.
"Ngapain?" Tanya Hana.
"Gue mau nanya sesuatu" kata Kenan.
"Apaan?" Tanya Hana kemudian duduk di sofa tak jauh dari Kenan.
"Tadi gue ajak Arexa pacaran tru...."
"Di tolak" potong Hana.
"Iya di tolak, tapi dia bilang ada yang dia sembunyiin katanya suruh tanya kamu" kata Kenan.
Hana mulai serius dengan pembicaraan.
"Jadi rahasianya Apa?" Tanya Kenan.
"Lo mau tau?" Tanya Hana.
Kenan mengangguk serius...... Wajah mereka terus memperpendek jarak.
"Kalian mau ngapain? Jangan macam macam loh ya, kalian sepupu" sahut Mama Hana.
Keduanya dengan refleks menjauhkan wajahnya.
Mama Hana meletakkan minuman dan cemilan di atas meja.
"Ayo jawab kalian mau ngapain?" Tanya Mama Hana.
"Mama salah paham, ini lagi bicara serius, deketan biar nggak ada yang dengar" kata Hana.
"Iya Tante" tambah Kenan.
"Oh" Mama Hana menggangguk "Yaudah lanjutin" katanya kemudian pergi dari sana.
"Jadi?" Tanya kenan pada Hana lagi.
"Sebenarnya gue nggak tega ngomongin ini, tapi Arexa udah izinin kan?" Tanya Hana.
Kenan Mengangguk.
"Jadi Arexa itu pernah one night" jawab Hana.
Kenan terdiam mendengar rahasia Arexa yang di bocorkan oleh Hana.
"Lo tau lah kalau orang udah One Night jadi Arexa udah nggak 'bersih' " lanjut Hana.
"Kok bisa?" Tanya Kenan.
"Lo nggak tau gimana Arexa sebenarnya, dia punya ambisi buat jadi kaya" kata Hana.
"Jual?" Tanya Kenan.
Hana menggangguk.
"Kalau gitu gue duluan ya, salam buat tante" kata Kenan kemudian pergi meninggalkan kediaman Hana dengan sejuta perasaan tak karuan.
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Banyak Typo author nggak revisi :v
Ulalala See You ❣️