
...# Happy Reading #...
Dor
Dor
Dor
Tamah panas itu menghantam kepala tiga perempuan yang sudah di nikmati secara bergiliran oleh 30 orang gigolo.
Leon melihat tubuh mereka dengan jijik, bagian bawah ketiganya sudah terkoyak parah mereka digunakan oleh 5 orang secara bersamaan.
1 di mulut, 2 di goa dan 2 lainnya di kubangan lumpur. Begitu seterusnya hingga para makhluk hipersekk itu puas.
"Queen memilih hukuman yang tak main main" komentar Seorang anggota Qinlin.
"Kamu lihat? Jangan berani berkhianat padanya, entah apa hukuman yang akan dia berikan" kata Leon.
"Bersyukur ketiganya langsung di bunuh setelah mengalami hal itu" kata Vino.
"Sekarang kita kuburkan" kata Leon.
Di bantu beberapa anggota Qinlin yang lain, ketiga mayat itu di masukkan ke kantong mayat.
Sedangkan para gigolo telah lebih dulu pulang setelah mendapat bayaran yang sudah Arexa katakan.
...❣️...
Di sisi lain di sebuah kamar bernuansa gelap, sepasang suami-istri tengah memadu kasih.
Bibir sang suami terus menari di atas bukit indah istrinya, tubuh keduanya sudah polos.
Zaka turun ke lembah Arexa yang telah mendapat ke perawwanannya, ternyata bukan hanya lapisan di dalam yang sembuh.
Benda inti milik Arexa benar benar berubah seperti milik seorang gadis, bentuknya tembeb dan cantik dengan warna khas milik arexa.
Sementara goa Arexa terlihat mengecil dari terakhir kali Zaka melihatnya.
Zaka turun di lembah itu, menyusuri klitorris Arexa dengan lidahnya menjillati setiap lapisan intinya sementara jari telunjuknya sudah menari di dalam goa Arexa.
Ahhh
Arexa mendessah nikmat saat pergerakan jari dan lidah Zaka menjadi cepat.
Zaka yang mendengar melodi indah Arexa semakin bersemangat, lidahnya bergerak semakin menjadi.
Tangan Arexa meremas kuat rambut coklat Zaka saat akan mencapai puncaknya.
Ahhh
Tubuh Arexa melengkung ke atas disusul cairann cinta miliknya yang langsung di jillati habis oleh Zaka.
Zaka bangun dari posisinya kemudian menggesek benda kesayangannya di goa Arexa yang sudah basah.
Zaka mendorong mendorong benda miliknya ke goa Arexa yang kembali suci.
Ahhhhh
Dessahan Zaka keluar seiring dengan masuknya benda kesayangannya.
"Ini kembali sempit sayang" kata Zaka.
"Pelan pelan mas, sakit banget nggak mau aku minum pil itu lagi" kata Arexa.
"Makanya jangan terlalu nekat sayang biar nggak sakit terus minum pill itu lagi" kata Zaka. "Tapi kalau mau minum lagi gpp kok yang penting kamu sehat terus" lanjut Zaka.
Zaka kembali mencium bibir Arexa untuk merilekskannya sambil terus mendorong miliknya di bawah sana.
Akhhh
Zaka berhasil menjebol gawang Arexa untuk yang ketiga kalinya.
"Terimakasih" kata Zaka mencium kening Arexa.
Kemudian Zaka kembali menikmati percintaannya bersama Arexa dengan sangat lembut.
...❣️...
Zaka bangun saat matahari sudah meninggalkan posisinya seketika ia langsung di suguhkan dengan pemandangan yang selalu menggugah selera tubuhnya.
Cup
Cup
Cup
Cup
Zaka menghujani bibir Arexa dengan kecupan gemasnya.
"Bangus sayang" kata Zaka.
Eughhh
"Bangun sayang udah malam nih, kita makan malam dulu ya?" Kata Zaka sambil menoel noel pipi tembem Arexa.
Arexa masih nyaman dengan selimutnya.
"Duhh manis banget sih, udah cantik, baik hati, selalu buat suami puas, kurang apa lagi coba?" Kata Zaka sambil terus menggoda Arexa untuk bangun.
"Benar lagi mas, di bawah masih nyeri" kata Arexa dengan mata yang terpejam.
"Yaudah bentar lagi ya" kata Zaka kemudian menarik tubuh Arexa kedalam dekapannya.
"Nanti kita siaran di Ig kamu ya?" Kata Zaka.
"Buat apa Mas?" Tanya Arexa.
"Kita klarifikasi sama pengikut kamu tentang yang tadi" jawab Zaka.
"Lah buat apa? Kan ini idup kita mas, ngapain urusin orang lain, biar aja kalau mereka mau ngomong apa" kata Arexa dengan wajah garangnya yang malah terlihat menggemaskan.
Cup
Cup
Cup
"Kamu kenapa manis banget sih sayang" kata Zaka.
"Ya karena aku kaya, banyak uang beli skincare" jawab Arexa.
"Hahahah" Zaka tertawa mendengar jawaban Arexa yang menirukan anak kecil. "Tapi kita tetap harus buat klarifikasi sayang, bukan tentang pendapat orang tapi tentang anak-anak kita juga perusahaan yang ngasi banyak orang pekerjaan" kata Zaka.
"Iya deh" jawab Arexa.
Zaka bangun menyingkap selimut yang menutupi badan keduanya kemudian menggendong Arexa ala bridal style ke kamar mandi mengisi bathtub dengan air hangat.
"Kira kira anak kita Perempuan apa laki laki mas?" Tanya Arexa yang duduk berhadapan di pangkuan Zaka.
"Kalau aku di kasi apapun juga gpp yang penting mereka semua sehat sayang, kalau kamu?" Kata Zaka sambil mengusap perut Arexa.
"Em.... Kayaknya aku mau satu cewek deh" kata Arexa.
Keduanya menatap perut buncit Arexa kemudian membelainya dengan sabun.
"Sehat sehat anak Daddy" kata Zaka.
"Daddy? Kayaknya papi lebih manis deh mas" kata Arexa.
"Aku maunya di panggil Daddy sayang" kata Zaka "nanti mereka panggil aku gini 'Daddy ikut, kakak ikut ke kantor yah' terus mukanya di imut imutin" kata Zaka tersenyum membayangkan anaknya.
"Yaudah deh, panggi Daddy aja" kata Arexa.
"Sayang, kamu belum pernah ngidam loh" kata Zaka.
"Iya, tapikan kamu udah ngidam mas" jawab Arexa.
"Iya sih tapikan aku nggak pernah minta aneh aneh sayang, paling cuman mual aja" kata Zaka.
"Ya mau gimana lagi kan kita juga nggak bisa maksa buat ngidam" jawab Arexa dan dengan jahilnya ia menduduki Adik Zaka yang sedang tertidur mencoba untuk menggodanya.
Tanpa sengaja, adik yang sedang tertidur itu malah masuk kedalam goa Arexa, tidak dalam karena belum bertumbuh.
Mata zaka melotot saat merasakan kenikmatan terus bertambah seiring dengan berkembangnya benda miliknya.
Sedangkan Arexa sudah menahan dessahannya.
"Kan jahil kena sendiri deh batunya" kata Zaka.
"Tadi cuman mau menggoda mas, tapi dia malah masuk" kata Arexa "terus kamu juga malah merespon" lanjutnya.
Zaka sudah mengangkat Arexa naik turun di atasnya membantu Arexa bergerak.
Dan mandi bareng mereka berakhir dengan percintaan panas di kamar mandi.
...❣️...
Arexa dan Zaka turun ke ruang makan, ia bisa melihat di sana ada Cece yang sedang menyuapi Arsan bubur sedangkan Bu Tina dan Kak ipe sibuk menyusun makanan di meja.
Zaka mengambil duduk di kursinya di susul oleh Arexa yang duduk di sampingnya.
"Sini Mba" kata Zaka mengambil bayi gembul yang sudah bisa menahan tengkuk nya sendiri.
Zaka mendudukkan Ardan di pangkuannya berhadapan dengan Arexa.
"Makin gembul ya anak Daddy?" Kata Zaka sambil mencium pipi Ardan.
Kaki Ardan bergerak gerak dengan lincah tangannya ia kepalkan dan di angkat ke atas, tak lupa senyum yang menampilkan mulut polosnya.
"Manisnya anak mommy" kata Arexa.
Zaka meletakkan Ardan ke pangkuan Arexa dan di sambut baik oleh si pemangku.
"Di sini ada dedeknya Ardan" kata Zaka mengelus perut Arexa.
Selama sebulan setelah ditemukan, bayi kecil itu selalu berkumpul saat malam bersama Arexa dan Zaka memberinya kasih sayang di tengah kesibukan masing masing.
Zaka yang sibuk mengurus perusahaan, sedangkan Arexa sibuk dengan sekolahnya, juga sesekali berkunjung ke Xeon dan Zec untuk melakukan sedikit pekerjaan.
Mereka kembali makan malam dengan Ardan yang kembali nyaman di pangkuan Zaka, sedangkan Zaka makan dengan tangan Kanan sedangkan tangan kirinya menahan bayi gembul itu.
Sesekali Zaka juga menerima suapan yang Arexa berikan untuknya.
Selesai dengan makanannya, Ardan yang sudah ngantuk kembali bersama Cece untuk di tidurkan, sedangkan Zaka dan Arexa menuju lantai 2 untuk melakukan klarifikasi.
Keduanya sudah sampai di sebuah ruangan dengan nuansa Casio di tengah ruangan ada meja biliard, tak lupa dengan bola yang tersusun rapih di atasnya.
"Serius mau live di sini sayang?" Tanya Zaka.
"Iya, sekalian main biliard aku tantang mas main bisa nggak?" Kata Arexa.
"Bisalah, ini mah kecil, tapi kita taruhan dulu biar makin seru" kata Zaka.
"Tunggu ya mas, aku buka live dulu" kata Arexa kemudian membuka live ig nya,
Penonton langsung membludak.
"Jadi taruhannya apa mas?" Tanya Arexa.
Banyak komentar yang menanyakan tentang hubungan keduanya.
Zaka berjalan mendekati Arexa.
"Aku mau rasa perawwan" bisik Zaka.
"Oke siapa takut" kata Arexa. "Terus kalau aku menang mas mau kasi apa?"lanjut Arexa.
"Emang kamu mau apa?" Kata Zaka.
"Emmm nanti kita liat, gimana mas setuju?" Tanya Arexa.
"Setuju, walaupun aku nggak tau kamu maunya apa, tapi aku akan tetap setuju, biarpun nanti kamu minta nyawa aku, bakalan aku kasi" kata Zaka dengan yakinnya.
'uhh aku panas'
'benerran mereka udah nikah?'
'mau yang kaya Dalzaka'
'....'
'....'
Komentar live di ig yang mendengar pembicaraan keduanya.
"Awas kalau lupa ya" kata Arexa.
Mereka mulai memainkan permainan bilyard itu.......
...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...
Bosan ya??? sama Author juga :-)
See You ❣️