Arexa'S System

Arexa'S System
Arexa's System~33



...# Happy Reading #...


Setelah dari kantor polisi, pasangan itu kembali ke Mansion besar mereka.


Ardan, bayi putih dengan hidung orang eropa sedangkan rambutnya berwarna hitam, bayi mungil itu di jaga oleh Cece yang sangat menyukai anak kecil.


"Mas ntar kita asuh anak-anak nggak usah banyak banyak ya" kata Arexa, sekarang keduanya sedang berada di kamar mereka untuk beristirahat setelah makan malam.


"Iya sayang nggak usah banyak-banyak, kan kita juga harus fokus sama baby milik kita sendiri" jawab Zaka "rencana mau berapa?" Tanya Zaka.


Arexa nampak berfikir "emm 7 ajah mas" kata Arexa.


"Iya" jawab Zaka sambil menghirup aroma khas dari rambut Arexa.


"Bagusnya buat Asrama nya di mana ya mas?" Tanya Arexa.


"Bagusnya di mana? Kayaknya di dekat mansion aja deh sayang kan lahannya juga masih luas" usul Zaka.


"Bisa juga"


"Hmm entar aku yang nyariin profesor buat ngajarin mereka sampai pintar kalau perlu satu anak satu profesor" kata Zaka.


Arexa menggangguk menyetujui.


Arexa yang sedang berbaring di dekapan Zaka tiba-tiba beranjak.


"Kenapa sayang?" Tanya Zaka.


"Aku mau bersihin badan dulu mas" jawab Arexa, setelahnya ia masuk ke kamar mandi.


"Hufft sabar, bentar lagi" gumam Zaka yang sebenarnya sudah ingin melampiaskan hasratnya sejak di Mall.


Ceklek


Pintu kamar mandi terbuka, seketika Zaka membelalakkan matanya melihat Arexa.


Lingerie seksi berwarna merah membungkus tubuh putih istrinya itu.


Arexa tak menggunakan dallaman sehingga Zaka dapat melihat dua tonjolan kecil di dada Arexa sedangkan di lembah Arexa Zaka dapat melihat rambut halus berwarna hitam di sana.


Tak menyia-nyiakan kesempatan, Zaka segera menghampiri Arexa menyerangnya dengan lummatan penuh hasrat.


Arexa tentu saja mengikuti alur yang di ciptakan oleh Zaka.


Lama mereka saling memanngut, Zaka menghentikan sebentar aktivitas nya.


"Kok aku nggak liat kamu beli ini?" Tanya Zaka yang sudah membenamkan kepalanya di ceruk leher Arexa mencium dan sesekali menyessapnya.


"Kenapa nggak suka mas?" Kata Arexa sambil mengusap surai coklat Zaka.


"Suka lah" jawab Zaka. Tangannya sudah meraba putting Arexa. "Emang mau kasih kejutan ya sama aku?" Lanjutnya bertanya.


Arexa menangkup wajah Zaka.


Cup


"Emang udah di rencanain, lagian muka kamu pas di mall asem banget" kata Arexa.


Zaka yang sudah senang kembali menghujamkan ciuman di seluruh wajah Arexa, dengan sekali tarikan lingerie itu sudah terlempar ke lantai menyisakan tubuh polos Arexa.


Setelah puas dengan bibir ranum Arexa, Zaka turun ke bukit kembar Arexa kemudian menyusu di sana secara bergiliran.


Keduanya dalam posisi berdiri.


Sambil membuka pakaian, Zaka terus turun memberi kecupan di atas kulit Arexa.


Setelah keduanya benar benar polos, Zaka juga sudah tiba di surai tipis bawah Arexa memberi kecupan di atas surai hitam itu.


Tanpa di duga, Zaka mengangkat tubuh Arexa meletakkan paha kanan arexa di bahu kirinya sementara paha kiri Arexa ia tahan menggunakan tangan sehingga kedua pahanya terbuka lebar, Zaka kembali berdiri, sehingga posisi Arexa saat ini berada di ketinggian.


Tangan Arexa meremas rambut Zaka agar tidak terjatuh dari posisinya.


"Mas entar aku jatuh gimana? Kasihan anak kamu" kata Arexa.


Zaka berhadapan langsung dengan goa yang selalu menjadi candu untuknya.


"Nggak sayang, percaya deh sama aku, aku nggak bakalan lukai kamu kok" jawab Zaka sebelum membenamkan wajahnya di goa Arexa. "Lagian kamu juga ringan kok" lanjutnya setelah menjauhkan wajahnya sebentar kemudian melanjutkan kegiatannya lagi.


Zaka memainkan lidahnya di doa Arexa dengan sangat lihai, sementara Arexa mati-matian menjaga pergerakannya agar tak terlalu merusak keseimbangan yang di jaga oleh Zaka.


Ahhh


Oke gaya selanjutnya Author skip :v yang udah terlanjur berdiri bisa buka XXB :-)............


...❣️...


Sebulan Berlalu sejak Baby Ardan di temukan, perut Arexa yang sudah terlihat seperti wanita hamil 4 bulan mengakibatkan ia selalu menggunakan seragam kebesaran saat berada di sekolah.


Seperti saat ini, ia sedang berada di sekolah dengan seragam kebesarannya untuk mengerjakan soal ujian di hari terakhirnya.


Tak butuh waktu lama untuk Arexa menyelesaikan ujiannya, dengan itu berakhir pula pembelajaran Arexa di sekolahnya.


"Halo mas, aku udah selesai, jemput ya" kata Arexa pada Zaka, ia sedang berada di koridor sekolah untuk menuju Gerbang.


-Iya, ini udah hampir sampai di sekolah, aku tunggu depan gerbang ya- Jawab Zaka.


"Aku ke sana sekarang"


-iya pelan-pelan aja, nggak usah buru-buru-


Karena Arexa cepat menyelesaikan ujiannya, sehingga suasana sekolah cukup sepi saat ini hanya beberapa siswa yang sudah keluar dari kelasnya.


"Oh jadi ini orang kaya itu" kata seorang gadis yang tiba-tiba berada di depan Arexa bersama dua temannya yang menjadi pawang.


Arexa berhenti berjalan memandang ketiganya datar yang ternya sedang memindai dirinya juga.


"Mana sampe hamil lagi" kata yang lainnya dengan suara keras mengundang banyak rasa penasaran dari siswa yang sedang berhadapan dengan komputer masing-masing.


Gadi yang berada di depan membuka live Ig nya yang hanya memiliki ratusan pengikut.


"Kalian tau nggak? Influencer yang sempat heboh kemarin yang sekarang udah punya 5Jt pengikut, Tau ngga?" Kata si cabe 1 itu di hadapan kamera membuka pembicaraan.


"Tau nggak sih yang itu loh ngaku-ngaku punya Xeon Crop sama Zec Company, eh ternyata dia jalaang njiir" lanjutnya.


Arexa hanya diam memperhatikan dengan wajah datarnya.


'Arexa ya???'


'Arexa kan? Gadis yang main piano?'


'Kamu buat siaran jangan menjelekkan orang, nanti kena sendiri batunya'


'Eh lontte jangan hina dewi gue ya'


'nih orang nggak ada cermin di rumahnya ya? Pd banget jelekin orang, mukanya udah kaya aspal'


'.....'


'...'


Banyak komentar yang tak suka saat Arexa dijelekkan oleh gadi Cabe 1 itu.


"Kalian nggak percaya? Nih gue liatin mukanya sekarang, udah 2 Minggu kan dia nggak live?" Kata Cebe 1 kemudian membalikkan kamera siarannya menyoroti tubuh Arexa yang sudah berisi.


"Gimana percaya nggak?" Tanya Cabe 1 itu.


'nggak mungkin dewi gue buat seperti itu'


'kamu jangan ngaco'


'emang ****** dia'


'....'


'....'


Berbagai komentar negatif dan positif terus naik.


Cabe 2 yang tak jauh dari Arexa akan menyentuh perut Arexa untuk memperlihatkan lekuk tubuh Arexa yang tertutup kemeja kebesarannya.


"Sentuh gue dan rasakan tangan lo yang sudah berganti posisi" Ancam Arexa dengan nada dingin.


Penonton Ig semakin bertambah banyak hingga tembus 7 ribu orang.


"Kan dia nggak mau di sentuh takut kalau perutnya kita raba bisa kita liat tonjolan di sana hahaha" kata Cabe 1


Cabe 2 dan 3 saling memberi kode intuk menyentuh perut Arexa.


Dengan cepat keduanya menahan tangan kanan dan kiri Arexa dan langsung mengelus perutnya yang sudah membuncit.


Krak


Aghhh


Seketika Arexa memutar tangan Cabe 3.


Krak


Aghhh


Menyusul Cabe 2 yang ada di sisi kirinya.


"Nah kan kalian liat, influencer ini jalaang" kata Cabe 1, walaupun agak takut dengan keberingasan Arexa, namun karena penonton yang sudah tembus 15 ribu orang, ia memberanikan diri. "Dia lagi hamil" lanjutnya.


'jadi beneran?'


'wahhh ku kira dewi ternyata jalaang'


'ku kira emas ternyata tembaga'


'💔 kok sakit ya?'


'Aku kecewa'


'...'


'...'


Arexa sudah menjadi pusat perhatian murid tang keluar dari ruangan ujian, tak lupa beberapa staf pengawas yang ikut menonton.


"Mana kasar banget lagi, liat tuh teman aku udah tergeletak di lantai" sahut Cabe 1 menyoroti kedua temannya yang sedang menahan sakit di tangan yang sudah Arexa putar.


Arexa melihatnya bodoh amat karena ia hanya membuat Ig untuk menyelesaikan misinya.


Arexa berlalu begitu saja tanpa kata meninggalkan cabe 1 yang masih setia mengomel depan kameranya.


Bukh


Auhhhh.......


Gadis Cabe 1 itu menarik rambut Arexa dari belakang........


...\=\=\=\=\=\=\=\=\=\=...


Author gantung kira kira apa yang terjadi sama Arexa?


ayo tebak...... kalau ada yang benar author kasih doble up deh...... wkwkwk


See You ❣️