ALAN: Different Season'S

ALAN: Different Season'S
Instagram (2)



"Aku mencintai mu tanpa beban dan kamu hadiahi itu dengan kebahagiaan."


***


Alan sedari tadi sibuk menata rambutnya. Tapi, tetap saja di matanya semua model rambut tak sesuai untuknya.


Dengan perasaan kesal Alan langsung menghempaskan tubuhnya ke kasur dengan tangan yang memeluk bantal.


Tangannya pun mengacak asal rambutnya.


Eza yang melihat Alan seperti itu pun tak membuang buang waktu. Dengan sekali jepret Eza sudah menghasilkan gambar yang sangat luar biasa.


"Demi apa, itu otot-otot lo Lan, gila gakuku gue liatnya." Alan yang mendengar itu hanya menarik nafas jengah.


"Gue foto yah! Mau gue upload di Ig lo..boleh yah?" tak kunjung mendapat respon Eza pun menatap Alan malas.


"Boleh yah Lan...boleh!" suara Eza seperti rekaman kaset yang putus-putus. Membuat Alan merasa pusing saat mendengarnya.


"Terserah!" akhirnya Alan membiarkannya.


"Tapi, captionnya jangan alay!" tegas Alan, membuat Eza mendengus. Secara tidak langsung bukannya Alan telah mangatakan jika Eza itu alay. Dan tentu saja Eza tak keberatan, sebab itu fakta.


Eza bangga jadi alay๐Ÿ˜…


Seperkian detik Alan merebut handphone-nya yang ada di tangan Eza, rasanya mustahil jika Eza tak akan menuliskan kata demi kata yang alay di postingannya. Jadi Alan sendiri yang akan memposting kali ini.


Alan melihat beberapa foto yang Eza ambil, cukup bagus. Alan memilih satu, lalu dengan telaten Alan memberikan foto itu efek Black & White. Lalu mempostingnya.


Tak butuh waktu lama postingannya pun banyak mendapat serbuan like dan comment dari banyak orang.


Alan juga bingung, ternyata dirinya memilik fans club dan tentu Alan tak tahu tentang itu.


Instagram



โค 7,894 likes


Alanafrz Calm.


Viel all 3,676 comments


Alanfc Nikmat Tuhan mana yang engkau dustakan๐Ÿ˜…๐Ÿ’œ


Alanku pahatan Tuhan sangat sempurna๐Ÿ˜‚


Alanfans kok pengen gue karungin, abis itu bawa pulang.


Eza_hendriawan salfok sama ototnya bero, gakuku gue liatnya.


Ototku Pengen otot kayak kakak di atas? Ayo buruan cek Ig kami, di sana banyak trik untuk membesarkan otot tanpa menambah dosa.


Dena.andaraaa Godaan iman ini mah๐Ÿ˜‚


Gioderfandy jaga mata, jaga hati @Dena.andaraaa


Matasehat Jaga mata...jaga mata...kuy, ayo buruan cek Ig kita. Supaya mata Anda bisa terjaga dari pengaruh jahat.


Dena.andaraaa Ampun kak @Gioderfandy


Hatija Calon suami gue๐Ÿ’œ Ototnya gak nahan beb.


Reza_hendriawan mimpi aja lo @Hatija


Jarangbelai Pacar...pulang, bebeb nunggu di rumah ini.


Reza_hendriawan yah..dasar kang halu, pengen gue garukin? Keliatannya lo tergatalkan deh @Jarangbelai


Rumahkeren Ayo buruan cek Ig kita sist, yakin deh bakal seneng liat-liat rumah di jamin rumahnya tahan banting dan tahan rasa sakit.


Cintakamu Alisnya tebel banget, pake pensil alis apaan kak? @Alanafrz


Pensilalis Pengen alis kamu tebel kayak kakak yang di atas, ayo, order secepatnya. Ongkir di jamin murah, ayo buruan nanti kehabisan.


Reza_hendriawan harganya berapaan? @Pensilalis


Pensilalis murah kok, mau kak?ย  @Reza_hendriawan


Reza_hendriawan @Pensilalis gak cuman nanya aja๐Ÿ˜‘ lo pikir gue cowok apaan, pake pensil alis!


Pensilalis santai aja dong kak @Reza_hendriawan


Reza_hendriawan serah gue -_-


Gioderfandy **** loh @Reza_hendriawan


Dafaagr woy! Kampret, lo tadi kemana? Di cariin Ibu Nedya itu, lo pada remed! @Alanafrz @Reza_hendriawan @Gioderfandy


Reza_hendriawan yah ketua kelas kampret malu-maluin loh! @Dafaagr


Gioderfandy ketua kelas ****, gak tahu apa ini sosmed. Malu tahu.


Dafaagr Masalah buat gue? Kagak๐Ÿ˜…


Reza_hendriawan Sialan!


Reza_hendriawan Arghh...bendahara zaman now muncul, gila @Minaaminah


Gioderfandy malu-maluin lo berdua @Dafaagr @Minaaminah


Dena.andaraaa ๐Ÿ˜…๐Ÿ™Š


Melodynicella Kakak gak remed? Kakak juga gak bayar kas yah? @Alanafrz


Reza_hendriawan yah ****** loh Lan, Melody muncul itu๐Ÿ˜…๐Ÿ™ˆ


Dafaagr @Melodynicella iya dek, si Alan gak mau remed:)


Alanafrz bsk gw remed & byr kas @Melodynicella


Alanafrz @Dafaagr gk ush genit๐Ÿ‘Š


Melodynicella ๐Ÿ‘Œ๐Ÿ‘ @Alanafrz


Alanafrz ๐Ÿ’œ @Melodynicella


Reza_hendriawan gila, lo pada gak di sekolah pacaran, di sosmed pacaran. Gak ngehargain perasaan jomblo yah?


Gioderfandy hati-hati orang iri cepat mati ๐Ÿ™Š๐Ÿ™ˆ๐Ÿ˜… @Reza_hendriawan


Ijazdh @Melodynicella cantik๐Ÿ’•


Alanafrz Setan๐Ÿ‘Š @Ijazdh


Reza_hendriawan si setan muncul kuy!!!


Gioderfandy Ahah setan kurang belaian itu.


Ijazhdh setan lo pada! @Alanafrz @Gioderfandy @Reza_hendriawan


Reza_hendriawan @Ijazdh sesama setan gak boleh saling ngehina๐Ÿ‘ป


Gioderfandy tahu tuh sesama setan aja saling ngehina, gak elit banget.


Reza_hendriawan Tercyidukk lo @Ijazdh


Gioderfandy Tercyidukk lo @Ijazdh


Alan menghempaskan handphone-nya ke sembarang arah. Entahlah comment di Instagram-nya berlanjut atau tidak.


Mood Alan berubah menjadi buruk saat melihat komentar Ijaz si kampret itu.


Gio dan Eza yang melihat Alan tengah menahan emosi hanya mampu diam. Ingin bicaraa tapi nanti kena pukul dengan Alan. Kan bahaya, niat baik malah dapet bogeman.


"Lo harus jagain Melody Lan, jangan sampai Melody di apa-apain sama si brengsek Ijaz." kali ini Eza mengeluarkan suaranya.


"Iya bener, kayaknya sih Ijaz punya dendam deh sama lo." kata Gio kemudian.


Tak ada tanggapan dari Alan. Alan sendiri hanya diam, tapi diamnya Alan itu harus di pahami.


Diam bukan berarti acuh dan tak peduli. Terkadang diam adalah cara untuk melindungi dengan tenang.


Alan bangkit dari duduknya, berjalan mendekat ke arah jendela. Menatap gelapnya langit malam. Di sana bintang terlihat kerlap-kerlip.


Perasaan Alan berubah menjadi agak tenang. Tak seburuk tadi.


"Lo pikir gue mau? Nggak!" suara heboh itu membuat Alan kembali menghela nafas kasar.


Itu suara Eza.


"Lo harus mau!"


"Gak, lo pikir gue cowok apaan?"


"Lo tadi janji ****."


"Gak, gua gak pernah janji gitu."


"Lo janji."


"Nggak, gue Eza, bukan janji."


"Ah, gak, ayo sekarang!"


Alan berbalik dan menatap kedua sahabatnya dengan jengah. Seolah bertanya apakah yang mereka ributkan.


"Ini Lan, masa si Gio maksa gue pake lipstik!" aduh Eza sambil memasang wajah memelas dan jujur Alan yang melihat itu rasanya butuh kantong kresek.


"Eh, lo kan tadi janji kalau lo gak bisa jawab pertanyaan gue maka lo harus pake lipstik!" tegas Gio sambil menahan Eza agar Eza tak lari-larian.


"Lo pikun kali, gue gak pernah janji Gi..." Gio tertawa remeh.


"Kagak, sekarang lo pake."


Akhirnya Eza pasrah, dan jadilah malam ini Eza menjadi cabe-cabean. Dengan lipstik merah terang yang membara. Dan Eza merasa geli sendiri.


Mau protes, tapi tak sanggup. Ah, sialnya hari ini untuk Eza. Hidupnya menderita.


***