A Journey Of Love

A Journey Of Love
Bab 37



"Jass, beberkan ke media semua kartu dari keluarga Phillips." kata Dinar


"Siap boss." jawab Jass dan langsung ia laksanakan perintah bosnya tersebut. Tak butuh waktu lama, semuanya sudah masuk kedalam media seluruh Amerika.


Bahkan dalam waktu dua menit, berita itu sudah menjadi trending dan seketika itu pula saham perusahaan Phillips anjlok.


"Lihatlah nona." kata Dinar sambil menyerahkan poselnya yang menampilkan berita tersebut pada Sophia.


Sophia membulatkan matanya setelah melihat beruta tersebut, dia menatap Dinar lekat-lekat.


Sophia langsung berdiri meninggalkan Dinar diikuti kedua temannya.


"Kakak, kau melakukan apa pada kak Sophia hingga dia seperti itu?" tanya Dinda


"Kau akan tau nanti. Ayo pulang." ajak Dinar pada Dinda.


.


"Ara, kau yang melakukan ini?" tanya Jackson pada Dinar


"Iya, maafkan aku. Adik kak Siska mencari masalah denganku." kata Dinar


"Tak apa, aku malah berterimakasih padamu. Semoga dengan seperti ini mereka bisa menjadi orang lebih baik lagi karena belajar dari sebuah masalah." kata Siska


"Hemm, bolehkah aku menggendongnya?" tanya Dinar ingin menggendong anak Siska dan Jackson yang berjenis kelamin perempuan.


"Tentu saja." kata Siska sembari memberikan anak dalam gendongannya pada Dinar.


"Lihatlah, dia sangat cantik seperti ibunya." kata Dinar sambil menciumi pipi anak Jackson yang bernama Alea.


"Pintar sekali kamu memuji, cepatlah menikah agar Alea juga cepat memiliki teman bermain." kata Jackson


"Tenang saja, seminggu lagi." kata Dinar


"Seminggu lagi?" tanya Jackson


"Yah, seminggu lagi aku dan Rakha akan menikah." kat Dinar enteng sambil terus bercanda dengan Alea tanpa menoleh pada Jackson


"Seminggu lagi kau akan menikah tapi tidak memberitahuku sama sekali?" tanya Jackson


Dinar menghela napas kasar. "Aku tidak akan mengadakan resepsi, aku ingin memberitahumu tapi aku lupa. Maafkan aku." kata Dinar merasa bersalah karena tidak memberitahu Jackson yang sudah seperti kakak sendiri.


"Ara, kamu lupa memberitahuku hari paling berharga dalam hidupmu?" tanya Jackson masih dengan ekspresi kecewa, pasalnya dia sudah menyayangi Dinar seperti adiknya sendiri.


"Maaf." hanya itu yang keluar dari mulut Dinar karena dia tahu kalau dia memang salah tidk memberitahu Jackson.


"Sudahlah, mungkin Ara akhir-akhir ini sibuk hingga lupa." kata Siska menenangkan Jackson sambil mengelus bahu Jackson.


"Maaf jika kakak berlebihan. Kakak sudah menganggapmu seperti adik kakak sendiri." kata Jackson


"Tak apa, seharusnya aku yang meminta maaf. sebenarnya aku dan Rakha akan menikah beberapa bulan lagi, tapi mommy memaksa kami menikah minghu depan." kata Dinar menjelaskan


"Mommy?" tanya Siska


"Yah, ibunya Rakha ternyata adalah sahabat ibuku." kata Dinar


"Sungguh?" tanya Siska terkejut


"Yah." jawab Dinar


"Semoga keluarga Wijaya bisa menerimamu dan menyayangimu seperti keluarga sendiri." kata Siska


"Aamiin, terimakasih kak. Aku pmit pulang dulu." kata Dinar lalu mengembalikan Alea ke gendongan ibunya.


"Hati-hati." kata Jackson dan Siska pada Dinar dan diangguki oleh Dinar.


.


Selamat Hari Raya Idul Fitri 1441 H.


Mohon maaf lahir dan batin semuanya, semoga kita semua panjang umur dan sehat selalu hingga bisa menunaikan ibadah puasa bulan Ramadhan di tahun yang akan datang dengan keadaan yang lebih baik lagi.


Semoga pandemi ini cepat berakhir agar semuanya kembali beraktifitas seperti semula. Ikuti anjuran pemerintah, tetap dirumah aja.


Stay safe stay home everyone:')