A Journey Of Love

A Journey Of Love
Bab 3



3 Bulan Kemudian


Usia pernikahan Dinar dan Dimas sudah 3 bulan, tapi tidak ada perkembangan sama sekali dalam hubungan mereka. Hubungan mereka masih sama seperti pertamakali mereka menikah, mereka seperti orang asing yang tidak saling mengenal. Bahkan sangat jarang mereka untuk bertegur sapa, Dimas dengan urusannya dan Dinar juga dengan urusannya, mereka benar benar seperti orang asing yang tinggal satu atap.


Selama satu bulan belakangan ini, para media dibuat heboh oleh berita tentang perselingkuhan Dimas dengan model terkenal yaitu Rika yang tak lain adalah saudara sepupu Dinar yang berstatus menjadi istrinya. Tapi Dinar bersikap bodo amat dengan berita itu, dia pikir toh tak akan merugikan dia, yang ada adalah nama baik Dimas yang rusak karena kelakuannya sendiri.


***


Weekend


Dinar mengajak Widya untuk jogging di taman dan Widya mengiyakan ajakan Dinar itu.


Dinar sudah sampai lebih dulu ke Taman, dan Widya bilang dia akan datang telat karena harus mengantar mamanya kerumah tantenya.


Setelah sekitar 10 menit Dinar menunggu Widya, akhirnya Widya datang.


"Apa kamu sudah lama sampai?" tanya Widya pada Dinar


"Yah, dan aku sudah hampir berakar disini." ucap Dinar


"Berlebihan banget, ayok jalan." ajak Widya


*****


Setelah jogging mereka memutuskan untuk duduk di kursi taman untuk beristirahat sambil mengobrol.


"Dinar, bagaimana kelanjutan hubunganmu dengan suamimu itu?" tanya Widya


"Sama seperti dulu, tidak ada perkembangan sama sekali. Aku juga tidak berniat untuk memperbaikinya." ucap Dinar


"Kenapa kamu nggak cerai saja. Aku sudah terlalu muak dengan suamimu itu. Selingkuhannya ada dimana-mana, belum lagi 1 bulan terakhir ini dia digosipkan selingkuh sama Rika. Kurasa tak ada otaknya itu orang, saudara sepupu dari istrinya sendiri dijadiin selingkuhan. ngga beres emang."


kata Widya panjang lebar mengeluarkan unek uneknya


"Sudahlah Wid. jika nanti waktunya sudah tiba kamu akan tau sendiri, untuk saat ini aku akan coba bertahan dalam hubungan yang membuatku muak ini. sabarlah, kau jangan terlalu emosi, nanti cepat tua."


"Sudahlah, ayo pulang. aku ingin mampir kerumahmu, aku sudah terlalu rindu dengan masakan Bibi Citra, dan nasehat dari paman Lee." kata Dinar sambil tertawa


"Ayo, ibu dan ayah akan sangat senang jika kau mampir."


***


Karena mereka membawa mobil masing masing, jadi mereka berpisah di parkiran dan Widya sudah jalan duluan. Dinar mengacak acak tasnya sambil berjalan menuju mobilnya, dia tidak fokus pada jalan karena mencari kunci mobil dalam tasnya sehingga dia menabrak seseorang.


Brukkk


anggep aja itu suara Dinar pas jatuh


"aduh." jerit Dinar karena terpental kebelakang


"Apakah nona tidak apa apa. mari saya bantu berdiri."


kata pria yang menabrak Dinar sambil mengulurkan tangan


"Ahh, tidak usah. saya bisa berdiri sendiri." kata Dinar sambil mencoba berdiri


"Maaf juga, saya tidak terlalu fokus pada jalan. saya perimisi." pamit Dinar pada pria itu


"Apakah wanita itu tidak mengenaliku? sungguh menarik." batin pria yang ditabrak Dinar tadi sambil mengamati kepergian Dinar.


***


Rakha Wijaya


Pria tampan berusia 23 tahun. Dia anak pertama dari pasangan Bagaskara Wijaya dan Wenita Wijaya. Rakha memiliki seorang adik bernama Adinda Wijaya yang berusia 16 tahun. Keluarga Wijaya adalah keluarga terkaya, dan perusahaannya menduduki peringkat pertama dunia. oleh karena itu banyak sekali wanita yang tergila gila padanya. Bukan hanya karena ketampanan yang nyaris sempurna, tapi juga karena kekayaannya dia digilai banyak wanita. mulai dari model papan atas dari berbagai negara, juga putri putri dari rekan bisnis papanya, tapi tidak ada satupun yang memikat hatinya. Rakha juga terkenal denga sifatnya yang cuek dan dingin. Tak ada satupun orang yang tahu, bahkan keluarganya sendiri juga tidak tahu bahwa Rakha adalah pemimpin dari "Black Lion" kelompok Mafia nomor satu Dunia yang terkenal dengan kekejamannya. Keluarga Wijaya menetap di Amerika karena perusahaan pusat berada di Amerika. Ayah dari om Bagas adalah orang asli Amerika dan semenjak ayahnya meninggal, om bagas menggantikan ayahnya untuk memimpin perusahaan. oleh karena itu mereka semua menetap di Amerika. Sementara ibu dari om Bagas tetap berada di Indonesia karena ia ingin menghabiskan sisa umurnya di tanah kelahirannya.


Saat ini, Rakha bersama Dinda sedang berada di Jakarta untuk mengunjungi nenek mereka.


Rakha juga disuruh oleh ayahnya untuk mengontrol perusahaan yang ada di Jakarta sebelum dia seutuhnya menjabat sebagai pemimpin Wijaya Group menggantikan Ayahnya.