
"Jadi apa rencanamu Ara?" tanya Jackson pada Ara.
"Aku juga belum tahu, tapi sepertinya aku akan mendirikan sebuah perusahaan." kata Dinar
"Aku akan membantumu." kata Jackson
"Aku akan bekerja dari rumah, untuk rapat atau pertemuan semacamnya nanti aku serahkan pada kakak." kata Dinar
"Terserah padamu saja, tapi sepertinya akan susah mencari partner bisnis untuk pertama kalinya. Apalagi dengan adanya aku yang dikenal orang sudah gugur dalam dunia bisnis." kata Jackson
"Tenang saja, kau orang pintar, percayalah padaku. Pertamakalinya memang akan susah, kita memulainya dari nol. Tapi percayalah, usaha tidak akan menghianati hasil. Kita harus optimis jika ingin sukses." semangat Dinar pada Jackson.
.
Sudah 5 bulan lamanya perusahaan Dinar berdiri, tapi belum ada kemajuan apapun. Tapi hal itu tidak menyurutkan semangat Dinar dan juga Jackson, mereka yakin bisa bangkit.
Dinar menaiki mobilnya menuju perusahaan karena ada hal yang harus diurus langsung olehnya, tapi di tengah jalan dia memberhentikan mobilnya karena melihat ada seorang wanita yang dirampok.
"Kembalikan." kata Dinar yang barusaja keluar dari mobilnya.
"Diamlah. Hey kalian, rampok dia sekalian." perintah salah satu dari pria itu pada teman temannya.
Bughhh
Belum satu menit, semua pria itu tumbang karena Dinar. kini tersisa seorang pria yang sepertinya ketua dari mereka.
"Ma...maakan kami. Tolong biarkan kami pergi." kata ketua mereka sambil bersujud di depan Dinar sambil ketakutan.
"Apa ini pekerjaan kalian sehari hari?" tanya Dinar dan diangguki oleh ketua preman itu.
"Benarkah begitu?" tanya salah satu dari mereka yang masih terkapar
"Hemm, pergilah ke alamat ini besok. aku tunggu kalian semua." kata Dinar lalu pergi meninggalkan mereka setelah memberikan sebuah kertas berisi alamat.
.
"Apa pekerjaan yang akan kita lakukan?" tanya ketuanya yang bernama Jass
"Aku butuh orang orang seperti kalian untuk melindungi perusahaanku." kata Alana dengan nada datar.
"Maksud anda bagaimana nona?" tanya salah satu dari anak buah Jess yang beranggotakan lima orang.
"Yah melindungi perusahaanku dari orang orang yang berniat menjatuhkanku. perusahaanku baru saja beroprasi 5 bulan belakangan ini, tapi aku yakin perusahaanku akan berkembang pesat beberapa bulan belakangan ini. Aku ingin kalian merekrut banyak orang untuk organisasi ini, rekrut orang baik baik, karena aku tahu kalian orang baik, hanya saja kalian butuh menafkahi keluarga kalian sampai kalian mengambil jalan yang salah. Rekrut juga perempuan, jangan hanya laki laki, aku akan membelikan markas untuk kalian melatih ilmu bela diri, dan menembak. meskipun kalian tidak bekerja setiap hari, tapi aku akan tetap menggaji kalian, kalian bisa menemui keluarga kalian dua minggu sekali yaitu akhir pekan." kata Dinar panjang lebar
"Apa kalian setuju dengan tawaranku?" tanya Dinar dan mereka berpikir sejenak dan saling pandang sebelum menyetujuinya.
"Ara Lee, namaku Ara Lee. Black Rose nama organisasi kita, jangan sampai ada yang tahu jika aku pimpinan kalian. mengerti?" tanya Dinar dan diangguki dengan semangat oleh mereka.
"Aku percayakan semuanya padamu Jass." kata Dinar sambil berlalu meninggalkan mereka yang menundukkan badannya tanda hormat pada atasannya.
.
Benar apa yang dikatakan Dinar, beberapa bulan belakangan ini perusahaannya berkembang pesat. Hingga 2 tahun belakangan ini perusahaannya memasuki deretan perusahaan tersukses di Amerika.
3 tahun sudah Dinar meninggalkan Indonesia, tapi dia tidak lupa menghubungi keluarganya hanya untuk sekedar bertukar kabar.