A Journey Of Love

A Journey Of Love
Bab 32



Rakha langsung menarik tangan Dinar dan langsung memeluknya erat.


Dia sudah tidak peduli dengan adanya banyak orang disana yang melihat betapa rapuhnya seorang Rakha jika menyangkut wanita yang dicintainya.


Lelaki yang terkenal datar dan dingin bisa luluh begitu saja oleh seorang wanita.


"Jangan pernah berkata seperti itu lagi. Aku sangat mencintaimu dan selamanya akan begitu. Aku tidak perduli berapa kali kau menyakitiku asalkan kau tetap berada di sampingku. Jangan pergi lagi, itu sangat menyiksaku." kata Rakha sambil mencium pucuk kepala Dinar dengan penuh perasaan.


Dinar menganggukinya dengan keadaan masih menangis dalam pelukan Rakha.


.


Dinar dan Rakha sedang berada di dalam kamar hotel untuk membicarakan masalah mereka.


"Maafkan aku." kata Dinar sambil menunduk


Rakha langsung memeluk Dinar supaya Dinar lebih tenang.


"Sekarang bisa kau ceritakan padaku?" kata Rakha dan diangguki oleh Dinar.


"Aku menikah dengan Dimas karena dijodohkan oleh bibi dengan alasan menyelamatkan perusahaan Ayah yang hampir bangkrut ditangan paman Joe. Aku menyetujuinya karena aku ingin menyelamatkan peninggalan Ayahku, aku masih mengontrol perusahaan meskipun tidak aktif dalam mengelolanya karena kuserahkan pada paman Joe, aku mendapat laporan dari orang kepercayaanku bahwa paman Joe menggelapkan uang perusahaan. Sedari awal aku memang sudah curiga dengan mereka, ternyata aku dinikahkan dengan Dimas agar memperlambat proses pengangkatanku menggantikan posisi Ayah. Mereka diam diam mengganti nama perusahaan menjadi atas nama mereka. Alasannya karena bibi tidak suka pada Ayahku, dan aku baru tahu kalau bibi dan ayahku saudara beda ibu. Bibi benci kepada Ayah karena kakek memberikan seluruh warisannya kepada Ayah dan hanya menyisakan sedikit untuk bibi. Dan ternyata bibi juga yang sudah membunuh ibu dengan cara meracuninya agar bisa melancarkan aksi mereka." kata Dinar yang sudah kembali menangis.


Rakha menarik Dinar dan kembali mendekapnya, mendengar cerita Dinar membuat Rakha mengetatkan rahangnya dan menahan emosi.


"Berani sekali kalian membuat wanitaku menderita." gumam Rakha dalam hati sambil mengusap usap punggung Dinar agar lebih tenang.


"Hey, kenapa kau tidak jujur sedari dulu padaku hah?" tanya Rakha


"Aku takut membebanimu Rakha, mengertilah. Aku tidak ingin menyusahkanmu." jelas Dinar


"Kau menginginkan perusahaanmu kembali? sekarang akan aku lakukan untukmu." kata Rakha lalu berniat mengambil ponselnya dari sakunya tapi langsung dicegah oleh Dinar.


"Jangan, aku ingin mengambilnya dengan kerja kerasku sendiri." kata Dinar meyakinkan Rakha dengan tersenyum manis.


"Baiklah." kata Rakha


"Jangan tinggalkan aku apapun yang terjadi." kata Rakha dan diangguki oleh Dinar.


"Aku akan dijodohkan oleh mommy." kata Rakha dan hal itu membuat Dinar terkejut dan melepaskan pelukannya dari Rakha.


Dinar menatap Rakha dalam dalam.


Rakha tau apa yang sedang ada dalam pikiran Dinar.


"Dia putri dari keluarga Phillips, aku tidak mau meinikah dengannya. Jadi mari meyakinkan mommy dan daddyku. kau mau kan memperjuangkan cinta kita?" tanya Rakha pada Dinar.


"Aku sudah berjanji, aku akan memperjuangkan apapun rintangan dan cobaannya. Aku tidak akan mau menyiksa perasaanku dan perasaanmu lagi." kata Dinar dan Rakha tersenyum bahagia mendengar penuturan orang yang dicintainya.