Wrong Bedroom With Boss Mafia

Wrong Bedroom With Boss Mafia
WBWBM BAB 52 - Ending



"Apa itu benar, Bos?" tanya Otis yang ingin tahu cerita si kembar membuat rakitan bom. "Mereka memang seperti serigala-serigala kecil yang licik!"


Erden masih terdiam karena memikirkan sesuatu sampai dia mempunyai ide untuk mengetes ketiga anaknya itu.


"Ambilkan teka-teki dengan kode rumit itu!" perintah Erden.


Setelah insiden rumah meledak, Erden membawa ketiga serigala kecilnya pergi ke markas.


Mereka dipasang microchip supaya tetap dalam pengawasan dan tidak bisa menghilang lagi.


"Teka-teki itu, Bos?" Otis memperjelas karena yang dimaksud bosnya adalah teka-teki kelas berat.


"Jika mereka bisa memecahkan teka-teki itu, aku akan langsung membeli pulau pribadi," jelas Erden.


Otis pun menuruti permintaan Erden itu, dia mengambil buku dengan teka-teki berisi kode nuklir.


Kemudian si kembar tiga dipanggil untuk memecahkan kode nuklir itu. Kalau memang mereka bisa artinya ketiga anak itu berbahaya. Erden harus mengamankan mereka.


Dan sesuai dugaan, mereka berhasil memecahkan kode nuklir itu dengan baik.


"Cepat cairkan semua uangku!" teriak Erden.


...***...



Erden benar-benar menghabiskan hampir semua uangnya untuk membeli sebuah pulau pribadi.


Di sana dia dan istri serta anak-anak ajaibnya akan tinggal bersama.


Sedia payung sebelum hujan, Erden mencegah bahaya yang akan ditimbulkan oleh anak-anaknya.


"Kau menyukainya?" tanya Erden pada Jasmine yang melihat sekeliling rumah baru mereka.


"Jadi, guru si kembar akan mengajar di pulau ini?" Jasmine bertanya balik untuk memastikan.


"Iya dan setiap weekend kita bisa pergi ke kota," jelas Erden yang sudah memikirkan semuanya.


Yah, Jasmine memang harus menerima suami mafia dan anak-anak ajaibnya dengan lapang dada.


"Daddy... mommy..."


Terdengar teriakan dari pantai.


Di sana Rose dan ketiga adik-adiknya tengah bermain pasir di pinggir pantai.


Mereka terlihat membuat benteng dari pasir karena mereka akan melakukan gencatan senjata.


"Kau sudah memastikan kalau mainan mereka aman, 'kan?" tanya Jasmine jadi cemas.


Erden kemudian ikut bermain dengan anak-anaknya di sana dan Jasmine tersenyum melihat mereka.


Ah, jadi ini rasanya memiliki keluarga yang utuh.


Malam harinya, Rose ingin tidur dengan adik-adik kesayangannya.


"Tapi janji kalian akan langsung tidur," pinta Erden.


Awalnya menurut tapi jika mereka berempat sudah bersama, mereka akan main lompat ranjang.


"Ck!" decak Erden dengan gelengan kepala.


Dia membiarkan saja anak-anak serigalanya sampai mereka lelah sendiri.


Kalau sudah lelah, mereka akan tertidur dan Erden mencium anak-anak nya satu persatu.


"Sleep tight, anak-anak Alphaku," bisik Erden seraya menaikkan selimut.


Kemudian Erden menutup pintu kamar itu dan kembali ke kamarnya.


Saat masuk, dia melihat istrinya yang sudah berbaring miring dengan memakai lingerie seksi.


"Aku baru membelinya, bagaimana menurutmu?" tanya Jasmine minta pendapat.


Erden mendekat seraya mengusap dagunya. "Sepertinya tidak cocok!"


"Benarkah?" Jasmine langsung mendudukkan dirinya.


Tak lama suaminya ikut membuka baju dan mendekat sambil mencium Jasmine.


Tangan Erden mencoba membuka lingerie yang dipakai istrinya.


"Nah, ini baru cocok," komentar Erden kemudian.


Jasmine terkekeh sambil mengalungkan kedua tangannya di leher suaminya. "Terima kasih sudah mencariku dan memberiku keluarga yang utuh!"


"Aku juga berterima kasih karena waktu itu kau salah kamar dan menghabiskan malam denganku," balas Erden.


Pasangan suami istri pun berciuman lagi, hubungan mereka mungkin diawali dengan sesuatu yang salah tapi kemudian mereka saling melengkapi.


Dan mengisi kekosongan satu sama lain.


...***...


...TAMAT...