Wrong Bedroom With Boss Mafia

Wrong Bedroom With Boss Mafia
WBWBM BAB 46 - Berdamai



Suara percintaan terdengar di kamar itu, suara benturan tubuh dan suara desahaan begitu mendominasi.


Peluh pun sudah membanjiri pelipis dua anak manusia yang dimabuk cinta.


"Kau sangat bersemangat hari ini," komentar Jasmine yang tubuhnya terpental ke sana kemari.


"Bukankah kau menyukai caraku bermain?" tanya Erden. Dia tidak mau mengakhiri percintaan mereka dengan cepat.


Inilah permainan sesungguhnya dari sang Alpha, dia seperti serigala beringas di musim kawin.


Dan Jasmine dibuat kewalahan, tidak cukup sekali mereka bermain. Setelah ronde pertama selesai tak lama akan mulai ronde kedua dan seterusnya.


Erden tidak akan puas hanya bermain sekali apalagi dia tidak memakai pengaman yang membuatnya lebih leluasa melakukan apa yang dia mau.


"Kau ingin bayi, hem? Rasakan ini!" Erden melakukan penyemprotan bibit untuk kesekian kalinya.


Jasmine sampai dibuat kejang-kejang seperti terkena serangan epilepsi.


Walaupun melelahkan, dia merasa sangat puas sekali.


Selesai mereka bercinta, mereka saling berpelukan di selimut yang sama.


"Sebenarnya aku juga punya rahasia," ucap Jasmine membuka suara.


"Apa itu?" tanya Enden.


Tangan Jasmine mengelus dada lelaki itu sebelum membuka rahasianya.


"Kau memang bukan pria pertamaku tapi aku baru merasakan apa itu surga dunia saat melakukannya bersamamu," ucap Jasmine jujur.


Erden berdehem karena merasa bangga, memang sepantasnya betina Alpha mengakui keperkasaannya.


"Aku sekarang mau menagih janjimu, kau pernah bilang jika akan selalu ada di sisiku dan Rose, jangan pernah mengingkarinya," pinta Jasmine.


"Tentu saja aku tidak akan ingkar," balas Erden seraya mengecup puncak kepala perempuan itu.


Sebentar lagi, perempuan yang berada di pelukannya itu akan berstatus sebagai istri.


Persiapan pernikahan pun mulai dilakukan, seperti rencana sebelumnya, pernikahan akan diadakan di hotel serenity milik Jasmine.


Erden mengeluarkan uang simpanannya dan dia berikan pada Jasmine dalam bentuk cash.


"Ini supaya menghilangkan jejak transaksi bawah tanahku, aku juga mempunyai beberapa akun rekening yang aku sebar di berbagai negara. Ini hanya sebagian kecil hartaku," jelas Erden.


Kadang Jasmine lupa kalau calon suaminya adalah seorang mafia.


Yang paling berbahagia atas pernikahan mereka tentu saja adalah Rose. Anak itu bahkan mengundang semua temannya untuk datang ke pesta pernikahan orang tuanya.


Kasus penculikan itu tidak ada banyak yang tahu jadi tidak ada yang membahasnya.


"Ingat ya, temanya serba hitam," ucap Rose memberitahu.


"Bukannya menikah biasanya bertema putih? Kalau hitam seperti datang ke acara pemakaman," protes teman-temannya.


Kalau dipikir-pikir ada benarnya juga, Rose akhirnya meminta Jasmine merubah konsep pernikahan menjadi musim dingin yang penuh salju bertaburan.


Sebagai lambang kalau sang Alpha dan betinanya bersatu.


"Wolf Winter bukankah artinya serigala musim dingin?"


"Serigala musim dingin itu serigala terkuat dari serigala mana pun makanya aku memilih nama itu untuk organisasi ku," Erden menjelaskan.


Sudah diputuskan temanya adalah musim dingin.


Jasmine begitu sibuk dengan urusan pernikahan sampai dia mengingat kedua orang tuanya.


Hari itu untuk pertama kalinya, Jasmine menghubungi mereka secara terpisah setelah lama tidak saling bertukar kabar.


Mom... Dad...


Bagaimana kabar kalian?


Aku baik-baik saja, aku sudah memiliki seorang putri yang sangat cantik


Aku juga akan menikah, aku sudah menemukan teman hidupku


Aku sudah memaafkan kalian


Jadi, mari hidup dengan bahagia