The Winter Stories

The Winter Stories
Awal Mula Dari Segalanya



Sebelum kita melangkah semakin jauh, ada baiknya jika kalian semua mendengar penjelasannya sejak awal. Jadi, sobatku Dessy adalah salah  seorang dari empat orang yang terpilih untuk mengalahkan pemimpin dari kegelapan. bagaimana mekanisme penilaiannya? aku tidak tahu. hal itu masih menjadi misteri hingga sekarang, karena tidak ada pola tertentu yang menyebabkan sesoerang dapat dikategorikan memiliki kekuatan elemen. Pengendali masing-masing memiliki satu kekuatan untuk mengendalikan elemen yang ada yaitu Api, Angin, Air, dan Petir, dan disebut putri. keempatnya dipilih oleh roh Dewi Zhadeka, lalu ketika mereka telah dewasa, atau siap, kekuatan tersebut akan terbangun. Kalian mungkin bingung dengan kehadiran empat putri yang mempunyai kekuatan, rasanya seperti cerita dalam dongeng, ku akui.


Ini bermula di saat permulaan dunia kami. 


Dunia yang kami tinggali  di ciptakan oleh seorang Dewa bernama Argus. Setelah segala penciptaan pada dunia ini selesai, berdasarkan legenda, sang Dewa menurunkan kedua  putrinya untuk menjaga dunia yang ia ciptakan. Kedua putri Argus kemudian di namai Dewi Aletta dan Dewi Zhadeka. Keduanya sepakat untuk mendirikan kerajaan mereka masing-masing. Dewi Aletta menguasai wilayah Selatan, sedangkan Dewi Zhadeka menguasai wilayah Utara.  Kedua dewi tersebut memiliki kekuatan untuk membangun kerajaan masng-masing. Selama ratusan tahun, dua kerajaan hidup damai. Hingga suatu ketika, datang 3 orang yang berasal dari bumi. Ketika mereka sampai di planet Zargos, mereka jatuh di wilayah Dewi Aletta. Mengetahui hal ini, Sang Dewi segera mengirimkan pasukan kecil yang di pimpin oleh  puteranya, untuk mencari ketiga orang bumi yang tersesat tersebut. Namun, karena panik, salah satu dari ketiga pemuda bumi tidak sengaja membunuh Pangeran, lalu mereka kabur melarikan diri.


Dewi Aletta marah besar. Maka ia menyuruh seluruh pasukannya untuk mengejar ketiga pemuda tersebut. Ketiga pemuda kabur menuju arah Utara, dan menemukan jalan menuju kerajaan Dewi Zhadeka. Namun, sebelum tiba di perbatasan dua kerajaan, dua dari mereka tidak berhasil  selamat, dan hanya satu yang berhasil sampai di daerah kekuasaan Dewi Zhadeka.


Sang Dewi merasa kasihan pada si pemuda terakhir yang kemudian ia beri nama Argus oleh sang Dewi. Ia juga di ajarkan mengenai planet Zargos dan di izinkan tinggal di istana Dewi demi keamanannya. Dan sama seperti banyak kisah-kisah roman picisan yang pelik, keduanya kemudian saling jatuh cinta, kemudian menikah.


Mendengar berita ini, Aletta semakin marah. Ia menemui kakaknya, dan menentang pernikahan mereka. Ia lalu meminta agar Argus di hukum mati. Namun Zhadeka menolak, dan mengusir Aletta beserta seluruh pasukannya. Merasa sakit hati atas kematian sang putera dan malu atas pengusiran yang dilakukan oleh sang kakak, juga karena di sebabkan desakan oleh suaminya, Lord Hyno, Aletta kemudian mengumumkan perang terhadap  Zhadeka. Sejak saat itu, hati Ratu Aletta di selimuti dengan dendam dan amarah, rakyat kemudian memanggilnya ratu kegelapan dan di asingkan serta tak di akui, sedangkan Zhadeka disebut sebagai ratu Kebaikan.


Perang di antara keduanya berlangsung sangat sengit. Namun, setelah berpuluh-puluh tahun peperangan, Dewi Aletta terbunuh. Pasukan kegelapan kemudian di pimpin oleh Lord Hyno yang mendapat kekuatan dan restu dari istrinya.


Sedih karena telah membunuh adiknya sendiri, Zhadeka jatuh  sakit. Sebelum wafat, ia membagikan kekuatannya kepada 5 orang anak angkatnya untuk mengalahkan pasukan kegelapan. Kelima putri ini memiliki tugas khusus yaitu, membunuh dan menuntas habis pasukan kegelapan. Kelimanya akan tetap muda, tangguh dan kuat selama mereka tidak terbunuh. Ruh kekuatan mereka akan tetap hadir selama pasukan kegelapan masih hadir.


Selang beberapa tahun kemudian, pasukan kegelapan dapat di kalahkan oleh kelima putri angkat Zhadeka. Saat di kalahkan, Lord Hyno bersumpah akan bangkit kembali untuk membalaskan dendam istri dan putranya.


Setelah wilayah kekuasaan Aletta  di taklukkan, maka negeri kami di pimpin oleh kelima putri angkat ratu Zhadeka. Kelimanya di angkat menjadi ratu yang menguasai 5 wilayah besar yang telah di bagi rata. Sejak saat itu, terdapat 5 kerajaan: Petir, Api, Air, Angin, dan Alam. Awalnya, 5 kerajaan ini hidup damai, Namun kedamaian  ini tidak berlangsung lama. Setelah kematian 2 orang putri, yaitu dari kerajaan Petir dan Air meninggal, situasi kembali tak terkendali. Mulai muncul konflik antar kerajaan. Tiga kerajaan yang masih memiliki putri murni adalah Putri Api, Alam dan Angin. Kerajaan Api dan Angin bersaing untuk menjadi  yang terkuat, maka Putri Alam berusaha menengahi keduanya. Namun yang terjadi adalah, Putri Alam terbunuh oleh Kerajaan Api. Karena sangat terpukul atas kematian putri asli alias ratu mereka, Kerajaan Alam kemudian mengasingkan diri, lalu kemudian menghilang tanpa jejak.


Perang kemudian berkecamuk. Peristiwa ini kemudian di kenal sebagai Perang ke-2 setelah sebelumya perang  melawan kegelapan. Penerus masing-masing dari kerajaan Petir dan Air juga memutuskan untuk ikut dalam perang ini.


Akibat dari perang ini, seluruh keturunan dari 4 pemilik kekuatan yang juga mendapat kekuatan turunan tewas. Seistem pemerintahan monarki pemilik kekuatan  runtuh. Keadaan negeri kami saat itu sudah porak poranda. Banyak warga yang mencoba mencari Kerajaan Alam untuk di angkat menjadi pemimpin, namun mereka sepenuhnya telah menghilang. Kisah-kisah tentang eksistensi mereka kini hanya menjadi legenda bagi kami.


Sistem ini terbukti efektif, karena sudah berlangsung selama ribuan tahun, hingga sekarang. Namun, bukan berarti masalah kami berhenti sampai di sini.  Sejarah kami mencatat, sekitar 100 tahun yang lalu, entah bagaimana, Lord Hyno benar-benar kembali bangkit.


Tak lama sebelum itu, seorang gadis bernama Reva tiba-tiba mendapat kekuatan. Kekuatan seorang Putri Petir. Menyikapi hal  ini, para Dewan kemudian bersiap akan kebangkitan Lord Hyno, bahkan kemungkinan akan kebangkitan dari Sang Ibu Kegelapan, Ratu Aletta.


Ketika penyerangan  pertama Lord Hyno, Pasukan Dewan yang  terdesak oleh serangan mendadak tersebut  terpaksa mundur. Setelah penyerangan pertama, satu persatu Putri baru terlahir. Namun, seterusnya hanya ada 4 putri. Kelahiran  seorang putri Alam tidak juga muncul. Sehigga Dewan meyakini bahwa Kerajaan alam mungkin memang sebuah legenda yang tidak jelas.


Bersamaan dengan kemunculan Lord Hyno, seorang pendeta agung terakhir di kuil dewi Zhadeka menerima sebuah ramalan. Bunyi dari ramalan tersebut adalah


Kekuatan yang gelap akan kembali,


bangkit kembali kala Sang Ratu bersemayam


pada satu dari nafas kembar pemilik yang terpilih,


penanda pemilik terakhir.


Tanpa menemukan pangeran yang hilang,


tidak akan ada harapan.[]