
"Kemakmuran untuk Xellfion!" seru Gerall sambil membunyikan lonceng tanda pesta rakyat telah dibuka.
hal ini disambut antusias oleh rakyat
kerajaan Xellfion malam ini tengah mengadakan pesta baik di kota maupun di istana. rasa bahagia sedang dialami oleh seluruh rakyat kecuali ratu kerajaan Xellfion sejak tadi ia sungguh tidak nyaman duduk di singgasananya bukan karena tempatnya yang buruk tapi karena orang di sebelah nya yang membuat hatinya takut plot novel terus saja terbayang di pikirannya. rasanya dia ingin segera pergi dari tempat ini yang itu sudah pasti tidak mungkin.
Arliena mencoba untuk tetap bersikap anggun walau hatinya ketar ketir untungnya Arlio datang walau dengan muka merah dannisak tangis. senyum kecil terbit dari bibir Arliena memikirkan bayi gemoy imutnya yang sudah pasti merindukan dirinya. didekapnya tubuh mungil arlio, Alio yang sadar sudah di pelukan ibundanya segera mencari sumber makanannya. mengetahui keinginan Alio Arliena berniat untuk turun dari singgasana tapi saat akan berdiri alio malah menangis kencang mau tidak mau Arliena duduk kembali. Arliena menyuruh dayang pengasuh anaknya untuk mencari kain untuk menutupinya yang akan menyusui Alio.
saat akan membuka sleting gaunnya tangan Arliena ditahan oleh tangan pria besar Arliena pun mengangkat wajahnya bersiap memarahi pemilik tangan tersebut. segala umpatan berhenti saat disadarinya tangan yang menghentikan aksinya adalah sang Raja Gerall.
" Apa kamu sudah gila" geram Gerall dengan suara lirih namun dingin.
Arliena yang terpancing karena di kata gila dan karena Alio yang terus menangis sambil mengusap dadanya. hanya membalas tatapan Raja Gerall dengan sinis. tanpa banyak kata Arliena segera menurunkan resleting dan mengeluarkan dadanya dan mengarahkan ke bibir putra gemoynya. Raja Gerall yang terkejut langsung menutupi bagian dada ratunya yang terbuka dengan kain yang sudah di siapkan oleh dayang pengasuh Alio.
Pesta berjalandengan lancar para undangan tidak tau sempat ada kejadian ratu menyusui putranya di ruang pesta, dan bahkan Raja yang menutupi tubuh Ratunya.
Gerall
Dua hari setelah kejadian di pesta pikiran menjadi terbagi kejadian itu selalu terbayang di pikirannya. Bukan karena perbuatannya yang secara reflek melindungi Ratunya saat akan menyusui Alio tapi bongkahan dada putih dengan ujung berwarna pink yang tengah memenuhi otaknya.
Raja Gerall merupakan raja yang normal ia bisa dengan siapa saja tidur walau untuk saat ini baru istrinya yang pernah ia jamah. meskipun dengan cara licik.
Raja Gerall sangat membenci istrinya karena menyebabkan dia harus menikahinya dan menjatuhkan harga dirinya di hadapan Duke Delio. bagi Gerall harga dirinya merupakan hal yang paling penting disamping itu alasan lain karena raja Gerall sudah memiliki orang yang dia cintai. walau saat ini raja Gerall tidak tau keberadaan wanitanya.
"gerd!! " panggil Gerall
tak lama gerd pun datang, sejenak mata gerd melebar mendengar perintah dari rajanya. yang mau tidak mau harus di turutinya.
Gerall tengah bersandar di tempat tidurnya menunggu gerd. suara ketukan mengalihkan perhatian Gerall dua orang masuk satu wanita dan satu pria yang sudah pasti pria itu gerd. ditatapnya perempuan di samping gerd. setelah melaksanakan perintah Gerall gerd keluar dari kamar raja Gerall dan berjaga di depan kamar. mengawasi agar tidak ada yang tau perbuatan raja tersebut. gerd masih bingung dengan tingkah raja yang tiba2 berkeinginan untuk meniduri wanita asing.
akan tetapi sayangnya raja Gerall tidak merasakan perasaan apapun malah yang ada diotaknya gambaran putih kenyal dengan puncak berwarna pink yang tengah dilahap anaknya. alasan Gerall memanggil wanita penggoda ke istananya agar ia bisa memuaskannya tanpa harus pergi ke istana ratu. tapi sepertinya kali ini ia keliru bukannya mereda keinginan Gerall untuk menyentuh istrinya semakin menggebu dan tidak dapat di bendung lagi.
gerd terkejut saat suara hentakan pintu disusul dengan langkah lebar sang raja. tanpa banyak tanya gerd langsung mengikuti Gerall tidak lama Gerall memasuki istana Rosella tempat ratu Arliena tinggal. bagai singa yang lepas sapaan dari para penjaga dan pelayan tidak dihiraukannya tujuannya hanya menemui ratunya dan melepaskan keinginannya.
Arliena yang tengah menyusui Alio di kejutkan dengan hentakan dari arah pintu disana berdiri sosok tinggi tampan dengan wajah dingin menatap kearahnya. raut bingung tergambar di wajah Arliena, Arliena yang terkejut secara tidak sadar bangun karena Arliena tadi sedang memberikan alio jadi dada Arliena masih terbuka lebar.
pandangan Gerall terpaku ke arah dada yang terbuka. panggilan gerd menyadarkan Gerall, Gerall pun langsung menutup pintu kamar Arliena tapi lebih dulu menyuruh Arliena untuk membenarkan pakaiannya.
Arliena terpaku dengan kedatangan Gerall rona merah muncul di pipinya saat sadar bahwa Gerall memperhatikan dadanya.
"ARKH malu sekali bagaimana ini apa aku harus melompat aku sungguh malu. Gerall sialan kenapa dia harus datang, dasar baj***an gila, Raja Mesum." umpat Ariella
Gerall yang mendengar umpatan Ariella tidak menunjukan banyak perubahan terkesan tidak peduli. walau Jika dilihat lebih teliti telinga Gerall memerah.
setelah menyuruh grid untuk pergi Gerall memasuki ruangan ratu Ariella. mau tidak mau dia harus menuntaskan kebutuhannya dengan Ariella. walau dikatakan munafik karena bibirnya selalu mengatakan benci tapi selalu tergoda dengan tubuh Ariella.
Gerall masuk dengan pengasuh Alio dan menyuruhnya untuk membawa Alio dan menjaganya hal itu mendapat pertentangan dari Arliena karena tidak mau berpisah dengan Alio. yang akhirnya tidak dapat berbuat apa-apa karena raut dingin dan penuh ancaman suaminya.
kini tinggal mereka berdua dikamar Arliena, rasa gugup menguasai diri Arliena. Arliena tau apa yang diinginkan oleh Gerall Yoona memang sejak dulu tidak pernah berpacaran tapi dia selalu membaca novel dengan segala genre tidak terkecuali genre mature. pernah terlintas di benak Arliena untuk mencari pria untuk menuntaskan rasa penasarannya tentang org***e yang katanya luar biasa.
rasa ingin yang awalnya melemah kini kian memuncak setelah dilihatnya dua puncak kembar dengan ujung pink yang menggoda bertengger di depannya. lelehan susu bekas anaknya menjadikan puncak kembar semakin berkilau.
tanpa banyak waktu Gerall kini tengah berada di atas Ariella canggung yang dirasakan Ariella menjadi dorongan untuk Gerall melancarkan aksinya. diciumnya bibir penuh di depannya dengan penuh na*** dimasukannya Li*** Gerall kedalam mu*** Ariella. merasakan hal yang baru Ariella secara tidak sadar melingkarkan tangannya di leher Gerall. tangan Gerall melepas baju Ariella dan menyebabkan sumber kehidupan Alio terpampang jelas.
Ariella terbangun karena gedoran pintu dan suara tangis Alio dan Lino, Ariella mengedarkan matanya melihat bahwa ia sendirian di kamar ini. tidak ada jejak orang lain di kamar ini hanya tubuhnya yang polos yang menjadi bukti kejadian semalam antara dirinya dan Gerall.
suara tangisan kembali menyadarkan Ariella segera ia memakai jubah tidur Gerall yang teronggok di lantai jika kalian tanya kenapa Ariella tidak menggunakan miliknya itu karena bajunya sudah tidak berbentuk akibat ulah Gerall.
~99