The Meaning Of Love

The Meaning Of Love
kanangan yang Kembali



setelah Gerall menciumnya Yoona yang sadar langsung berlari keluar, Yoona malu dan kesal dengan perbuatan Gerall dan tingkahnya itu. sepanjang jalan Yoona hanya ingin berdiam diri merutuki kebodohannya tanpa peduli Yoona masuk ke salah satu ruangan di rumah itu.


.


Yoona merutuki kebodohannya yang membalas ciuman Gerall.


" Yak Yoona kamu bodoh sekali hilang sudah harga dirimu " ucap Yoona sambil menarik rambutnya kesal.


" aku harus pulang jika terlalu lama disini aku bisa gila " ucap Yoona keluar dari kamar yang ia masuki tadi.


.


.


Yoona melangkah kan kakinya ke arah pintu saat akan bersiap keluar.


" Yang Mulia Ratu" ucap Gerd syok melihat orang didepannya yang mirip sekali dengan Ratu Arliena.


tanpa peduli orang di depannya Yoona membuka pintu dan berjalan keluar.


" yang mulia tunggu " ucap Gerd


" jangan biarkan yang mulia Ratu pergi " ucap Gerd


Yoona menghentikan langkahnya saat beberapa orang menghalangi jalannya.


" apa orang-orang disini gila semua, minggir aku ingin pulang" ucap Yoona marah.


Gerd menghampiri Yoona.


" maaf yang mulia hamba tidak bisa membiarkan Anda pergi tanpa persetujuan Baginda Raja" ucap Gerd


" Yak apa hak mu melarang ku" ucap Yoona marah.


" maaf kan kami yang mulia" ucap Gerd


Gerall menghampiri Arliena memegang tangannya yang akan segera memukul Gerd.


" Arliena tenang lah aku akan mengantarmu pulang tapi tunggu dulu" ucap Gerall


" namaku Yoona bukan Arliena " ucap Yoona kesal.


" oke Yoona tenanglah ayo kita masuk dulu, apa kamu tidak lapar? setelah itu aku akan mengantarmu pulang" ucap Gerall


" janji?" tanya Yoona


" aku berjanji" ucap Gerall dengan senyum tipis.


" baiklah aku menerima ajakan mu karena aku lapar " ucap Yoona sambil berjalan di depan Gerall.


" Ibunda! " seru Alio dan Lino bersamaan


setelah drama ancaman dari sang ayahanda mereka akhirnya dapat keluar kamar dan menemui ibundanya.


Lino dan Alio memeluk Yoona erat tidak mau melepaskan ibundanya lagi.


" boys jangan peluk ibunda seperti itu, lihat ibunda tidak nyaman " ucap Gerall


" kami tidak mau bicara dengan ayahanda " ucap Alio masih kesal


" Alio masih marah dengan ayahanda?" ucap Gerall


" iya ayahanda tidak memperbolehkan kami bertemu ibunda sedangkan ayahanda malah pergi berdua dengan ibunda ayahanda curang." ucap Alio dengan bibir berkerut kesal


" baiklah maafkan ayahanda, Alio mau kan memaafkan ayahanda" ucap Gerall


" nanti Alio pikirkan " ucap Alio dengan ekspresi berpikir membuat orang yang melihatnya menjadi gemas.


" kamu lucu sekali Alio boleh tidak Tante Yoona bawa pulang" ucap Yoona gemas melihat tingkah Alio.


" boleh ibunda kita bisa habiskan waktu dua orang Alio dan ibunda yeyyyyy" ucap Alio dengan semangat.


" TIDAK " seru Gerall dan Lino bersamaan membuat Alio dan Yoona terkejut.


" Alio tidak bisa membawa ibunda, ibunda hanya milik ayahanda " ucap Gerall memeluk Yoona


" aku membenci ayahanda" ucap Alio


" aku juga" ucap Lino dengan senyum dingin menatap sang ayahanda.


___


" aku tidak menyukainya " ucap Yoona kesal


" aku Yoona bukan Arliena ingat" ucap Yoona


" baiklah Yoona maaf kan aku" ucap Gerall


" aku ingin melihat orang bernama Arliena itu, apa sungguh mirip dengan ku?" tanya Yoona


" kamu hanya perlu berkaca untuk melihat Arliena" ucap Gerall


" aku yakin itu kamu Arliena hatiku pasti tidak akan salah" batin Gerall sambil menatap Yoona yang tengah menyantap makanannya.


"aku akan tunjukan foto Arliena padamu" ucap Gerall


" itu bagus" ucap Yoona


" ibunda kenapa seperti tidak mengenal kami?" tanya Lino


" sayang ibunda tengah sakit jadi ibunda tidak mengingat kalian" ucap Gerall memotong Yoona akan menjawab.


" ibunda tenang saja Lino, Alio dan ayahanda akan membantu ibunda mengingat kami" ucap Lino


" makasih sayang " ucap Gerall


___


"ibunda temani Lino dan Alio tidur " ucap Alio dengan tangan yang mengusap mata tanda mengantuk


" tapi Tante harus pulang sayang Alio tidur bersama Lino saja ya " ucap Yoona.


" Alio ingin tidur bersama ibunda" ucap Alio


Gerall yang akan mencoba membujuk Alio mengurungkan niatnya. dan membiarkan Alio membujuk Yoona untuk menginap.


" ibunda hik hik temani Alio tidur" ucap Alio


" iya ibunda Lino juga ingin ditemani tidur oleh ibunda" ucap Lino dengan ekspresi sedih


" baiklah ayo Tante Yoona temani tidur " ucap Yoona pasrah.


____


Yoona berbaring di samping Alio dan Lino, Alio memeluk ibundanya erat.


" baiklah ayo kalian tidur Tante Yoona akan menceritakan sebuah dongeng " ucap Yoona


Yoona menenpuk paha Alio pelan amsambil menceritakan sebuah dongeng, tidak lama Alio tertidur sedangkan Lino masih mendengarkan cerita ibundanya. tidak lama Lino pun menyusul Alio.


Yoona melepaskan pelukan Alio tapi suara rengekan Alio membuat Yoona mengurungkan niatnya.


Yoona menepuk pelan pantat Alio agar kembali tidur. Yoona menggelangakan kepalanya saat tidak sengaja tertidur, rasa kantuk yang menyerang Yoona membuatnya tertidur tanpa sengaja.


.


.


suara pintu terbuka munculah Gerall dengan stelan tidurnya, Gerall berjalan ke arah tiga orang tersayangnya. di kecupnya kening kedua anaknya. Gerall menggeser Lino ke pinggir tempat tidur.


Gerall merebahkan badannya di samping Yoona melepaskan pelukan Alio dan membalikan badan Yoona sehingga menghadap kearahnya.


Gerall memeluk Yoona erat ditatapnya wajah Yoona yang tengah tertidur di kecupnya bibir Yoona dalam membuat Yoona melenguh di alam tidurnya.


" tidak ada yang berubah dari mu Arliena, aku mencintaimu, aku akan melakukan segala upaya agar kamu tetap disamping ku" ucap Gerall membawa Yoona kepelukannya.


.


.


.


aku merindukan kenangan ini .......


~99